Comscore Tracker

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem 

Suhunya bisa mencapai 45 derajat Celcius

Jakarta, IDN Times - Serangan gelombang panas meningkat dalam beberapa tahun terakhir di berbagai belahan dunia. Gelombang terbaru terjadi di Kanada dengan suhu mencapai 49,6 derajat Celcius. BBC melaporkan, gelombang panas ini menyebakan 130 orang meninggal dunia sejak Jumat (25/06). 

Naiknya suhu terjadi karena semakin menipisnya lapisan ozon, membuat sinar matahari semakin mengekspos beberapa bagian negara di dunia. Tingginya rekor suhu gelombang panas yang terjadi di bumi setiap tahun menunjukkan bahwa perubahan iklim itu nyata.

Berikut beberapa negara yang pernah menjadi target gelombang panas dengan suhu ekstrim.

1. Myanmar

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem Ilustrasi warga Myanmar berunjuk rasa di Yangoon, Myanmar pada Sabtu, 30 Januari 2021 (ANTARA FOTO/REUTERS/Shwe Paw Mya Tin)

Satu dekade sebelunya, Myanmar pernah menjadi salah satu negara yang sangat terdampak dari ekstremnya gelombang panas. Ratusan orang dinyatakan meninggal sebagai implikasi tingginya suhu yang terkonsentrasi di Myanmar.

Pada 2010, gelombang panas dengan suhu rata-rata sekitar 47 derajat celsius yang berlangsung selama beberapa hari di Kota Mandalay, Myanmar, menyebabkan 230 orang meninggal dunia, seperti yang dilansir dari ReliefWeb.

Kementerian Kesehatan Myanmar menjelaskan sebagian besar korban meninggal disebabkan oleh pitam panas. Pemerintah Myanmar kemudian memberikan peringatan kepada masyarakatnya untuk tidak mandi di antara pukul 10 pagi hingga 5 sore dan mereka juga diminta agar tidak mengkonsumsi alkohol untuk sementara waktu ketika gelombang panas berlangsung.

Baca Juga: Bantah Ada Gelombang Panas, Begini Kata BMKG soal Cuaca Panas Saat Ini

2. Filipina

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem Ilustrasi kekeringan (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Gelombang panas tercatat sering menyerang negara-negara di Asia Tenggara yang terletak di atas garis khatulistiwa. Filipina menjadi salah satu dari beberapa negara di Asia Tenggara lainnya yang tercatat pernah mengalami gelombang panas ekstrem.

Dilansir dari The Straits Times, sekitar enam tahun lalu atau pada tahun 2015, Filipina pernah mengalami terjangan gelombang panas dengan suhu lebih dari 40 derajat Celsius yang menyebabkan beberapa orang meninggal dunia dan kekeringan parah di beberapa wilayah.

Pemerintah Filipina saat itu melaporkan bahwa penguapan yang cepat di lokasi-lokasi penampungan air membuat cadangan air bersih di Filipina hampir bermasalah. Hal ini juga menyebabkan kekeringan di pusat pertanian sebagai akibat minimnya air yang dikirim saluran irigasi.

3. Pakistan

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem Warga Pakistan mencoba mendinginkan tubuh mereka di air mancur ketika gelombang panas menerjang tahun 2015 lalu. twitter.com/BzharHakim

Selain Asia Tenggara, negara-negara di Asia Selatan, seperti Pakistan, ikut menjadi target tahunan gelombang panas matahari. Setidaknya di tahun 2015, tahun tersebut menjadi suhu gelombang panas tertinggi di Pakistan yang menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. 

Dilaporkan The Guardian, ketika Masyarakat Pakistan yang sedang menjalani ibadah puasa di tahun 2015 lalu, gelombang panas dengan suhu tertinggi mencapai sekitar 45 derajat Celcius, menerjang negara tersebut selama berhari-hari hingga menewaskan 2000 lebih orang karena pitam panas. 

Tipisnya stok air di salah satu kota terbesar di Pakistan, Karachi, dan sulitnya mendapatkan aliran listrik, ikut menjadi alasan mengapa tingginya jumlah korban meninggal dunia selama gelombang panas membara di negara tersebut.

4. Prancis

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem Ilustrasi lukisan yang mempotretkan suasana akibat gelombang panas di Prancis tahun 2018. twitter.com/DavidBonnand

Beranjak ke tanah Eropa yang terkenal dengan empat musimnya, ternyata di waktu-waktu tertentu banyak negara Eropa yang harus merasakan amukan gelombang panas. Prancis yang merupakan salah satu negara di Eropa yang paling berpengalaman dengan gelombang panas.

Pada tahun 2018 , Prancis dan beberapa negara Eropa lainnya harus menghadapi gelombang panas dengan suhu sekitar 45 derajat celcius di mana sebelumnya di tahun 2003 Prancis pernah dilanda gelombang panas bersuhu 44 derajat celsius, seperti yang dikabarkan BBC

Berbeda dengan tahun 2003 yang menewaskan ribuan Warga Prancis, gelombang panas pada 2018 meskipun dengan suhu yang naik tidak menyebabkan kematian besar-besaran karena Pemerintah Prancis sudah siap dengan menyediakan banyak lokasi "pendingin" sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan esensial itu.

Meskipun begitu, karena tingkat panas yang tinggi, Pemerintah Prancis juga terpaksa menutup empat reaktor nuklirnya guna mengantisipasi overheating. 

5. Portugal

5 Negara Ini Pernah Diterjang Gelombang Panas Ekstrem Suasana kebakaran hutan di Portugal sebagai akibat gelombang panas tahun 2018. twitter.com/Meteos_

Pada 2018 tercatat menjadi salah satu kasus gelombang panas tertinggi yang pernah terjadi di Portugal. Tingginya suhu saat itu sampai-sampai membuat kebarakan hutan yang hebat. 

Seperti negara-negara Eropa pada umumnya, pada 2018 Portugal dilanda gelombang panas dengan suhu 46 derajat Celcius di mana kondisi tersebut menyebabkan kebakaran hutan seluas 1.000 hektare di Wilayah Monchique, seperti yang dilansir dari BBC.

Meskipun suhu yang tercatat saat itu menunjukkan angka 46 derajat Celsius, banyak Warga Portugal yang merasakan bahwa suhu sebenarnya di kulit seperti 50 derajat Celsius. Pemerintah Portugal sendiri melaporkan bahwa angka kematian akibat gelombang panas pada 2018 sebagian besar disebabkan oleh implikasi kebakaran hutan yang sempat menewaskan dua orang.

Baca Juga: Gelombang Panas di AS dan Kanada, Ratusan Meninggal

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya