Comscore Tracker

Pemerintah Korsel Dihujat Usai Sebut Idol K-Pop Terlihat "Identik"

Standar kecantikan idol K-Pop memang sulit diikuti..

Seoul, IDN Times - Pemerintah Korea Selatan dihujani protes dan hujatan oleh warga karena menyinggung tentang standar kecantikan para idol K-Pop. Ini terjadi setelah Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga mengeluarkan arahan baru terkait penampilan mereka di stasiun televisi.

Korea Times melaporkan dalam arahan yang dikeluarkan pada Sabtu (16/2) itu, kementerian menyebut idol-idol K-Pop terlihat "identik". Pemerintah pun menilai ini akan berdampak negatif terhadap masyarakat dan langkah untuk menghindari paham tentang standar kecantikan itu perlu segera dilakukan.

1. Pemerintah menilai para idol semuanya "kurus" dan "bergaya rambut sama"

Pemerintah Korsel Dihujat Usai Sebut Idol K-Pop Terlihat Identikinstagram.com/twicetagram

Salah satu cara bagi para idol untuk mempromosikan diri dan musik mereka adalah lewat tayangan-tayangan televisi. Mulai dari konser hingga variety show. Pemerintah sendiri melihat bahwa stasiun televisi sering menampilkan idol dengan bentuk fisik yang mirip dengan satu sama lain.

"Apakah para penyanyi di acara musik TV itu semuanya kembar? Mereka benar-benar tampak identik. Mayoritas adalah anggota grup idol. Sebagian besar kurus dan bergaya rambut serta riasan wajah yang mirip serta pakaian yang memamerkan tubuh-tubuh mereka," tulis pemerintah dalam arahan itu.

Baca Juga: Model China Tampil Alami dengan Kulit Berbintik, Netizen Tak Terima

2. Pemerintah ingin stasiun televisi membatasi penampilan jumlah idol yang tampak mirip

Pemerintah Korsel Dihujat Usai Sebut Idol K-Pop Terlihat Identikinstagram.com/twicetagram

Pemerintah pun mencantumkan di dalam arahan bahwa pihak stasiun televisi sebaiknya membatasi jumlah idol yang tampil. Caranya adalah dengan mengurangi jatah pemberian panggung bagi anggota grup K-Pop yang terlihat sama dari segi fisik dalam waktu bersamaan.

3. Pemerintah khawatir televisi mempromosikan standar kecantikan yang "sempit"

Pemerintah Korsel Dihujat Usai Sebut Idol K-Pop Terlihat Identikinstagram.com/wannaone.official

Ketika hanya satu tipe kecantikan yang secara terus-menerus dipromosikan lewat tayangan televisi tidak diatur, pemerintah khawatir masyarakat akan kian percaya bahwa hanya ada satu jenis standar penampilan ideal. Pemerintah berpendapat "masalah uniformitas di antara para penyanyi sudah serius".

Standar tersebut seperti berkulit putih mulus dan bertubuh kurus. Apalagi, menurut pemerintah, para idol cenderung menonjolkan keseksian tubuh mereka yang kemungkinan besar akan ditiru oleh para pemuja mereka di Korea Selatan. 

4. Kritikan pun dilayangkan kepada pemerintah karena mengurusi soal norma kecantikan

Pemerintah Korsel Dihujat Usai Sebut Idol K-Pop Terlihat Identikinstagram.com/officialastro

Langkah pemerintah Korea Selatan itu menuai protes. Salah satu anggota parlemen, Ha Tae-keung, mengatakan pemerintah tak ubahnya sedang mempromosikan "ide totalitarian dan tidak konstitusional". Melalui akun Facebook pribadinya, politisi dari partai minoritas di Korea Selatan itu menilai pemerintah sudah melangkah terlalu jauh.

"Kementerian Gender mengatakan idol-idol K-Pop seharusnya tidak tampil bersamaan di televisi hanya karena mereka semuanya kurus dan cantik dengan kulit pucat. Apa bedanya ini dengan represi terhadap panjang rambut serta rok selama pemerintahan diktator militer Chun Doo-hwan?" tulisnya.

Di masa itu, penyensoran terjadi di setiap lini kehidupan masyarakat Korea Selatan. Pemerintah mengontrol tayangan televisi apapun. Bahkan, penampilan masyarakat pun jadi bagian dari sesuatu yang harus diatur pemerintah.

Dilansir dari Channel News Asia, pemerintah pun akhirnya tunduk pada protes warga. Pada Selasa (20/2), pihak kementerian akhirnya mencabut arahan itu karena telah menyebabkan "kebingungan yang tidak perlu".

Pemerintah menjelaskan tidak ada maksud untuk mengontrol media dan hanya berusaha "mencegah media, yang punya pengaruh besar terhadap kehidupan warga, dari menyepelekan hak asasi manusia atau melakukan diskriminasi secara tidak sadar".

Baca Juga: Body Shaming Bukan Isu Baru, Ini 8 Idol KPop yang Pernah Jadi Korban

5. Standar kecantikan di Korea Selatan menuntut perempuan harus tampil sempurna

https://www.youtube.com/embed/Zq51xKG-hyU

Sementara itu, sudah bukan rahasia lagi bahwa operasi plastik sangat marak di Korea Selatan. Orang, terutama perempuan, diharapkan punya kulit putih pucat, mata lebar, dan bentuk badan yang seringkali sulit dicapai tanpa disentuh pisau bedah.

Beragam argumen baik yang pro maupun kontra bisa ditemukan ketika membahas topik ini. Bagi yang mendukung, operasi plastik dikatakan mampu membuat mereka lebih percaya diri.

Adapun kelompok-kelompok yang menolak didikte oleh standar kecantikan itu. Gerakan Escape the Corset muncul sebagai respons dari promosi ide-ide bahwa perempuan yang cantik harus memiliki penampilan tertentu.

Dikutip dari The Cut, mereka yang mengikuti gerakan itu membuang semua perlengkapan makeup, kecuali beberapa produk perawatan wajah dan bibir, kemudian merekam dan mengunggahnya di media sosial. Ada juga yang mengunggah video berisi rekaman wajah mereka sebelum dan sesudah menggunakan makeup.

Salah satu yang viral adalah Cha Ji-won dengan video di YouTube pribadinya. Ia mengatakan kepada The Guardian bahwa setelah memotong rambut dan menyingkirkan makeup, dia "merasa seperti terlahir kembali". Ia menambahkan,"Energi mental setiap orang itu terbatas setiap harinya, dan aku dulu menghabiskannya hanya untuk mengkhawatirkan soal jadi cantik."

Baca Juga: Di Korea Selatan, Balita pun Sudah Dikenalkan dengan Kosmetik

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya