Comscore Tracker

Curi Permata dan Ditukar Kerikil, Perempuan Ini Dipenjara

Nilai permata yang dicuri puluhan miliar 

London, IDN Times - Ada berbagai cara dan metode untuk melakukan pencurian. Namun seorang perempuan sepuh berusia 60 tahun memiliki cara yang unik dan terampil ketika berada di sebuah toko perhiasan terkenal di London. Toko tersebut bernama Bodles dan terletak di distrik Myfair London.

Perempuan sepuh itu bernama Lulu Lakatos. Dia melancarkan aksinya dalam jejaring konspiratif yang sudah direncanakan bersama komplotannya. Setelah dia berhasil melakukan aksinya, ia melarikan diri dengan kereta cepat Eurostars menuju Prancis.

1. Aksi pencurian dilakukan pada tahun 2016

Lulu Lakatos adalah perempuan kelahiran Rumania. Dia disebut termasuk dalam jaringan penjahat internasional yang rupanya sangat terampil dan lihai. Dalam kasus pencurian batu permata di London, aksinya terbilang sangat berani.

Pencurian Lulu Lakatos dibantu beberapa orang. Dia datang ke toko perhiasan Bodles pada bulan Maret tahun 2016. Melansir laman BBC, Lulu menyamar sebagai seorang ahli permata bernama Anna. 

Sebelum melakukan aksinya, rekan-rekan Anna sudah bertemu sebelumnya dengan staf Bodles. Mereka mengaku mewakili seorang investor dari Rusia bernama Alexander yang ingin membeli permata.

Anna kemudian datang ke toko tersebut beberapa hari kemudian dan mengatakan bahwa ia mewakili investor Rusia itu. Di toko, ia memeriksa tujuh permata, menimang-nimangnya dan kemudian tanpa diketahui oleh penjaga, menukarnya dengan batu kerikil biasa.

Dalam persidangan di Pengadilan Southwark Crown Inggris, Anna itu hanya samaran dan sejatinya adalah bernama Lulu Lakatos.

2. Nilai permata yang dicuri puluhan miliar

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Tanzanite Stone, Batu Permata Khas Gunung Killimanjaro

Persidangan Lulu Lakatos dilakukan pada hari Rabu (28/7). Jaksa menyatakan ia bersalah atas konspirasi pencurian. Dalam keterangan jaksa penuntut, ia mengatakan bahwa kasus pencurian Lulu Lakatos adalah kasus pencurian dengan nilai tertinggi dari jenisnya yang pernah terjadi di Inggris.

Menurut The Independent, tujuh permata yang dicuri oleh Lulu Lakatos senilai 4,2 juta pound atau setara dengan Rp84,6 miliar. Dari tujuh permata tersebut, di antaranya ada yang berbentuk hati berukuran 20 karat senilai lebih dari 2,2 juta pound atau lebih dari Rp44,3 miliar.

Setelah dengan sukses menukar permata dengan kerikil, Lakatos segera keluar dari toko dan memberikan tas kepada salah satu rekan perempuannya. Dia kemudian menuju stasiun, melepaskan mantel, topi dan syal yang ia gunakan untuk menyamar di kamar mandi. Ia menggunakan paspor miliknya sendiri untuk menaiki kereta cepat Eurostar menuju Prancis.

Otoritas Inggris telah meminta Prancis untuk melakukan penangkapan terhadap Lulu Lakatos pada September tahun 2020 yang kemudian, ia diekstradisi ke Inggris untuk menghadapi persidangan dan mempertanggungjawabkan kejahatannya.

3. Lulu Lakatos dihukum lima setengah tahun penjara

Curi Permata dan Ditukar Kerikil, Perempuan Ini DipenjaraIlustrasi Penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Melansir laman Associated Press, detektif William Man dari Metropolitan Police Service London mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "ini adalah pencurian yang berani, dilakukan di depan mata staf yang berpengalaman dan profesional di toko perhiasan terkenal. Perencanaan dan eksekusi yang cermat dari pencurian ini mengungkapkan kepada saya bahwa mereka yang terlibat adalah penjahat yang sangat terampil.”

Lulu Lakatos kemudian oleh pengadilan diberi hadiah kurungan penjara selama lima setengah tahun. Dua rekan lelakinya yang juga berhasil ditangkap, mendapatkan ganjaran tiga tahun kurungan penjara. Sedangkan dua perempuan lain yang diduga ikut bekerja sama sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

Lulu Lakatos berhasil dengan sangat cepat mengganti dompet yang berisi tujuh permata di toko Bodles saat pemilik toko bernama Nicholas Wainwright, menerima telepon dari pembeli Rusia bernama "Alexander."

Itu adalah salah satu strategi pengalih perhatian yang jitu. Tapi Lulu juga sangat terampil yang oleh jaksa disebut penukaran dompet berisi permata dengan dompet berisi kerikil yang ia bawa, seperti sebuah aksi sulapan.

Kecurigaan pemilik toko baru muncul keesokan harinya, ketika tas yang seharusnya berisi permata itu diperiksa dengan rontgent dan kemudian didapati bahwa di dalamnya tidak ada apa-apa selain tujuh kerikil kecil yang biasa ditemukan di taman.

Komplotan penjahat konspiratif yang terampil itu, meski saat ini sudah diberi putusan hukuman penjara, tapi permata yang mereka curi sampai sekarang tak pernah ditemukan.

Baca Juga: 6 Alternatif Cincin Permata buat Tunangan, Bikin Bingung Milihnya!

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya