Comscore Tracker

21 Juta Anak Perempuan di India Tidak Diinginkan Keberadaannya

Loh kok bisa ya?

India, IDN Times - Memiliki anak adalah sebuah impian setiap keluarga. Anak adalah anugerah dari Tuhan. Namun sayangnya, di India, ada lebih dari 21 juta anak perempuan tidak diinginkan keberadaannya. Waduh kok bisa ya?

1. Keluarga di India lebih mengutamakan anak laki-laki ketimbang perempuan

21 Juta Anak Perempuan di India Tidak Diinginkan Keberadaannyabbc

Dikutip dari the Telegraph, adanya anak wanita yang tidak diinginkan ini berkaitan dengan kepercayaan yang dianut. Berdasarkan laporan kementerian keuangan India, keinginan orangtua untuk memiliki anak laki-laki akhirnya menciptakan 21 juta anak perempuan yang tidak diinginkan. Karena setiap pasangan tetap akan mencoba memiliki anak sampai mereka mempunyai anak laki-laki.

2. Adanya keyakinan ini memberikan tekanan yang cukup besar bagi para ibu dalam setiap rumah tangga. Para ibu mendapat tekanan untuk melahirkan anak laki-laki

21 Juta Anak Perempuan di India Tidak Diinginkan Keberadaannyababy center

Anak laki-laki dipandang sebagai pencari nafkah dan ahli waris keluarga. Sementara anak perempuan sering dipandang sebagai beban keuangan.

"Keluarga yang memiliki seorang anak laki-laki cenderung untuk tidak memiliki anak lagi. Ketimbang nantinya melahirkan anak perempuan. Ini menunjukkan jika orang tua India memiliki aturan akan berhenti memiliki anak setelah mempunyai anak laki-laki," ujar pemerintah India, Senin (29/1/2018) waktu setempat.

Dalam kehidupan rumah tangga, para wanita, terutama di India menghadapi tekanan untuk melahirkan anak laki-laki. Kondisi ini akhirnya mendorong aborsi berbasis gender.

Sebuah studi 2011 di jurnal medis Inggris, The Lancet menemukan sebanyak 12 juta anak perempuan 'digugurkan' dalam tiga dekade terakhir di India.

3. Kondisi ini juga mendorong terjadinya aborsi ilegal berbasis jenis kelamin

21 Juta Anak Perempuan di India Tidak Diinginkan Keberadaannyahindustantimes

Dilansir dari BBC, pemilihan anak adalah masalah bagi masyarakat India. Pada laporan itu diketahui 63 juta wanita 'hilang' dari populasi India karena pemilihan anak itu. Keluarga India memilih untuk memberikan perawatan maksimal pada anak laki-laki dan mengabaikan anak perempuan.

Banyak keluarga dari pedesaan tidak mengirimkan anak perempuan mereka ke sekolah dan menikahkannya di usia muda.

Tes menentukan jenis kelamin janin adalah hal yang ilegal di India. Namun hingga saat ini tes itu masih berlangsung dan akhirnya mendorong aborsi ilegal berbasis gender.

Negara bagian yang paling 'mengutamakan' anak laki-laki ini adalah Punjab dan Haryana. Sedangkan yang paling tidak terpengaruh adalah Meghalaya. 

Keyakinan tentang pentingnya anak laki-laki ketimbang anak perempuan ini mendorong sebuah surat kabar melakukan penipuan ilmiah. Surat kabar itu memuat tips untuk mengandung anak laki-laki termasuk agar selalu menghadap ke barat saat tidur dan melakukan hubungan seks pada hari-hari tertentu.

IAKT Photo Verified Writer IAKT

Go with the flow

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya