Comscore Tracker

Putri Dubes Afghanistan untuk Pakistan Diculik

Putri Dubes mengalami siksaan parah

Islamabad, IDN Times - Afghanistan dan Pakistan adalah dua negara tetangga yang berbagi perbatasan di bagian selatan dan timur. Mereka berdua berbagi perbatasan bernama Durrand Line sepanjang 2.670 kilometer.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kedua negara dingin karena masalah kelompok militan Taliban. Pihak Afghanistan menuduh Pakistan telah menyediakan tempat yang aman bagi kelompok militan tersebut guna meluncurkan serangan ke seluruh negeri, sedangkan Pakistan menuduh Afghanistan telah menempatkan gerilyawan untuk mengacau di negaranya.

Pada hari Minggu, 18 Juli 2021, Kabul menarik Duta Besar dan Diplomat senior untuk Pakistan karena putri Dubes yang bernama Silsila Alikhil telah diculik oleh orang tak dikenal di Islamabad. Penculikan itu menuai protes dan Afghanistan yang mengajukan pengaduan resmi untuk menyelidiki dan menangkap pelaku.

1. Kementrian Luar Negeri Afghanistan meminta penculik putri Dubes ditangkap

Peristiwa penculikan putri Dubes Afghanistan untuk Pakistan yang bernama Salisila Alikhil terjadi pada hari Jumat (16/7). Kejadian itu membuat hubungan antara kedua negara yang sudah dingin dalam beberapa waktu, kembali bergesekan.

Tolo News, sebuah media yang berbasis di Afghanistan mengatakan bahwa Kementrian Luar Negeri Afghanistan mengutuk penculikan itu. "Sementara Kementerian Luar Negeri Afghanistan mengikuti masalah ini dengan Kementerian Luar Negeri Pakistan, kami mendesak pemerintah Pakistan untuk mengidentifikasi dan mengadili para pelaku secepat mungkin," kata Kemenlu Afghanistan.

Silsila Alikhil adalah putri dari Dubes Najib Alikhil. Ia saat ini dikabarkan berusia 26 tahun. Ketika Silsila diculik, ia dalam perjalanan pulang ke rumah dengan mobil sewaan. Orang-orang tak dikenal memasuki mobilnya dengan paksa, memukuli, mengikat tangan dan kaki lalu membawanya.

2. Afghanistan tarik Dubes dan Diplomat seniornya dari Pakistan

Baca Juga: Dua Rapper Asal Swedia Dihukum Atas Kasus Penculikan

Meski hubungan Pakistan dengan Afghanistan tegang dalam beberapa tahun terakhir, tapi Pakistan memiliki peran penting dalam perundingan damai antara Taliban dan Afghanistan tahun lalu di Doha, Qatar. Amerika Serikat meminta Pakistan untuk ikut ambil bagian dan akhirnya negara itu memiliki peran kunci sehingga terjadi perundingan. Namun Perundingan itu sampai sekarang belum memiliki hasil yang jelas karena sering tertunda dan diundur.

Pada hari Minggu (18/7), menanggapi peristiwa penculikan Silsila Alikhil, akhirnya Afghanistan menarik duta besar dan diplomat seniornya yang berada di Pakistan. Keputusan itu dibuat karena para pejabat Afghanistan merasa terancam berada di Pakistan.

Melansir laman BBC, Kemenlu Afghanistan mengatakan mengatakan pihaknya memanggil duta besar dan diplomat senior lainnya "sampai semua ancaman keamanan dihilangkan."

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebutkan ingin permasalah penculikan tersebut menjadi prioritas utama dan pelakunya ditangkap dalam waktu 48 jam. Keinginan PM Pakistan itu dijelaskan oleh Menteri Dalam Negeri Pakistan yang bernama Sheikh Rashid Ahmed.

Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, di sisi lain, mengecam tindakan penculikan putri Dubes Afghanistan. Shaheen dalam unggahan Twitternya, mengatakan bahwa penculikan terhadap putri Dubes adalah tindakan yang bertentangan kemanusiaan. Dia meminta Pakistan menangkap dan menghukum para pelaku sehingga tindakan tersebut tidak menimbulkan kebencian antara kedua negara.

3. Putri Dubes Afghanistan untuk Pakistan mengalami 'siksaan parah'

Penculikan terhadap Silsila Alikhil sampai sejauh ini tidak ada rincian yang dengan jelas dipublikasikan. Namun menurut Al Jazeera, peristiwa yang terjadi di ibukota Islamabad tersebut membuat Silsila terluka dan ada bengkak bekas ikatan tali di pergelangan tangan dan kakinya.

Putri Dubes Afghanistan dikatakan telah "disiksa dengan parah" oleh para penculik dan ditahan setidaknya selama lima jam sebelum akhirnya dibebaskan.

Kemenlu Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi, bahwa "setelah dibebaskan dari penculikan, Alikhil berada di bawah perawatan medis di rumah sakit." Silsila Alikhil dirawat di rumah sakit negara Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.

Kemenlu Afghanistan mendesak penyelidikan dilakukan secepatnya untuk mencari tahu para pelaku dan meminta perlindungan maksimal terhadap para diplomatnya, sesuai dengan aturan konvensi internasional.

Baca Juga: PM Pakistan Dukung China Soal Kebijakan di Xinjiang

Pri Saja Photo Verified Writer Pri Saja

Petani

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya