Comscore Tracker

Qantas Airlines Larang Penumpang Pakai Sepatu Ini

Padahal sepatu ini nyaman, apalagi saat musim dingin.

Melbourne, IDN Times - Ketika musim dingin datang, mayoritas orang ingin berpakaian hangat dan nyaman. Seringkali mereka tak acuh terhadap penampilan selama apa yang dipakai bisa membuat mereka tak kedinginan. Salah satu sepatu yang menjadi favorit adalah ugg.

1. Maskapai Qantas menolak penumpang yang memakainya.

Qantas Airlines Larang Penumpang Pakai Sepatu IniElle.com

Seorang penyanyi bernama Joanne Catherall menulis di akun Twitter pribadinya bahwa Qantas Airlines melarangnya masuk ke lounge kelas bisnis mereka karena ia memakai sepatu ugg. Pada 14 Desember lalu ia menulis:

"Dilarang masuk ke lounge kelas bisnis @Qantas di @Melair Bandara Melbourne ternyata bot ugg (Australia) dianggap sebagai bagian dari perlengkapan tidur oleh perempuan yang bekerja di sana meski tak pernah ada masalah di lounge lainnya. Ia menyarankan aku untuk pergi ke salah satu toko dan membeli sepatu."

Baca Juga: Maskapai Ini Ancam Turunkan Penumpang Berpakaian Terbuka

2. Kebijakan itu berlaku di Australia.

Qantas Airlines Larang Penumpang Pakai Sepatu IniElle.com

Situs resmi Qantas Airlines mencantumkan aturan berpakaian kepada penumpang mereka yang ingin menunggu di lounge.

"Untuk memastikan pengalaman yang membuat nyaman ketika mengunjungi Klub dan Lounge Bisnis Qantas domestik di Adelaide, Brisbane, Canberra, Melbourne, Perth dan Sydney, kami meminta Anda untuk mengikuti kebijakan berpakaian kasual kami," tulis Qantas.

Bot ugg itu termasuk golongan yang dilarang dipakai oleh penumpang. Selain ugg, penumpang dilarang memakai sandal jepit, pakaian gym dari atasan hingga bawahan, hingga yang memperlihatkan gambar atau slogan yang menyinggung.

3. Ada kafe yang melarang pelanggan pakai sweatpants.

Qantas Airlines Larang Penumpang Pakai Sepatu IniInstagram Kylie Jenner

Kebijakan aneh lainnya juga diberlakukan oleh sebuah kafe di Stuttgart, Jerman. Kafe bernama Le Theatre tersebut memasang sebuah gambar yang menunjukkan sweatpants yang diberi tanda silang. Di atas gambar itu ada tulisan: "Kami katakan 'tidak' pada sweatpants."

Pengelola kafe Le Theatre sengaja menulisnya dalam bahasa Inggris sehingga muncul dugaan bahwa pengumuman tersebut secara khusus ditujukan kepada turis, salah satunya dari Amerika Serikat, yang terkenal suka memakai sweatpants.

Baca Juga: Meski Nyaman, Kafe di Jerman Larang Pengunjung Pakai Ini

Topic:

Berita Terkini Lainnya