Comscore Tracker

Bahas Aliansi Washington-Seoul, AS Kunjungi Korsel

Membahas isu-isu bilateral, regional, hingga global

Seoul, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui wakil menteri luar negerinya, Wendy R. Sherman bertemu dengan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae In pada hari Kamis (22/7/2021) di Seoul.

Pertemuan tersebut untuk membahas hubungan bilateral antara AS dan Korsel serta menegaskan kembali aliansi kedua negara tersebut. Lalu, apa saja yang dibahas oleh AS-Korsel?

1. Kunjungan Sherman di Seoul

Bahas Aliansi Washington-Seoul, AS Kunjungi KorselWakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R. Sherman dan Presiden Korsel Moon Jae In bahas aliansi kedua negara di Seoul (22/7/2021). (Instagram.com/thebluehouse_kr)

Presiden Moon Jae In menyambut Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R. Sherman di istana kepresidenan Korsel, Cheong Wa Dae pada hari Kamis.

Seperti yang dilansir dari laman Yonhap News Agency, Sherman tiba di Seoul pada hari sebelumnya sebagai bagian dari perjalanan regionalnya yang juga akan membawanya ke China. 

Awal pekan ini, Sherman mengunjungi Tokyo, di mana dia melakukan pembicaran trilateral dengan rekan-rekannya dari Jepang dan Korsel.

Selain itu, Dia juga melakukan pembicaraan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Korsel, Chung Eui Yong sebelum bertemu dengan Moon.

2. Apa saja yang dibahas Sherman dan Moon?

Bahas Aliansi Washington-Seoul, AS Kunjungi KorselWakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R. Sherman dan Presiden Korsel Moon Jae In di Cheong Wa Dae, Seoul (22/7/2021). (Instagram.com/thebluehouse_kr)

Dilansir dari laman resmi pemerintah AS, state.gov, Pertemuan tersebut untuk menegaskan kembali aliansi AS-Korsel sebagai kunci perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di Asia Timur Laut, kawasan Indo-Pasifik, dan sekitarnya.

Mereka (Sherman dan Moon) membahas kerja sama yang sedang berlangsung untuk memerangi pandemi COVID-19 dan mendukung ikatan perdagangan dan investasi yang kuat guna memajukan kemakmuran ekonomi bersama. 

Sherman dan Moon juga membahas pentingnya kerja sama untuk memerangi krisis iklim dan mempromosikan transparansi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum di kawasan dan di seluruh dunia.

Wamenlu AS Sherman dan Presiden Korsel Moon sepakat tentang pentingnya konsultasi untuk mengatasi masalah Republik Rakyat Demokratik Korea.

Baca Juga: 6 Jet Tempur T-50i Didatangkan Kemenhan dari Korea Selatan

3. Sherman juga bertemu dengan pejabat penting Korsel lainnya

Bahas Aliansi Washington-Seoul, AS Kunjungi KorselWakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R. Sherman hadiri '9th ROK-U.S. Vice Foreign Ministerial Strategic Dialogue' di Seoul. (Twitter.com/MOFAkr_eng)

Dilansir The Korea Herald, Sherman pada hari Kamis mengadakan pembicaraan dengan pejabat penting di Korsel, menggarisbawahi koordinasi yang erat antara sekutu untuk mendorong Korea Utara (Korut) kembali ke pembicaraan denuklirisasi yang terhenti.

Sherman juga bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Suh Hoon dan membahas cara untuk melanjutkan pembicaraan AS-Korut dan antar-Korea.

Pada sore hari, dia mengadakan pertemuan terpisah dengan Menteri Unifikasi Lee In Young dan Wakil Menteri Choi Young Joo. Selama sesinya dengan Lee, Sherman menyuarakan dukungan untuk dialog dan kerja sama antar-Korea, serta menambahkan bahwa peran kementerian penting untuk perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, menurut Kementerian Unifikasi.

Lee menekankan bahwa sekarang akan menjadi periode paling penting untuk terlibat secara diplomatik dengan Korut guna mencapai denuklirisasi Semenanjung Korea, menambahkan bahwa sekutu perlu melanjutkan upaya mereka untuk terlibat.

Kunjungan Sherman dilakukan ketika pemerintahan Biden berusaha untuk meningkatkan kerja sama tiga arah dengan sekutu-sekutu utamanya di Asia melawan meningkatnya ketegasan China dan Korut yang bersenjata nuklir.

Washington telah menyatakan bahwa mereka siap untuk bertemu dengan Pyongyang "kapan saja dan di mana saja tanpa prasyarat", tetapi Korut telah menolak tawaran diplomatik AS sejak Presiden Joe Biden menjabat.

Baca Juga: Tangkal Korut, Korea Selatan Bangun Iron Dome Senilai Rp37,5 Triliun

Rahmah N Photo Verified Writer Rahmah N

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya