Comscore Tracker

Inisiatif Indonesia Jadi Jembatan Damai Rusia-Ukraina Dinilai Berhasil

Jokowi mengajukan jadi juru damai ke Presiden Putin

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo sudah berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Dalam kunjungan itu, Jokowi menyampaikan kesediannya untuk menjadi jembatan komunikasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto menilai inisiatif Jokowi untuk jadi jembatas komunikasi damai antara Rusia dan Ukraina berhasil.

"Kita harus bersatu saat Pak Presiden berangkat ke Rusia dan Ukraina untuk perdamaian dunia, ingat bapak Presiden itu tidak mau dicatat dalam sejarah sebagai Presiden G20 itu gagal karena pada saat ada kesempatan untuk menyelesaikan satu sengketa berdampak pada ekonomi internasional, terkhusus pangan. Itu harus kita lihat dalam perspektif itu juga,” ujar Hikmahanto dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Bertemu Putin, Jokowi Tawarkan Jembatan Perdamaian Rusia-Ukraina

1. Indonesia punya kewajiban dalam perdamaian dunia

Inisiatif Indonesia Jadi Jembatan Damai Rusia-Ukraina Dinilai BerhasilPresiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow (dok. Sekretariat Presiden)

Hikmahanto mengatakan, Indonesia memiliki kewajiban dalam melakukan perdamaian dunia. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945.

"Secara konstitusi kita Indonesia punya kewajiban, di dalam pembukaan itu untuk turun dalam ketertiban dunia. Nah sekarang ini dunia sedang tidak tertib, masa kita akan diam. Jadi apa yang dilakukan oleh Pak Presiden kita harus dukung,” katanya.

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini mengatakan, kedatangan Jokowi juga bertujuan meminta Rusia melakukan gencatan senjata.

"Kunjungan Pak Jokowi ini untuk gencatan senjata, bapak Presiden tidak punya target yang muluk ya, misalkan soal konflik yang ada, gak mungkin juga. Beliau realistis soal keadaan yang terjadi. Yang ditonjolkan pak Presiden itu adalah masalah pangan hingga beliau datang ke G7, ke Presiden Zelensky dan ke Presiden Putin dan sama dibicarakan agar mereka semua paham kalau perang ini terus berlanjut negara-negara berkembang akan mengalami krisis pangan ekstrem,” ucapnya.

Baca Juga: Putin Curhat ke Jokowi soal Sanksi Barat

2. Jokowi bicara perdamaian saat bertemu Putin

Inisiatif Indonesia Jadi Jembatan Damai Rusia-Ukraina Dinilai BerhasilPresiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow (dok. Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Jokowi terlebih dulu bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan itu dilakukan di Istana kremlin, Moskow, Rusia pada Kamis (30/6/2022), pukul 15.30 waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, Jokowi berbicara isu perdamaian dunia. Menurutnya, perdamaian dunia menjadi salah satu prioritas politik Indonesia.

"Konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Dalam konteks inilah saya melakukan kunjungan ke Kyiv dan ke Moskow," ujar Jokowi dalam keterangannya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan pentingnya perdamaian dunia. Dia berharap perang Rusia dan Ukraina dapat segera selesai.

"Saya tetap menyampaikan bahwa penyelesaian damai penting, untuk terus dikedepankan dan juga ruang-ruang dialog terus bisa dibuka," ucapnya.

3. Tawarkan jadi juru damai

Inisiatif Indonesia Jadi Jembatan Damai Rusia-Ukraina Dinilai BerhasilPresiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow (dok. Sekretariat Presiden)

Dalam kesempatan itu, Jokowi menawarkan diri kepada Putin untuk menjadi juru damai perang antara Rusia dan Ukraina. Sehingga, perdamaian yang diharapkan dapat segera terwujud.

"Saya telah menyampaikan Presiden Zelenskyy (Presiden Ukraina) untuk Presiden Putin, dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua pemimpin tersebut," ucapnya.

Sebelum ke Rusia, Jokowi terlebih dulu berkunjung ke Ukraina. Selain bertemu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, Jokowi juga memberikan bantuan obat-obatan.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya