Comscore Tracker

Seekor Harimau Malaya di Kebun Binatang AS Positif Tertular COVID-19

Diduga Nadia terinfeksi dari penjaga kebun binatang

Jakarta, IDN Times - Seekor harimau di Kebun Binatang Bronx, Amerika Serikat telah dinyatakan positif tertular virus corona. Stasiun berita BBC Senin, (6/4) melaporkan ini menjadi infeksi pertama terhadap harimau yang berada di Negeri Abang Sam. 

Harimau Malaya yang terinfeksi virus Sars-CoV-2 berjenis kelamin betina itu dinamai Nadia. Hewan mamalia tersebut, menurut laporan laman ABC News berusia empat tahun. Ia diketahui telah memiliki gejala-gejala terinfeksi virus corona seperti batuk kering usai pada bulan lalu sempat kontak dengan penjaga kebun binatang. Orang itu yang diduga telah mengidap COVID-19 namun tak menyadarinya dan menularkan ke hewan yang diasuhnya. 

"Ini merupakan kali pertama, kami tahu di mana pun di dunia ini seseorang bisa menularkan ke hewan dan hewan itu menjadi sakit," ungkap Kepala Dokter Hewan di Kebun Binatang Bronx, Paul Calle, kepada media. 

Lalu, bagaimana kondisi Nadia kini?

1. Gejala virus corona juga terlihat di tiga harimau dan tiga singa Afrika

Seekor Harimau Malaya di Kebun Binatang AS Positif Tertular COVID-19Seekor singa dan beruang berada di kebun binatang yang tutup, sementara petugas bonbin diimbau untuk tidak datang bekerja, dengan diberlakukannya jam malam untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19), di kota suci Najaf, Irak, Rabu (25/3/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Alaa al-Marjani)

Gejala virus corona rupanya tidak hanya dialami oleh Nadia, tetapi juga tiga harimau yang masih saudara dekat yakni kakaknya yang diberi nama Azul, dan dua harimau Amur turut menunjukkan gejala itu. Virus corona juga berada di tubuh tiga singa Afrika di kebun binatang itu. 

Namun, menurut pengurus kebun binatang Bronx, Wildlife Conservation Society (WCS), semua hewan mamalia itu dalam kondisi baik. Sebelumnya, untuk memastikan kondisinya, Nadia telah dites dan harus menjalani proses anestasi lebih dulu. Tujuannya, agar dokter hewan bisa mendapatkan sampel dari dia. 

Menurut pengurus kebun binatang, jenis tes COVID-19 yang diberikan ke hewan, berbeda dengan yang dijalani oleh manusia. 

Baca Juga: Takut Tertular Virus Corona, Anjing dan Kucing Dilempar dari Apartemen

2. Harimau dan singa di AS diduga tertular dari penjaga kebun binatang

Seekor Harimau Malaya di Kebun Binatang AS Positif Tertular COVID-19Nadia, harimau betina Melayu berumur 4 tahun di Kebun Binatang Bronx, yang menurut pihak kebun binatang teruji positif terinfeksi virus corona (COVID-19) muncul pada foto tanpa tanggal yang disediakan Kebun Binatang Bronx di New York. (ANTARA FOTO/WCS/Handout via REUTERS)

Nadia diyakini terinfeksi virus corona dari penjaga kebun binatang yang tidak menunjukkan gejala telah terpapar COVID-19. Hewan mamalia itu mulai menunjukkan gejala terjangkit virus corona pada (27/3). Sementara, Kebun Binatang Bronx sudah ditutup untuk publik sejak (16/3) lalu. 

Agar tidak menular ke penjaga lainnya, maka ketika bertugas, mereka akan mengenakan pakaian pelindung. Baju itu sudah dikenakan selama bertahun-tahun untuk penjaga hewan primata sebab, kemungkinan mereka tertular penyakit dari manusia lebih besar. Hal itu disebabkan, ikatan genetik hewan primata dekat dengan manusia. 

3. Dua ekor anjing di Hong Kong juga tertular virus corona dari majikannya

Seekor Harimau Malaya di Kebun Binatang AS Positif Tertular COVID-19Seorang wanita memakai masker pelindung sambil mendorong kereta bayi berisi anjing saat berjalan dekat jalan tempat sakura mekar, yang ditutup untuk menghindari penularan virus corona (COVID-19), di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji)

Virus Sars-CoV-2 merupakan jenis virus dari keluarga corona yang baru. Para pakar tengah berlomba-lomba memahami karakter virus tersebut, termasuk Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka memastikan sejauh ini belum ada bukti hewan peliharaan seperti anjing dapat menularkan virus corona ke majikannya. Sejauh ini, yang terbukti adalah virus dapat berpindah karena ditularkan antar manusia. 

Namun, dalam kasus di Hong Kong, justru seekor anjing dinyatakan positif tertular COVID-19 dari kontak fisik dengan majikannya seorang pasien COVID-19. Anjing berusia 17 tahun itu dinyatakan positif tertular virus corona dalam skala kecil pada Februari lalu. 

Anjing itu akhirnya sempat dikarantina di fasilitas hewan peliharaan dan jauh dari sang majikan. Usai sempat dinyatakan negatif virus corona, ia akhirnya mati pada pertengahan Maret lalu. Menurut analisa seorang dokter hewan di Hong Kong, anjing itu mati karena stress dan gelisah lantaran jauh dari keluarga serta majikannya. 

Tetapi, Hong Kong kemudian melaporkan ada anjing kedua pada (7/3) lalu yang positif terinfeksi virus corona juga dari majikannya yang pasien COVID-19. Anjing itu jenis German Sheperd dan berusia 2 tahun. 

Anjing itu akhirnya dikarantina bersama anjing lainnya berusia 4 tahun yang dipelihara bersama oleh sang majikan. 

https://www.youtube.com/embed/ULJO-6K4er4

Baca Juga: Hoaks Foto Virus Corona di Tangan, padahal Ukuran Virus Terlalu Kecil

Topic:

  • Riska Maulida Erizal
  • Santi Dewi
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya