Comscore Tracker

Pakistan Dilanda Gempa Bumi 5,7 SR, 20 Tewas dan 200 Lebih Luka-Luka

Gempa terjadi di kedalaman yang relatif dangkal 

Jakarta, IDN Times - Pada Kamis (7/10/2021), wilayah Balochistan, Pakistan dilanda gempa bumi dengan kekuatan 5,7 skala richter. Akibatnya, banyak bangunan runtuh dan puluhan orang tewas.

Laporan sementara menunjukkan 20 orang kehilangan nyawa akibat tertimpa reruntuhan bangunan seperti atap rumah. Korban jiwa kemungkinan akan bertambah seiring operasi penyelamatan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang.

1. Gempa terjadi di kedalaman yang relatif dangkal

Naseer Nasir, Direktur Jenderal Otoritas Manajemen Bencana Balochistan, mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Balochistan telah menyebabkan 20 orang meninggal dunia dan 200 lainnya luka-luka. 

Dilansir dari Reuters, US Geological Survey melaporkan, pusat gempa terjadi sekitar 102 km sebelah timur kota Quetta. Terjadinya gempa juga disebut relatif dangkal dengan kedalaman sekitar 20 kilometer.

Pejabat kota Harnai, Sohail Anwar, menjelaskan sekitar 100 rumah penduduk hancur. Beberapa bangunan milik pemerintah juga rusak karena dampak dari gempa bumi tersebut.

Baca Juga: AS, Pakistan, China, dan Rusia Sepakati Strategi untuk Menekan Taliban

2. Sebagian korban adalah anak-anak

Pakistan Dilanda Gempa Bumi 5,7 SR, 20 Tewas dan 200 Lebih Luka-LukaIlustrasi Seismogram (IDN Times/Arief Rahmat)

Dari sekitar 20 korban meninggal yang dilaporkan, media Pakistan The News menyebut sebagian korban adalah anak-anak. 

Kota-kota yang terdampak oleh gempa di Balochistan itu adalah Quetta, Sibi, Harnai, Pishin, Qila Saifullah, Chaman, Ziarat dan Zhob. Rumah Sakit Sipil Quetta telah mengumumkan darurat medis, dokter dan staf para medis dipanggil segera untuk menolong para korban.

Menteri dalam negeri provinsi Balochistan, Mir Ziaullah Langau, menjelaskan bahwa petugas penyelamat telah dikerahkan di Quetta yang terdampak gempa. Alat berat juga dikirim untuk membantu operasi.

Sementara ini, aliran listrik yang menuju daerah terdampak gempa telah dihentikan. Banyak orang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan.

3. Pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa

Dilansir dari Geo Tv, Langau menyatakan bahwa pemerintah akan membantu masyarakat yang terdampak gempa. Dia mengatakan "kami tidak akan meninggalkan orang tanpa bantuan. Kami akan mengganti kerugiannya."

Laporan sementara dari ratusan korban yang terluka sejauh ini, sebanyak 15 orang dalam kondisi kritis. Dari video yang tersebar di media sosial, banyak upaya penyelamatan menggunakan tandu untuk membawa mereka yang terluka dan menggunakan senter ponsel sebagai obor.

Quetta sebelumnya pernah dihantam gempa bumi dahsyat. Itu terjadi pada 1935 yang lalu, sekitar 35 ribu orang diyakini tewas dan sebagian besar korban ada di kota tersebut.

Menurut Dawn, gempa bumi di Quetta, Balochistan tahun itu disebut sebagai bencana gempa bumi paling mematikan di Asia Selatan. Sebagian besar Pakistan merasakan getaran gempa tersebut, bahkan kota Agra di India juga merasakannya.

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya