Aksi Simbolik untuk India, Komando Pasifik AS Berganti Nama

India jadi negara penting bagi Pentagon

Pearl Harbor, IDN Times - Militer Amerika Serikat, pada hari Rabu (30/5/2018) mengumumkan perubahan nama US Pacific Command (Komando Pasifik AS) menjadi US Indo-Pacific Command.

Perubahan ini dilakukan sebagai sebuah aksi simbolik kepada India. Mengingat pentingnya negara India bagi Pentagon, seperti yang dilansir dari Reuters.

1. Berubah menjadi US Indo-Pasific Command

Aksi Simbolik untuk India, Komando Pasifik AS Berganti NamaAl Jazeera

Perubahan nama cabang militer AS di wilayah Pasifik menjadi US Indo-Pacific Command, bertujuan untuk ikut merangkul India terlibat dalam pertahanan wilayah Samudera Hindia yang sangat riskan.

Pengaruh ekspansi militer Tiongkok juga ikut menjadi alasan mengapa Pentagon menginginkan India berada di pihaknya dalam membendung Tiongkok. Ditambah hubungan militer yang semakin dekat antara India dan AS, perubahan nama tersebut dianggap sebagai aksi paling tepat dan simbolik untuk menghormati kerjasama yang telah terpupuk selama ini.

2. Pentingnya konektivitas Samudera Hindia dan Samudera Pasifik

Aksi Simbolik untuk India, Komando Pasifik AS Berganti NamaNational Public Radio

Sebelum berganti nama, US Indo-Pacific Command sudah bertanggung jawab melindungi keamanan di wilayah Samudera Pasific hingga Samudera Hindia. Menurut laporan resmi dari militer AS, mereka setidaknya memiliki 375 ribu warga sipil dan militer yang bertugas di kedua wilayah tersebut, dikutip dari BBC.

Pentingnya konektivitas kedua samudera, membuat Amerika Serikat mencoba mencari sekutu sebanyak-banyaknya demi tercapai keamanan regional. Sekarang, US Indo-Pacific Command akan terus berupaya membangun kerjasama yang lebih besar di wilayah Samudera Hindia, terutama bersama India.

3. AS sedang membendung ekspansi militer Republik Rakyat Tiongkok

Aksi Simbolik untuk India, Komando Pasifik AS Berganti NamaWbur

Ekspansi militer Republik Rakyat Tiongkok secara besar-besaran dari wilayah Pasifik hingga Hindia, membuat Amerika Serikat mencari cara bagaimana untuk membendungnya. Jawaban itu kemudian muncul ketika hubungan India-AS menjadi semakin erat satu sama lainnya, dan memiliki kekhawatiran yang sama terhadap ekspansi militer Tiongkok.

Pada tahun 2016, India dan AS menandatangani sebuah perjanjian yang memperbolehkan penggunaan wilayah kedua belah negara, secara khusus pangkalan udara dan laut, untuk mengisi bahan bakar, perbekalan dan perbaikan kendaraan militer.

Maka dari itulah, mengapa AS mencoba terus menggandeng India agar terlibat secara langsung dalam membendung kekuatan militer besar yang sedang bergerak secara pelan-pelan dari Timur (Tiongkok).

Karl Gading S. Photo Verified Writer Karl Gading S.

History Lovers and International Conflict Observer....

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya