Comscore Tracker

Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak, Jadi Pejabat ke-94 yang Dibunuh 

Ruben Diaz adalah pejabat ke-94 yang dibunuh di Meksiko

Jakarta, IDN Times - Tingkat pembunuhan di Meksiko semakin membuat publik merasa takut. Pada Rabu, 8 Juni 2022 lalu, Wali Kota wilayah Ciapas di bagian selatan Meksiko, Ruben de Jesus Valdez Diaz tewas dibunuh oleh orang tak dikenal. Ini menjadikan Diaz pejabat ke-94 yang dibunuh di Meksiko sejak tahun 2000 lalu. 

Dilansir dari The Canadian News, Diaz diserang ketika ia meninggalkan rumah dengan mengendarai mobil. Tiba-tiba seorang pria yang mengendarai sepeda motor mendekati mobil yang ditumpangi Diaz dan menembaknya. 

Jaksa di wilayah tersebut kemudian mengumumkan tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku pembunuhan tersebut. Pembunuhan itu terjadi dua pekan usai sebuah video viral di media sosial. Video itu menunjukkan sekelompok orang yang diduga pengedar narkoba berkeliling kota. 

Mengapa begitu banyak pejabat di Kota Meksiko yang tewas dibunuh orang?

1. 15 Wali Kota di Meksiko tewas dibunuh sejak 2018 lalu

Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak, Jadi Pejabat ke-94 yang Dibunuh ilustrasi Meksiko (unsplash.com/Nick Fewings)

Berdasarkan laporan Organized Crime and Corruption Reporting Project per Februari 2022 lalu, sebanyak 15 wali kota di Meksiko tewas terbunuh sejak 2018 lalu. Para pelaku pembunuhan diduga kuat merupakan jaringan kartel narkoba. 

Apalagi jaringan kartel narkoba terus berjuang agar bisa menguasai rute perdagangan narkoba dan kendali wilayah. "Impunitas menjadi aturannya (mengapa ini terus terjadi)," ungkap peneliti Perez Esparza dan Helden de Paz Mancera.

Keduanya melakukan penyelidikan tentang pembunuhan wali kota di Meksiko. Mereka mengidentifikasi ada dua alasan utama mengapa wali kota dibunuh. 

Pertama, adanya hubungan langsung atau tidak langsung antara wali kota dan kelompok kejahatan terorganisir. Kedua, dipicu kekerasan politik. Keberadaan wali kota sering kali dianggap menjadi penghalang bagi kelompok kepentingan tertentu. 

Di tengah 'epidemik' kekerasan ini, 11 wali kota Meksiko meluncurkan inisiatif terkoordinasi untuk memerangi kejahatan dan meningkatkan keamanan pada 10 Februari 2022 lalu. Mereka berencana memasang sistem pengawasan video yang luas untuk mendeteksi ketika geng melintasi perbatasan negara bagian. Sementara, otoritas di Kota Meksiko meluncurkan operasi gabungan untuk memberangus semua sel pelaku tindak kejahatan.

Baca Juga: Wali Kota di Michoacan, Meksiko Ditembak Mati Orang Tak Dikenal

2. Ruben de Jesus Valdez terpilih jadi wali kota pada 6 Juni 2021

Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak, Jadi Pejabat ke-94 yang Dibunuh Ilustrasi Tersangka Pembunuhan (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara, Valdez baru sebentar menjadi wali kota. Ia terpilih  menjadi wali kota pada 6 Juni 2021 lalu. 

Penembakan terhadap Valdez menambah daftar panjang tindak kejahatan serupa. Sebelumnya, Wali Kota Aguililla, juga tewas ditembak pada 11 Maret 2022 lalu oleh jaringan kartel narkoba.

3. 94 wali kota di Meksiko tewas dibunuh pada periode 2000 hingga 2022

Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak, Jadi Pejabat ke-94 yang Dibunuh Ilustrasi korban tewas, pembunuhan (IDN Times/ Mardya Shakti)

Sementara, berdasarkan data dari firma konsultan, Etellekt, sebanyak 94 wali kota di Meksiko sudah dibunuh pada periode 2000 hingga 2022. Berbeda dengan data OCCRP, sejak Desember 2018 lalu, sudah ada 17 wali kota yang tewas dibunuh. Saat itu Presiden Meksiko dijabat Andres Manuel Lopez Obrador.

Ketika Obrador menjabat presiden, angka tewasnya wali kota justru 21 persen lebih tinggi dibandingkan saat kursi presiden diduduki Enrique Peña Nieto. Ia menjabat sebagai presiden pada periode 2012-2018. 

Baca Juga: Lebih dari 100 Ribu Warga Meksiko Hilang Misterius Sejak 1964

Topic:

  • Rendra Saputra

Berita Terkini Lainnya