Comscore Tracker

AS dan Lituania Awasi Pusat Latihan Tempur Rusia-Belarusia

AS komitmen 100 persen membantu jaga keutuhan Lituania

Jakarta, IDN Times - Jenderal Amerika Serikat (AS), Christopher Cavoli, menjelaskan bahwa AS dan Lituania akan selalu mengawasi Pusat Latihan Tempur Rusia-Belarusia. Cavoli yang merupakan Komandan U.S Army Europe and Africa, pada Kamis (23/9/2021), memastikan bahwa Washington tidak akan pernah lengah menghadapi ancaman terburuk di sekitar Wilayah Baltik. 

Melansir The Jamestown, Pusat Latihan Tempur Rusia-Belarusia ini dibangun di Daerah Grodno yang terletak di barat Belarusia. Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan negara-negara Baltik, keberadaan pusat latihan militer gabungan tersebut diakui cukup mengkhawatirkan pemerintah Lituania.

1. Diaktifkan Rusia dan Belarusia sejak 9 September

AS dan Lituania Awasi Pusat Latihan Tempur Rusia-BelarusiaDua sistem pertahanan udara terbaik di dunia S-400 dan S-300 buatan Rusia dalam posisi siap tempur di sebuah latihan militer. twitter.com/mod_russia

Berdiri dengan nama resmi Pusat Pelatihan dan Pertempuran Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Gabungan, fasilitas itu menjadi pangkalan militer paling berbahaya yang dimiliki Belarusia.

Fasilitas resmi diaktifkan sejak 9 September dengan melaksanakan serangkaian latihan pertahanan udara dengan tujuan menjaga kedaulatan udara Rusia-Belarusia.

Menurut Kementerian Pertahanan Belarusia, pusat latihan gabugan yang dibangun kedua negara ini akan digunakan sebagai tempat pelatihan Prajurit Belarusia khusus cabang pertahanan udara. Nantinya, mereka akan dilatih menggunakan beberapa alutsista canggih dari Rusia, karena Belarusia direncanakan akan membeli beberapa alutsista baru dari Kremlin.

Berdasarkan laporan pergerakan alutsista Rusia, pada 28 Agustus Rusia sempat mengirim beberapa sistem pertahanan udara S-400 ke Daerah Grodno. Disusul empat pesawat jet tempurnya Su-30SM yang mendarat di Kawasan Baranovichi. 

Baca Juga: Rusia Ingin India Produksi Lebih Banyak Alutsista Rusia

2. Amerika dan sekutunya selalu amati Latihan Zapad yang diselenggarakan Rusia

AS dan Lituania Awasi Pusat Latihan Tempur Rusia-BelarusiaSuasana latihan perang Zapad-2021. twitter.com/SamBendett

Latihan perang Zapad-2021, yang berlangsung dari 10 hingga 16 September, menjadi salah satu latihan perang tahunan terbesar yang pernah diadakan Federasi Rusia. Latihan itu dilakukan di Belarusia dan Rusia bagian barat Zapad-2021, melibatkan ratusan ribu prajurit yang terdiri dari berbagai negara selain Rusia serta Belarusia, yakni Armenia, India, Kazakhstan, Kyrgyzstan, and Mongolia. 

Banyaknya alutsista tempur yang dilibatkan dan skala latihan yang sangat kompleks ternyata membuat AS berserta sekutunya mengamati pelaksanaan Zapad-2021 secara teliti, seperti yang dilansir dari Reuters.

Sebelumnya, latihan Zapad terakhir dilakukan pada 2017, di mana latihan tersebut membuat seluruh Pasukan NATO di Eropa Timur serta Baltik siap siaga.

Hal serupa ternyata juga ditunjukkan NATO karena kekhawatiran mereka akan serangan dadakan yang tidak diprediksi. Cavoli berpendapat, pengamatan diperlukan guna menciptakan keseimbangan. 

"Kami mengamati dan memastikan dalam segala kemungkinan, tidak peduli siapa di posisi apa, dimana, kami akan membuat pencegahan dan melanjutkan perdamaian di dalam Eropa," ujar Cavoli.

Baca Juga: UE Kecam 'Serangan Langsung' Belarusia kepada Migran

3. Komitmen AS atas pertahanan Lituania 100 persen

Meskipun terletak di Baltik yang merupakan kawasan strategis, namun Lituania harus berbagi perbatasan darat dengan salah satu sekutu utama Rusia, yaitu Belarusia. Pemerintah Lituania diketahui sangat khawatir dengan keberadaan Belarusia yang dianggap mereka dapat mengancam keamanan nasional Lituania. 

Menanggapi kekhawatiran Lituania, pada 2019 AS dilaporkan telah mengirim ribuan pasukannya, termasuk alutsista berat seperti Tank Abrams, ke negara tersebut dalam sistem rotasi. Cavoli menegaskan dukungan penuh militer AS untuk keutuhan Lituania.

Negara Lituania yang tergabung dalam Pakta Pertahanan NATO memberikan mereka sedikit rasa aman dari ancaman perang. Tetapi, dengan keamanan yang telah mereka dapatkan, ketakutan Lituania akan invasi militer Rusia maupun Belarusia tetap menghantui.

Karl Gading S. Photo Verified Writer Karl Gading S.

History Lovers and International Conflict Observer....

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya