Comscore Tracker

Miliarder Jepang Cari Orang untuk Temani Terbang ke Bulan

Jumlah yang dibutuhkan delapan orang

Tokyo, IDN Times - Seorang taipan mode daring Jepang yang bernama Yusaku Maezawa sedang mencari orang untuk menemaninya pergi ke bulan. Rencananya, dia akan mengajak orang-orang tersebut naik dengan roket SpaceX, perusahaan teknologi milik Elon Musk.

SpaceX saat ini telah menorehkan prestasi sebagai perusahaan yang bisa disewa untuk mengangkut astronot ke luar angkasa. Sebelumnya, SpaceX telah sukses mengantarkan astronot NASA ke International Space Station (ISS).

Ambisi pemiliknya, yakni Elon Musk, adalah melakukan kolonisasi di Mars. Percobaan terus dilakukan meski dalam uji coba purwarupa terbaru Starship, sebuah roket kargo, meledak beberapa pekan lalu ketika mendarat. Namun Musk yakin bahwa setelah 2023, Starship bisa menjelajahi luar angkasa dan berharap dapat membawa manusia ke bulan serta ke Mars.

1. Kesempatan sekali seumur hidup

Yusaku Maezawa saat ini diperkirakan memiliki kekayaan sekitar 2 miliar dolar AS atau setara Rp28,5 triliun. Ia merupakan pengusaha sukses dari Jepang yang saat ini menempati orang terkaya ke-22 di negeri tersebut. Ia memiliki mimpi untuk bisa melakukan perjalanan ke luar angkasa, khususnya ke bulan.

Upaya untuk mewujudkan mimpi untuk pergi ke luar angkasa, Yusaku Maezawa ingin mencari teman perjalanan. Dia membuka peluang kepada siapa pun orang di seluruh dunia untuk mendaftar menemaninya.

Melansir dari laman The Guardian, kesempatan ini kemungkinan adalah kesempatan sekali seumur hidup, di mana seseorang pergi ke bulan dengan biaya orang lain. Ia telah memesan tempat di pesawat SpaceX pada tahun 2018 lalu.

Awalnya, ia ingin mengundang para seniman. Namun ia mengubahnya dan saat ini membuka kesempatan kepada siapa pun bisa mendaftar jika memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Axiom-SpaceX Rilis 3 Nama Pelancong Luar Angkasa Pertama

2. Orang pertama yang memesan tempat di pesawat SpaceX

Miliarder Jepang Cari Orang untuk Temani Terbang ke BulanYusaku Maezawa. (Twitter.com/Yusaku Maezawa (MZ))

Pada hari Rabu (3/3), Yusaku Maezawa mengumumkan lewat media sosialnya bahwa "Saya mengundang Anda bergabung dengan misi ini. Delapan dari Anda dari seluruh dunia," katanya. Dia juga mengatakan telah membeli semua kursi di pesawat sehingga itu akan menjadi semacam perjalanan pribadi.

Melansir dari laman Al Jazeera, Yusaku Maezawa adalah orang pertama yang memesan tiket pesawat di SpaceX untuk perjalanan ke luar angkasa. Nantinya, pesawat SpaceX tersebut akan berkeliling bulan, bukan mendarat, lalu kembali lagi ke bumi.

Jadwal aplikasi untuk tempat-tempat dalam perjalanan tersebut meminta kepada para calon pelancong ke luar angkasa untuk melakukan pra-registrasi sebelum 14 Maret. Penyaringan awalnya akan dilakukan mulai pada 21 Maret,

3. Sebelumnya Yusaku Maezawa pernah melakukan sayembara mencari "teman hidup" yang akan diajak ke bulan

Miliarder Jepang Cari Orang untuk Temani Terbang ke BulanPurwarupa Starship. (Twitter.com/HERVE)

Ketika Yusaku Maezawa memesan tempat di pesawat SpaceX dan menjadi orang pertama yang akan melakukan perjalanan ke luar angkasa, khususnya ke bulan, dia sudah pernah menyelenggarakan sayembara.

Dia mencari seorang wanita untuk menemaninya ke bulan. Melansir dari laman BBC, hampir 28.000 orang ikut dalam sayembara tersebut. Namun pada awal Januari tahun lalu, ia membatalkannya.

Iklan sayembara yang dia umumkan mensyaratkan wanita berusia di atas 20 tahun, lajang, dan dengan minat pergi ke luar angkasa. Rencananya, perjalanan tersebut akan dijadikan sebuah film dokumenter perjodohan berjudul "Full Moon Lovers." Namun rupanya Yusaku Maezawa membatalkannya.

Kini ia kembali membuka kesempatan sayembara, bukan hanya untuk wanita tapi semua orang berhak untuk mendaftar. Jumlah yang akan dia terima juga lebih banyak yaitu delapan orang.

Jika jadwal penerbangan SpaceX untuk menjelajahi bulan berjalan lancar, maka Yusaku Maezawa dan kelompok astronotnya akan menjadi orang pertama yang melakukan penjelajahan bulan sejak pesawat Apollo melakukannya pada tahun 1972 silam.

Baca Juga: Mengenal Elon Musk, Pengusaha Sukses di Balik Peluncuran Roket SpaceX 

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya