Comscore Tracker

[UPDATE] 77,2 Ribu Orang di Dunia Kritis Akibat Terpapar COVID-19

Kasus COVID-19 secara global mencapai 242,7 juta orang

Jakarta, IDN Times - Kasus positif COVID-19 di dunia masih belum menurun dan terus menunjukkan tren meningkat. Berdasarkan data dari World O Meter, hingga Kamis (21/10/2021) pukul 07.00 WIB, ada 242.760.682 kasus positif COVID-19 secara global.

Dari jumlah itu, angka kematian akibat virus corona juga terus mengalami pertambahan hingga mencapai 4.936.783 kasus atau dua persen dari total kasus secara keseluruhan. Di sisi lain, kasus sembuh pun juga terus menunjukkan tren meningkat menjadi 220.038.957 orang.

Baca Juga: [UPDATE] COVID Masih Merajalela di AS, Dalam Sehari Ada 64.747 Kasus

1. Sebanyak 77,2 ribu orang masih berada dalam kondisi kritis akibat COVID-19

[UPDATE] 77,2 Ribu Orang di Dunia Kritis Akibat Terpapar COVID-19Ilustrasi pasien COVID-19 memenuhi IGD sebuah rumah sakit di Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)

Dari total 242,7 juta kasus positif COVID-19, sebanyak 17.784.942 di antaranya merupakan kasus aktif. Sementara itu, sebanyak 224.975.740 kasus COVID-19 dianggap selesai akibat kematian atau kesembuhan.

Sebanyak 99,6 persen atau 17.707.727 kasus aktif COVID-19 saat ini terpapar virus corona dengan gejala dan kondisi ringan. Sementara itu, 0,4 persen sisanya atau sebanyak 77.215 orang ada dalam kondisi serius atau kritis.

2. Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak

[UPDATE] 77,2 Ribu Orang di Dunia Kritis Akibat Terpapar COVID-19Perawat memakai pakaian pelindung di lokasi tes drive-thru COVID-19 di University of Washington's Northwest Outpatient Medical Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat, pada 17 Maret 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Brian Snyder

Adapun lima besar negara di dunia dengan total kasus positif COVID-19 terbanyak ditempati oleh Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Kerajaan Inggris, dan Rusia.

AS tetap menjadi negara dengan total kasus COVID-19 terbanyak, yakni 46.078.609 kasus. Kemudian India di tempat kedua dengan 34.126.682 kasus, lalu Brasil 21.680.489 kasus, Kerajaan Inggris 8.589.737 kasus, dan Rusia 8.094.825 kasus.

Di wilayah Asia, Turki menjadi negara kedua setelah India yang memiliki total kasus virus corona terbanyak, yakni 7.744.139 kasus.

Kemudian disusul Iran sebanyak 5.821.737 kasus, Indonesia 4.237.201 kasus, dan Filipina dengan total 2.735.369 kasus.

3. Tiga negara dengan penambahan kasus harian dan kematian paling tinggi

[UPDATE] 77,2 Ribu Orang di Dunia Kritis Akibat Terpapar COVID-19Seorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Joshua Roberts)

AS, Kerajaan Inggris, dan Rusia keluar menjadi tiga negara dengan penambahan kasus harian COVID-19 terbanyak. Masing-masing bertambah 76,2 ribu kasus, 49,1 ribu kasus, dan 34,07 ribu kasus.

Negeri Paman Sam juga menjadi negara dengan tingkat kematian harian tertinggi akibat COVID-19. Sementara Rusia dan Ukraina duduk di peringkat kedua serta ketiga sebagai negara dengan jumlah kematian harian tertinggi akibat COVID-19

Tercatat ada 1.967 orang meninggal akibat COVID-19 di AS dalam waktu sehari kemarin. Rusia mencatat adanya penambahan kematian baru akibat COVID-19 sebanyak 1.028 orang per Rabu, 20 Oktober 2021. Kemudian disusul Ukraina sebanyak 495 kematian.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI menggelar kampanye 5M untuk menyetop penyebaran virus corona, yakni menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir demi mencegah penularan virus tersebut.

Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, maka diharapkan dapat memutus mata rantai penularan COVID-19. Oleh karenanya, menjalankan gaya hidup 5M akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita.

Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: [LINIMASA-8] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya