Comscore Tracker

5 Tokoh Demokrat AS yang Berpotensi Gantikan Trump Tahun Depan

Mungkinkah Trump dua periode?

Tidak terasa sudah 3 tahun kepemimpinan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat berjalan. Pada tahun 2020 periode pertama kepemimpinan Trump akan segera berakhir. Suasana politik di AS sekarang memanas kembali.

Oleh karena panasnya suasana politik, banyak sekali tokoh-tokoh dari partai demokrat yang digadang-gadang bisa mengalahkan Donald Trump. Selain itu, karena masa kepemimpinan Donald Trump bisa saja tidak berlanjut ke periode ke dua, banyak sekali lawan politik Trump dari partai demokrat yang mengkritik kebijakan-kebijakannya sehingga mereka bisa menjatuhkan Trump pada pemilihan presiden tahun 2020.

Tokoh-tokoh tersebut banyak datang dari dunia politik dan ada juga yang bukan politikus sama sekali. Yuk kita bahas kandidat yang memiliki peluang untuk menggantikan Trump.

1. Bernie Sanders

https://www.youtube.com/embed/T4FAVae-ZXQ

Salah satu tokoh partai demokrat yang paling terkenal ialah Bernie Sanders. Bernie Sanders adalah seorang tokoh politik yang sudah tidak diragukan lagi kiprahnya di dunia perpolitikan. Pria yang berumur 78 tahun sudah sangat lama berada di dunia perpolitikan tepatnya sebagai wakil tunggal salah satu negara bagian Amerika Serikat yaitu Vermont.

Pria yang bernama asli Bernard Sanders ini memiliki visi dan misi yang sangat berkebalikan dengan Donald Trump. Memiliki seorang ayah imigran yang datang dari Austria-Hungaria atau sekarang yang termasuk bagian dari Polandia, dan seorang ibu yang memiliki orang tua orang Rusia dan Polandia, tentu saja Bernie Sanders sangat berpihak kepada hak-hak para imigran untuk mendapatkan status kewarganegaraan di Amerika Serikat. Selain itu dia memiliki visi yang jelas untuk memberikan tunjangan medis untuk setiap warga negara Amerika Serikat yang belum mampu untuk hal tersebut.

Bernie Sanders sangatlah mengecam kebijakan-kebijakan Trump, seperti pelarangan imigran dengan membangun dinding perbatasan Mexico dan AS dan programnya yang hanya berpihak kepada orang kaya. Selain itu, dia juga menganggap bahwa pemerintahan Trump adalah pemerintahan yang korup, sehingga dia akan mengerahkan seluruh tenaga dan waktunya untuk bisa menurunkan Trump dari posisinya.

2. Elizabeth Warren

https://www.youtube.com/embed/VL-GkGyk4lM

Elizabeth Warren adalah seorang wanita yang memiliki jejak politik yang sangat menakjubkan. Sekarang dia adalah seorang Senator dari negara bagian Amerika Serikat yaitu Massachusetts. Elizabeth Warren yang seorang demokrat sekarang ingin maju dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2020. Wanita lulusan University of Houston ini mengumumkan bahwa dia akan mencalonkan diri untuk pemilihan presiden pada tanggal 9 Februari 2019.

Warren juga salah satu orang yang sangat tidak menyukai Trump serta kebijakan-kebijakannya. Warren menyebut Trump adalah seorang gejala dari masalah yang lebih besar serta sistem yang dirancangnya hanya menguntungkan orang kaya, tetapi tidak berpihak kepada masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Warren sendiri sangat menjunjung tinggi supremasi hukum, di mana tidak ada satupun rakyat Amerika Serikat termasuk presiden yang diperlakukan berbeda di mata hukum, karena menurut dia semua orang di mata hukum itu sama.

Dia juga sangat menekan untuk mengenakan pajak bagi orang yang lebih kaya agar bisa memberikan sebuah keseimbangan. Menurutnya pajak yang tepat adalah mengambil 2 cent setiap dollar untuk orang dengan kekayaan lebih dari US$ 50 miliar, jadi satu dollar lebih dari $50 miliar dihitung 2 sen dan begitu seterusnya. Tentu saja kebijakan ini akan lebih berpihak dan lebih adil bagi masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi menengah ke bawah.

3. Joe Biden

https://www.youtube.com/embed/pM9DKxrQrvI

Nama Joe Biden pasti sudah sangat tidak asing lagi bagi telinga orang Indonesia. Joe Biden adalah wakil presiden ke 47 di Amerika Serikat dengan presidennya waktu itu Barack Obama. Sebelum menjadi wakil presiden, dia adalah seorang yang telah lama menjajaki dunia perpolitikan yaitu sejak tahun 1970-an.

Pria berumur 77 tahun ini mengatakan bahwa Donald Trump dan Vladimir Putin yaitu presiden Rusia tidak ingin dia menjadi presiden, sehingga Donald Trump melakukan segala cara untuk menghentikan dirinya. Tetapi, Joe Biden bukanlah orang yang mudah menyerah atau takut terhadap Donald Trump maupun Vladimir Putin. Dia akan berusaha sebaik mungkin untuk mengalahkan Donald Trump, dan memperbaiki negara yang dianggapnya telah rusak saat kepemimpinan Trump.

Baca Juga: 5 Fakta Terkini Soal Rencana Pemakzulan Donald Trump

4. Pete Buttigieg

https://www.youtube.com/embed/TdRc6Gt-qxA

Dia adalah kandidat dari partai demokrat yang paling muda yaitu 37 tahun. Pete Buttigieg adalah seorang militer dengan pangkat Letnan dan pernah berperang di Afghanistan. Bisa dibilang bahwa Buttigieg adalah seseorang yang bukan asli dari dunia perpolitikan tetapi cenderung ke militer. Tetapi, dia juga memiliki kiprah di dunia perpolitikan, dia sekarang adalah mayor di South Bend, Indiana.

Ada sedikit fakta menarik mengenai Pria yang bernama asli Peter Paul Montgomery Buttigieg ini, yaitu dia adalah seseorang yang secara terbuka menyatakan bahwa dirinya adalah seorang gay. Sehingga menjadikan dia satu-satunya capres yang terbuka bahwa dia adalah seorang LGBT. 

Dia sangat bertentangan dengan Trump yang menyatakan bahwa tidak boleh ada seorang transgender dalam militer. Selain itu, dia juga memiliki program berupa "medicare for all" yang bertujuan untuk memberikan tunjangan medis untuk setiap orang. Serta dia juga sangat mengecam rasisme terhadap penduduk Afrika-Amerika serta LGBT.

5. Andrew Yang

https://www.youtube.com/embed/J1ZO8EzJ3zE

Satu lagi calon presiden yang tidak pernah didengar namanya sebelum dia menyatakan akan menjadi calon presiden untuk pemilihan tahun 2020, namanya Andrew Yang. Sesuai dengan namanya dia adalah seorang keturunan Asia, di mana ayah dan ibunya adalah imigran dari Taiwan yang katanya datang ke Amerika untuk mencari "American Dream" atau mimpi seorang Amerika.

Andrew Yang adalah seserang yang sama sekali tidak pernah berada di dunia politik. Sehingga banyak yang meragukan kapabilitasnya untuk mencalonkan sebagai presiden Amerika Serikat. Walaupun begitu, tingkat kepercayaan rakyat kepadanya terus meningkat karena programnya yang dianggap berpihak dengan rakyat kecil serta para imigran. Salah satu orang terkaya di Amerika Elon Musk juga memberikan dukungannya terhadap Andrew Yang.

Tentu saja Andrew Yang yang merupakan seorang keturunan Asia memiliki paham dan kebijakan-kebijakan yang sangat bertentangan dengan presiden saat ini Donald Trump. Dia mengatakan bahwa Donald Trump adalah gejala dari masalah, dan dia ingin menghilangkan gejala masalah tersebut.

Pria dengan slogan "Humanity First" ini juga sangat mendukung pemberian pajak bagi orang-orang kaya, dan mengatakan bahwa perusahaan besar seperti Amazon juga harus membayar pajak sehingga ekonomi negara dan programnya bisa berjalan dengan lancar. Program Andrew yang paling terkenal adalah "Universal Basic Income", di mana dia akan memberikan US$1000 bagi setiap penduduk Amerika Serikat dengan umur di atas 18 tahun. Tentu saja ide ini kedengaran sangat gila, tetapi sebagai seorang entrepreneur Andrew Yang telah menghitung dengan baik bagaimana bisa mewujudkan programnya tersebut yaitu dengan menjalin kerjasama dengan negara lain sehingga bisa mengurangi pengeluaran dana untuk militer serta mengenakan pajak untuk perusahaan besar seperti Amazon yang membayar $0. Andrew Yang dianggap bisa menjadi kuda hitam di pemilihan presiden Amerika Serikat 2020.

Baca Juga: Apa Itu Hak Angket dan Bagaimana Potensinya Menuju Pemakzulan?

Kevin Richard Kennedy Photo Community Writer Kevin Richard Kennedy

Hello, nama saya Kevin Richard Kenendy, panggil saja Kevin. Saya suka banget anime, game sama teknologi. Selain itu, saya juga sangat suka sharing pendapat saya tentang topik yang saya sukai. Jadi, saya ingin menulis di IDN TIMES dan sharing fakta dan opini kepada kawan-kawan sekalian.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You