Comscore Tracker

Jepang Sukses Uji Coba Mobil Terbang Berawak Pertama di Asia

Skydrive berharap mobil terbang bisa meluncur tahun 2023

Jakarta, IDN Times - Mimpi manusia untuk bisa memiliki teknologi mobil yang bisa terbang sebentar lagi terwujud. Perusahaan asal Jepang, Skydrive Inc pada 25 Agustus 2020 lalu berhasil melakukan uji coba mobil terbang yang diawaki oleh manusia. Uji coba untuk menerbangkan mobil yang diberi nama SD-03 itu, dilakukan di lapangan milik perusahaan Toyota, salah satu produsen mobil terbesar. 

"Kami sangat bergembira karena berhasil mencapai prestasi mobil terbang pertama yang diawaki oleh manusia, ketika Skydrive resmi dua tahun didirikan. Tujuan kami nantinya ingin menjual mobil terbang ini ke pasaran," ungkap CEO Skydrive, Tomohiro Fukuzawa yang dikutip dari situs resminya pada Kamis (3/9/2020). 

Ia berharap di masa mendatang mobil terbang bisa diakses dengan mudah dan digunakan sebagai salah satu alternatif kendaraan di udara.  "Selain itu, publik tetap bisa merasakan gaya hidup yang aman dan nyaman," tutur dia lagi. 

Lalu, kapan produk mobil terbang buatan Skydrive Inc dilepas ke pasaran?

1. Mobil terbang akan diluncurkan secara resmi pada 2023

Jepang Sukses Uji Coba Mobil Terbang Berawak Pertama di AsiaIlustrasi mobil terbang buatan Skydrive Inc (tangkapan layar YouTube)

SD-03 merupakan kendaraan terkecil yang bisa membawa orang terbang dan mendarat secara vertikal. Bila mobil itu diparkir, maka membutuhkan area seluas dua mobil yang tengah diparkir. 

"Mobil ini memiliki delapan motor untuk memastikan keselamatan dalam situasi darurat," demikian isi pernyataan tertulis dari Skydrive Inc. 

Sementara, direktur desain Skydrive Inc, Takumi Yamamot mengatakan ketika mendesain jenis alat transportasi baru seperti mobil terbang, ia memiliki kata "progresif" sebagai inspirasi. 

"Kami ingin kendaraan ini futuristik, kharismatik, dan diinginkan oleh semua calon pembeli di saat yang bersamaan kami menggabungkan dengan teknologi canggih buatan Skydrive Inc," ungkap Takumi dan dikutip dari stasiun berita CNN

Ia mengatakan Skydrive Inc akan terus mengembangkan teknologi mobil terbang agar lebih aman dan nyaman untuk diluncurkan pada tahun 2023 mendatang. 

https://www.youtube.com/embed/xA9ah0zf9MQ

Baca Juga: Elon Musk Berencana Kirim 1 Juta Orang ke Mars pada 2050

2. Skydrive Inc berharap mobil terbang bisa dijadikan kendaraan bagi warga umum

Jepang Sukses Uji Coba Mobil Terbang Berawak Pertama di AsiaIlustrasi mobil terbang (Tangkapan layar YouTube)

Skydrive Inc dalam keterangan tertulisnya juga berharap mobil terbang akan menjadi bagian kehidupan normal warga. Uji coba mereka tidak hanya menjadi sekedar komoditas. Oleh sebab itu, tes terbang akan terus dilakukan di masa mendatang dalam situasi berbeda untuk memastikan keamanan dan kenyamanan teknologinya. 

Kemungkinan besar uji coba selanjutnya akan dilakukan di luar lapangan Toyota. Kendati mereka sudah menargetkan akan melepas produk mobil terbang ke pasaran tahun 2023, namun Skydrive Inc belum menyebut nominal harganya. 

3. Uber sudah mengenalkan lebih dulu taksi udara ke publik di Amerika Serikat

Jepang Sukses Uji Coba Mobil Terbang Berawak Pertama di AsiaIlustrasi taksi terbang Uber dengan Hyundai Motor (Instagram.com/hyundai_worldwide)

Sementara, perusahaan teknologi transportasi Uber pada Januari 2020 lalu sudah mengenalkan ke publik di Amerika Serikat salah satu armada terbaru mereka yang bisa digunakan untuk terbang. Mobil terbang itu diwujudkan dengan menggandeng perusahaan produsen mobil Korea Selatan, Hyundai Motor. 

Prototipe mobil terbang buatan Hyundai Motor dikenalkan melalui acara Las Vegas Consumer Electronic Show (CES). Mobil terbang itu merupakan perwujudan dari mimpi Uber tahun 2016 yang diberi nama "Project Uber Elevate." Di dalam buku putih tersebut, Uber memprediksi kebutuhan transportasi udara akan meningkat pada tahun 2023 mendatang. 

Dikutip dari laman Euronews, target mereka semula mencari mitra untuk membuat mobil elektrik yang bisa terbang dan mendarat secara vertikal. Kini, Uber sudah mengungkap mitra yang mereka gandeng adalah Hyundai. 

Rencananya, taksi udara Uber sanggup memuat empat penumpang dan dengan kecepatan 200 mph. 

Baca Juga: Berebut ke Mars, Ini 5 Misi Eksplorasi Mars dari Berbagai Negara

Topic:

  • Santi Dewi
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya