Bahasa Indonesia Gencar Dipromosikan di Australia 

Memperkenalkan budaya Indonesia ke siswa Australia

Intinya Sih...

  • Atase KBRI Canberra dan Catholic Education South Australia perpanjang kerja sama pembelajaran Bahasa Indonesia
  • Perjanjian mencakup pertukaran budaya dan pemahaman antarbudaya

Jakarta, IDN Times - Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra dan Catholic Education South Australia (CESA) sepakat memperpanjang kerja sama tentang peningkatan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia.

Tak hanya soal Bahasa Indonesia, perjanjian ini juga mencakup kerja sama pertukaran budaya serta pemahaman antarbudaya.

Penandatanganan perpanjangan perjanjian dilakukan oleh Prof. Dr. Mukhamad Najib, Atase Pendidikan dan Kebudayaan dan Mark Corrigan, Acting Director CESA. Penandatanganan bertempat di Cardijn College, Galilee Campus, Adelaide, South Australia.

Baca Juga: Kasus Flu Burung Ditemukan di Peternakan Bebek Australia 

1. Komitmen RI promosikan budaya

Bahasa Indonesia Gencar Dipromosikan di Australia Penandatanganan perpanjangan MoU KBRI Canberra dan CESA. (dok. KJRI Sydney)

Konsul Jenderal RI untuk Sydney, Vedi Kurnia Buana, menyampaikan, pembaruan MoU ini menandakan komitmen bersama untuk mendukung pembelajaran bahasa serta promosi seni dan budaya Indonesia di sekolah-sekolah South Australia yang berada di bawah naungan CESA.

"MoU ini juga menjadi dasar bagi kerja sama pendidikan yang saling menguntungkan kedua belah pihak, baik melalui peluang belajar secara profesional, pendidikan dan kolaborasi secara daring, kemitraan antar sekolah, pertukaran kunjungan, maupun berbagai kegiatan lainnya,” kata Vedi, dalam keterangan KJRI Sydney, Sabtu (15/6/2024).

Baca Juga: Ecoton Serukan Tolak Sampah Impor dari Australia dan Jepang

2. Siswa Australia bisa kembangkan kemampuan bahasanya

Bahasa Indonesia Gencar Dipromosikan di Australia Ilustrasi Australia (unsplash.com/@danfreemanphoto)

Mark Corrigan, Acting Director CESA, mengatakan, dengan diperpanjangnya kolaborasi ini akan semakin memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pemahaman tentang bahasa, budaya, tradisi, dan kehidupan sehari-hari di Indonesia.

"Para murid akan merasakan dampak dari MoU yang ditandatangani hari ini, seperti pertukaran budaya dan bahasa melalui beberapa kegiatan yang diselenggarakan bersama di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan CESA,” ujarnya.

Baca Juga: Filipina Larang Impor Produk Unggas dari Australia karena Flu Burung

3. Diiringi tarian dan musik Indonesia

Bahasa Indonesia Gencar Dipromosikan di Australia Penandatanganan perpanjangan MoU KBRI Canberra dan CESA. (dok. KJRI Sydney)

Suasana acara penandatanganan berlangsung meriah. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Australia turut dinyanyikan dengan iringan permainan alat musik angklung yang dibawakan oleh Adelindo Angklung. Perwakilan dari komunitas masyarakat Indonesia juga turut ambil bagian dalam kemeriahan penandatanganan MoU.

Catholic Education South Australia (CESA) merupakan lembaga pendidikan yang menjadi induk 101 sekolah Katolik di South Australia dengan total murid 52.590 anak. Saat ini terdapat sekitar 3.300 murid sekolah di bawah naungan CESA yang mempelajari Bahasa Indonesia. Terdapat kenaikan dari semula 2.700 murid pada saat penandatanganan MoU Kerja Sama Pendidikan tahun 2022.

Baca Juga: GIK UGM Jalin Kolaborasi dengan Kedutaan Besar Australia

Topik:

  • Deti Mega Purnamasari

Berita Terkini Lainnya