Comscore Tracker

5 Orang Tewas akibat Guncangan Gempa di Filipina

Lebih dari 100 orang terluka.

Jakarta, IDN Times - Gempa berkekuatan 7,0 M yang mengguncang Pulau Luzon, Filipina, menewaskan lima orang dan melukai lebih dari seratus orang.

Dilaporkan dua pekerja konstruksi di provinsi dekat Benguet yang terdampak gempa terjebak di reruntuhan bangunan dan ditemukan dalam keadaan meninggal.

Polisi mengatakan, seorang lansia di Suyo, Ilocos Sur menderita luka cukup parah setelah ia tertimbun tanah longsor saat berjalan.

Baca Juga: Ferdinand 'Bongbong' Marcos Resmi Jadi Presiden Filipina

1. Bongbong Marcos menjamin bantuan datang cepat

5 Orang Tewas akibat Guncangan Gempa di FilipinaBongbong Marcos (Instagram.com/bongbongmarcos)

Setelah mengetahui kondisi di Luzon, Presiden Filipina Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos Jr segera memerintahkan tim penyelamat untuk ke Pulau Luzon.

“Meskipun kami mendapat laporan yang menyedihkan tentang kerusakan yang disebabkan gempa, kami menjamin tanggapan cepat kepada mereka yang membutuhkan dan terkena dampak bencana ini,” kata Bongbong, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Begini Kondisi Filipina Usai Diterpa Gempa Magnitudo 7,1

2. Gempa menghancurkan situs bersejarah

Beberapa situs bersejarah dan tempat wisata tak luput dari dampak gempa yang cukup besar ini, salah satunya Katedral Vigan di Ilocos Sur. Dikutip dari CNN Phillipines, Katedral ini merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, yang ditetapkan pada 1999 silam.

Selain itu, Menara Lonceng Bantay di kota yang sama juga mengalami kerusakan. Foto dan video di media sosial menunjukkan sejumlah bagian dari menara berusia puluhan abad tersebut runtuh karena gempa.

Menara Bantay pertama kali dibangun pada 1591, yang konon berfungsi sebagai menara pengawas dan bagian pertahanan kota, untuk memperingatkan rakyat dari serangan musuh.

Baca Juga: Filipina Diguncang Gempa M 7,1

3. Gempa terkuat dalam beberapa tahun terakhir

5 Orang Tewas akibat Guncangan Gempa di FilipinaIlustrasi gempa (IDN Times/Arief Rahmat)

Filipina kerap diguncang gempa karena lokasinya yang berada di ‘Cincin Api’ Pasifik, tempat busur aktivitas seismik yang membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.

Gempa terasa sangat kuat di Bangued, ibu kota Provinsi Abra, serta Dolores. Selain itu, ibu kota Manila juga merasakan gempa tersebut. Bahkan, jalur kereta api di Manila sempat diberhentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan usai diguncang gempa.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya