Comscore Tracker

Menlu Wong: Australia Salah Satu Pendukung Pertama Kemerdekaan RI 

Menlu Australia ucapkan Hari Kemerdekaan RI

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan bahwa Australia merupakan salah satu pendukung pertama ketika Indonesia berjuang untuk mencapai kemerdekaannya.

“Kami sangat bangga bahwa hubungan erat yang telah terjalin sejak itu adalah karena hubungan bisnis, pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat kita,” tulis Wong di akun Twitter-nya, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga: Sejarah, Isi dan Perubahan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

1. Menlu Australia dan Dubes Australia ucapkan Hari Kemerdekaan RI

Dalam unggahan tersebut, Wong mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan kepada Menlu RI Retno Marsudi dan rakyat Indonesia.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams mengunggah video kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI di lingkungan Kedubes Australia di Jakarta.

Baca Juga: Bendera Merah Putih Dikibarkan di Perbatasan RI - Australia 

2. Staf Kedubes Australia di Jakarta merayakan HUT RI

Dalam video Williams berdurasi 43 detik tersebut, terlihat para staf kedubes memperingati HUT RI dengan pemotongan tumpeng, pertandingan tenis meja, menyanyikan lagu-lagu daerah, serta berbagai lomba khas 17-an.

“Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia,” tulis Williams di Twitter.

Baca Juga: Menlu RI-Australia Jadi Ketua Dialog Pemimpin Perempuan di Kawasan

3. Indonesia jadi negara pertama tujuan PM Antony Albanese

Menlu Wong: Australia Salah Satu Pendukung Pertama Kemerdekaan RI Presiden Jokowi ajak Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese naik sepeda bambu di Istana Kepresidenan Bogor (dok. Sekretaritat Presiden)

Perdana Menteri Australia yang baru, Anthony Albanese mengunjungi Indonesia pada 5-7 Juni 2022 lalu. Albanese bertemu dengan Presiden RI Joko “Jokowi” Widodo dalam kerangka Annual Leaders Meeting.

Indonesia menjadi tujuan pertama Albanese untuk kunjungan bilateral sejak dirinya dilantik pada 23 Mei 2022. Hal ini menunjukkan kemajuan dari Kemitraan Strategis Komprehensif yang dibentuk pada 2018 lalu.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya