Comscore Tracker

[UPDATE] Kasus Corona Global Tembus 104 Juta, Dunia Gencar Vaksinasi

Ada sebanyak 104.367.983 kasus COVID-19 per hari ini

Jakarta, IDN Times –  Jumlah orang yang terinfeksi virus corona atau menderita COVID-19 secara global bertambah dan melampaui angka 104 juta kasus.

Menurut Worldometers, jumlah kasus COVID-19 per Rabu (3/2/2021) pukul 07:00 WIB ada sebanyak 104.367.983 kasus. Dari total itu, 2.261.904 orang telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok itu. Sementara total pasien yang berhasil sembuh adalah 76.219.529 orang.

Baca Juga: Dibantu Israel, Palestina Suntikkan 2 Ribu Vaksin COVID-19 ke Nakes

1. Sebanyak 99,6 persen pasien kasus aktif sakit dalam kondisi ringan

[UPDATE] Kasus Corona Global Tembus 104 Juta, Dunia Gencar VaksinasiSeorang pasien COVID-19 meletakkan kedua tangan di kepalanya (ANTARA FOTO/REUTERS/Baz Ratner)

Menurut pantauan IDN Times dari data situs yang sama, diketahui saat ini ada 25.881.068 kasus aktif COVID-19 di seluruh dunia. Dari total itu, 25.779.594 (99,6 persen) orang di antaranya sakit dalam kondisi ringan dan hanya 106.956 orang atau 0,4 persen yang dalam kondisi serius atau kritis.

Sementara itu, total kasus yang sudah ditutup atau closed cases ada sebanyak 78.486.915 kasus, dengan perincian 76.219.529 (97 persen) orang sembuh dan 2.261.904 (3 persen) meninggal dunia.

2. Lima negara dengan kasus terbanyak

[UPDATE] Kasus Corona Global Tembus 104 Juta, Dunia Gencar VaksinasiIlustrasi suasana pandemik covid-19 di El Salvador, Amerika (ANTARA FOTO/REUTERS/Jose Cabezas)

Amerika Serikat (AS) adalah negara yang memiliki jumlah kasus terbanyak, yaitu 27.020.674 kasus. Sementara total kematian akibat COVID-19 di AS mencapai 457.789 kematian. Total pasien sembuh saat ini ada sebanyak 16.745.879 orang.

Di belakang AS, negara selanjutnya yang memiliki kasus terbanyak adalah India yaitu dengan 10.778.206 kasus. Setelahnya ada Brasil (9.286.256 kasus), Rusia (3.884.730 kasus), dan Inggris (3.852.623 kasus).

Sementara itu Indonesia pada hari ini menduduki urutan ke-19 negara yang memiliki kasus COVID-19 terbanyak dengan 1.099.687 kasus. Dari total itu, sebanyak 30.581 orang meninggal dunia dan 896.530 sembuh. Dalam daftar tersebut dilaporkan ada 218 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah mengkonfirmasi infeksi COVID-19.

Baca Juga: 15.403 Nakes di Bandung Sudah Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Pertama 

3. Negara-negara dunia lakukan vaksinasi

[UPDATE] Kasus Corona Global Tembus 104 Juta, Dunia Gencar VaksinasiWarga lansia menunggu pembukaan pusat vaksinasi virus corona (COVID-19) di Nice, Prancis, Jumat (22/1/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Eric Gaillard)

Di tengah melonjaknya kasus harian, negara-negara yang terdampak semakin gencar melakukan pencegahan penyebaran dan juga vaksinasi terhadap warganya. Indonesia adalah salah satu negara yang telah melakukan vaksinasi COVID-19.

Indonesia telah melakukan vaksinasi menggunakan vaksin buatan Sinovac Life Sciences Co. Ltd sejak 13 Januari 2021, di mana Presiden Joko “Jokowi” Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang menerima vaksin COVID-19 buatan Sinovac, CoronaVac.

Pada Selasa kemarin, Indonesia juga baru menerima tambahan vaksin Sinovac. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo, atau yang akrab disapa Dubes Tommy, ada 11 juta dosis vaksin yang dikirim pada tahap keempat kemarin.

“Mohon ijin melaporkan, transit di Singapura pengiriman vaksin Sinovac 11 juta dosis pemesanan Biofarma Bandung dari Sinovac Life Sciences Co. Ltd. Beijing menuju Indonesia, menggunakan Singapore Airlines SQ 0801 pada 2 Februari 2021 pukul 00.10 WS, dan akan tiba di Indonesia pada 2 Feb 2021 pukul 09.30 WIB,” tulisnya dalam sebuah pesan singkat kepada IDN Times, Selasa.

Menurut Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi, vaksin yang diterima kemarin terdiri dari 10 juta dosis vaksin jadi dan 1 juta dosis vaksin setengah jadi.

“Hingga saat ini, total vaksin yang ada di tanah air kita sudah ada 28 juta. Jumlah vaksin dan calon vaksin yang akan kita berikan kepada masyarakat,” katanya dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.

Baca Juga: Inggris Tawari Indonesia Kolaborasi Melacak Varian Baru COVID-19

Topic:

  • Anata Siregar
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya