Comscore Tracker

Otoritas New York Perluas Penyelidikan  Pajak Trump Organization

Otoritas New York selidiki penghapusan pajak Trump

Jakarta, IDN Times - Otoritas New York yang sedang melakukan penyelidikan terhadap Trump Organization, telah memperluas penyelidikan mereka dalam kasus penghapusan pajak senilai jutaan dolar ke dalam biaya konsultasi, kata beberapa sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut, sebagaimana dikutip dari CNN.

Trump Organization merupakan perusahaan yang dimiliki presiden Amerika Serikat (AS) saat ini, Donald Trump.

Sebelumnya, investigasi yang dilakukan jaksa agung New York fokus pada apakah Trump Organization atau Trump pribadi telah secara tidak tepat meningkatkan nilai aset tertentu, yang diduga melanggar undang-undang perpajakan atau melakukan pelanggaran lainnya terkait pinjaman yang pernah diajukannya.

Mereka telah mengidentifikasi setidaknya ada empat properti Trump yang sedang dalam pengawasan.

Baca Juga: Joe Biden Kecam Donald Trump yang Tolak Hasil Akhir Pilpres

1. Penyidik telah memanggil Trump Organization

Otoritas New York Perluas Penyelidikan  Pajak Trump OrganizationPresiden Amerika Serikat Donald Trump, Ibu Negara Melania Trump dan putra mereka Barron menuruni tangga pesawat Air Force One saat tiba di Pangkalan Udara Andrews usai liburan Thanksgiving, di Maryland, Amerika Serikat, pada 1 Desember 2019. ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas

Menurut laporan tersebut, penyidik di kantor kejaksaan distrik Manhattan dan kantor jaksa agung New York telah memanggil Trump Organization untuk mencari catatan terkait dengan biaya konsultasi yang dihapuskan.

Laporan Business Insider menyebutkan, sebagian biaya konsultasi yang dihapus diduga dibayarkan kepada putri Trump, Ivanka Trump, sebagaimana dilaporkan The New York Times (NYT) pada Kamis (19/11/2020).

Sebelumnya, NYT melakukan penyelidikan terhadap pengembalian pajak Presiden Trump dan menyebutkan Trump mengambil 26 juta dolar AS (Rp369,1 miliar) dalam penghapusan yang berasal dari biaya yang ia bayarkan kepada konsultan. Itu sudah termasuk biaya 747 ribu dolar AS yang menurut NYT cocok dengan pembayaran yang diungkapkan Ivanka beberapa tahun lalu.

2. Dugaan Ivanka Trump menerima dana

Otoritas New York Perluas Penyelidikan  Pajak Trump OrganizationIvanka Trump dan Menkeu AS Steven Mnuchin berdiri di dekat dinding yang menandakan gedung Kedutaan AS dipindah ke Yerusalem (ANTARA FOTO/Reuters)

Dalam laporannya, NYT menyebutkan tidak jelas siapa saja yang menerima dana dari penghapusan pajak tersebut. Namun, NYT menemukan bahwa Trump telah menghapus biaya sebesar 747.622 dolar AS dari proyek perkembangan di Hawaii dan Kanada.

Sementara, dalam dokumen yang terpisah, Ivanka Trump mendaftarkan dana senilai total yang sama dengan catatan bahwa ia menerima dana itu sebagai pembayaran dari perusahaan konsultan yang dia miliki bersama beberapa pihak lain. Dia mengajukan laporan keuangan itu pada 2017 ketika dia menjadi penasihat presiden.

The Times pertama kali melaporkan angka tersebut pada September lalu. Media itu menambahkan bahwa Ivanka adalah karyawan Trump Organization pada saat pembayaran konsultasi dilakukan. The Times menyatakan temuan itu menyiratkan bahwa Ivanka dibayar sebagai konsultan saat ia juga bekerja untuk perusahaan itu sebagai eksekutif.

3. Ivanka Trump sebut penyelidikan ini hanyalah buah dari kekejaman politik

Otoritas New York Perluas Penyelidikan  Pajak Trump OrganizationANTARA FOTO/REUTERS/Andreas Gebert

Berbeda halnya dengan perwakilan jaksa wilayah Manhattan, jaksa agung New York, dan Trump Organization yang menolak berkomentar, Ivanka justru secara tegas mengecam penyelidikan ini.

Dalam sebuah postingan di Twitter pada Kamis (19/1/2020) malam, Ivanka mengatakan penyelidikan ini hanyalah buah dari kekejaman politik.

“Ini pelecehan yang murni dan sederhana. ‘Penyelidikan’ oleh para demokrat NYC ini 100 persen dimotivasi oleh politik, publisitas, dan kemarahan. Mereka tahu betul bahwa tidak ada apa-apa di sini dan tidak ada manfaat pajak apa pun. Politisi ini kejam,” kicau dia.

Baca Juga: Luhut Temui Donald Trump di Gedung Putih, Ini yang Dibahas

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya