Comscore Tracker

Victoire Tomegah-Dogbe Terpilih Sebagai PM Perempuan Pertama Togo

Menggantikan Komi Selim Klassou yang mundur pada jumat lalu 

Lome, IDN Times –  Pada hari Senin (28/9), Presiden Togo Faure Gnassingbe menunjuk Victoire Tomegah-Dogbe sebagai Perdana Menteri Togo menggantikan Komi Selom Klassou yang mengundurkan diri pada hari Jumat (25/9), pekan lalu.

Terpilihnya Tomegah-Dogbe menjadikan ia perempuan pertama yang menjabat sebagai Perdana Menteri di negara itu.

Sebelumnya, wanita berusia 60 tahun itu menempati beberapa posisi selama 15 tahun kepemimpinan Presiden Faure Gnassingbe. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan dan juga kepala staf kantor presiden.

1. Pengunduran diri Komi Selim Klassou sebagai PM Togo 

Victoire Tomegah-Dogbe Terpilih Sebagai PM Perempuan Pertama TogoPM Togo terdahulu Komi Selim Klassou bersama PM Togo Terpilih Victoire Tomegah-Dogbe melakukan serah terima jabatan di kantor PM Togo, pada 28 September 2020. twitter.com/PrimatureTogo

Komi Selim Klassou menjabat sebagai Perdana Menteri Togo sejak tahun 2015. Pada hari Jumat (25/9) lalu, ia dan jajaran pemerintahnya resmi mengundurkan diri setelah 5 tahun mengabdi.

Dilansir dari Al Jazeera, pengunduran diri Klassou sudah diantisipasi sebagai bagian dari reshuffle mengingat masa pemerintahan baru tahun ini telah dimulai saat Pertahana Presiden Gnassingbe terpilih untuk keempat kalinya pada bulan Februari lalu. Disinyalir, adanya pandemik Covid-19 telah membuat Klassou menunda pengunduran dirinya demi mengatasi situasi penyebaran virus di negara itu.

Hingga saat ini, melansir dari data milik Africa CDC (Centres for Disease Control and Prevention), negara berpenduduk sekitar delapan juta orang itu telah tercatat memiliki kasus positif sebanyak 1743 dengan angka kematiaan mencapai 46 orang.

Mengutip dari laman akun Perdana Menteri Togo, Presiden Gnassingbe yang menerima pengunduran diri Klassou pada Jumat (25/9) memberikan selamat pada ia dan jajaran pemerintahnya atas hasil yang mengembirakan dari upaya ekonomi, politik ,dan sosial yang telah mereka lakukan di tengah krisis kesehatan yang sedang dihadapi oleh seluruh dunia.

2. Ditunjuknya Victoire Tomegah-Dogbe menggantikan Komi Selim Klassou 

Victoire Tomegah-Dogbe Terpilih Sebagai PM Perempuan Pertama TogoVictorie Tomegah-Dogbe dalam upacara pengangkatannya sebagai PM Togo, pada 28 September 2020. twitter.com/DogbeVictoire

Presiden Gnassingbe pada hari Senin (28/9) mengumumkan bahwa posisi Perdana Menteri yang ditinggalkan Klassou diisi oleh seorang perempuan, Victoire Tomegah-Dogbe. Tomegah-Dogbe tidak asing dalam pemerintahan Presiden Gnassingbe. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan.

Mengutip dari akun twitternya, Tomegah-Dogbe mengatakan bahwa ia bersyukur bisa dipercaya dan berterima kasih kepada Presiden Gnassingbe untuk pilihan bersejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai PM Togo.

Ia juga memberikan rasa hormatnya untuk pendahulu PM Klassou dan menunjukkan rasa bangganya pernah bekerjasama.

Tomegah-Dogbe juga menyatakan kesiapannya dalam melayani negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, demi menciptakan kemakmuran masyarakat Togo.

3. Sepak Terjang Victoire Tomegah-Dogbe 

Victoire Tomegah-Dogbe Terpilih Sebagai PM Perempuan Pertama TogoPresiden Togo Faure Gnassingbe menunjuk Victoire Tomegah-Dogbe sebagai Perdana Menteri Togo. Victoire Tomegah-Dogbe menjadi perempuan pertama yang dipilih sebagai PM Togo, pada 28 September 2020. twitter.com/PrimatureTogo

Lahir pada tahun 1959, Victoire Tomegah-Dogbe mengawali karir profesionalnya di sektor swasta setelah ia mendapatkan gelar master di bidang ekonomi dan manajemen, Universitas Benin atau sekarang dikenal dengan nama Universitas Lome.

Sebelum bergabung dengan pemerintahan Presiden Gnassingbe, Victoire Tomegah-Dogbe sejak tahun 1998, bekerja untuk UNDP (United Nations Development Programme). Ia kemudian dipanggil pertama kali oleh Presiden Gnassingbe pada tahun 2008 untuk menempati posisi sebagai Delegasi Kementerian Pembangunan dibawah Perdana Menteri Gilbert Houngbo.

Setahun kemudian, ia berkesempatan menjabat Kepala Staf Kantor Presiden dan setelah Presiden Gnassingbe kembali terpilih untuk kedua kalinya pada tahun 2010, Tomegah-Dogbe ditunjuk menjadi Menteri Pembangunan.

Ia mempertahankan posisi sebagai Menteri Pembangunan hingga pada hari Senin (28/9) Presiden Gnassingbe menunjuknya sebagai Perdana Menteri. Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Perdana Menteri dalam sejarah kepemimpinan di Togo.

Baca Juga: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Mundur

Revi Jeane Photo Verified Writer Revi Jeane

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya