Comscore Tracker

Badai Dahsyat Agatha Sapu Pantai Wisata di Meksiko, Tanah Longsor!

Badai terkuat pertama di Pasifik timur pada bulan Mei

Jakarta, IDN Times - Badai Agatha yang kuat menyapu hamparan pantai wisata Puerto Angel di Meksiko pada Senin (30/5/22). Kota-kota nelayan di daerah itu ikut tersapu oleh angin kencang. Pada Selasa, tiupan angin telah mereda namun hujan berkepanjangan dikhawatirkan akan segera menyebabkan banjir bandang. 

Agatha dicatat sebagai badai Pasifik timur terkuat yang pernah tercatat mendarat pada bulan Mei. Basdai di wilayah tersebut biasanya datang akibat gelombang tropis yang datang dari pantai Afrika.

Hantaman badai Agatha menyebabkan longsor di beberapa tempat di negara bagian Oaxaca. Banyak warga yang mengungsi mencari perlindungan karena longsoran batu dan lumpur menutupi jalan raya.

Baca Juga: Meksiko: Badai Nora Sebabkan Satu Tewas dan Tujuh Hilang

1. Agatha merupakan badai terkuat yang mendarat di bulan Mei

Badai Dahsyat Agatha Sapu Pantai Wisata di Meksiko, Tanah Longsor!Ilustrasi Angin Topan (IDN Times/Mardya Shakti)

Dalam laporan VOA News, badai Agatha yang datang pada Senin, telah mendarat sekitar 10 kilomter sebelah barat Puerto Angel di Mesiko. Badai itu masuk dalam kategori dua, dan bergerak dengan kecepatan 8 mph ke arah timur laut.

Embusan angin yang disertai dengan hujan deras mengguyur kota pantai Zipolite yang dekat dengan Puerto Angel. Pantai itu telah lama terkenal dengan suasana bohemian.

"Hujan deras dan angin kencang tiba-tiba bertiup kencang. Lautan benar-benar bergejolak, dan hujan turun deras. Kamu bisa mendengar angin menderu-deru," jelas Silvia Ranfagni, manajer sebuah hotel di Zipolite.

Di sebelah barat Zipolite, kota selancar Puerto Escondido, juga terkena dampaknya. Penduduk setempat memasang kayu lapis untuk mencegah jendela agar tidak pecah akibat dahsyatnya tiupan angin yang kencang.

Mendaratnya Agatha pada Senin sore itu dicatat oleh Jeff Master, ahli meteorologi serta pendiri Weather Underground sebagai badai terkuat yang mendarat pada bulan Mei di pantai Pasifik timur.

Baca Juga: Badai Pasir Kembali Melanda Irak, 1.000 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

2. Angin tiupan badai mereda tapi hujan lebat terus terjadi

Para turis dan penduduk yang terdampak badai, berduyun-duyun mencari perlindungan. Badan pertahanan sipil negara bagian Oaxaca menjelaskan bahwa banyak anggota keluarga wilayahnya yang pergi ke tempat perlindungan di Pochutla, kutip PBS.

Longsoran batu dan lumpur telah menghalangi jaran raya utama yang menghubungkan ibu kota dengan kota negara bagian. Pada Selasa, tiupan angin telah mereda namun hujan deras terus berlanjut. Menurut The Guardian, badai Agatha akan dapat menyebabkan banjir bandang yang mengancam kehidupan.

Daerah pegunungan negara bagian Oaxaca kemungkinan akan menjadi tempat dengan dampak terburuk. Curah hujan 300-400 mm kemungkinan bisa terjadi di wilayah itu.

Baca Juga: 33 Orang Tewas Akibat Hujan Deras Selama Hampir Sepekan di Brasil

3. Agatha dapat terbentuk kembali di Laut Karibia

Badai Dahsyat Agatha Sapu Pantai Wisata di Meksiko, Tanah Longsor!ilustrasi badai (Unsplash.com/Stijn te Strake)

Sebagai antisipasi, pejabat darurat nasional Meksiko mengatakan bahwa mereka telah membentuk kelompok gugus tugas. Lebih dari 9.300 orang telah direkrut di daerah terdampak dengan lebih dari 200 tempat penampungan dibuka.

Menurut CNN, ini karena badai Agatha "dapat menghasilkan banjir bandang yang mengancam jiwa dan tanah longsor di Meksiko selatan hingga Selasa," kata National Hurricane Center.

Meski badai akan melemah, tapi Agatha diperkirakanakan menuju Laut Karibia dan memiliki peluang untuk terbentuk kembali menjadi badai yang kuat dalam lima hari ke depan.

"Terlepas dari perkembangannya, hujan lebat lokal akan mungkin terjadi di Meksiko selatan, Semenanjung Yucatan, Guatemala, dan Belize sepanjang minggu ini," jelas National Hurricane Center.

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya