Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat soal Rusia Serang RS di Ukraina

Roket Rusia hantam RS anak-anak di Kiev

Intinya Sih...

  • Rusia melancarkan serangan udara ke fasilitas sipil di Ukraina, termasuk rumah sakit anak-anak di Kiev.
  • China menyatakan keprihatinannya atas serangan tersebut namun tidak secara langsung mengecam Moskow.
  • Serangan rudal Rusia mengakibatkan 42 orang tewas dan lebih dari 170 lainnya terluka, termasuk pasien anak-anak yang menderita kanker.

Jakarta, IDN Times - Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat mengenai serangan udara Rusia ke sejumlah fasilitas sipil di Ukraina, yang salah satunya mengenai rumah sakit anak-anak di ibu kota Kiev, Senin lalu.

Dalam pertemuan darurat tersebut, Wakil Tetap Prancis untuk PBB Nicolas de Riviere menyebut aksi Rusia ke Ukraina kemarin menambah daftar kejahatan perang negara tersebut.

Dilansir DW, Rabu (10/7/2024), China juga menyatakan keprihatinannya atas serangan tersebut, tapi tidak secara langsung mengecam Moskow.

“Pertempuran di Ukraina ini meningkat dan terjadi serangan brutal dari waktu ke waktu yang memakan banyak korban. China sangat prihatin dengan hal ini,” kata Deputi Wakil Tetap China untuk PBB, Geng Shuang.

Baca Juga: Rusia: RS Anak di Ukraina Terkena Anti-Rudal Buatan Barat

1. Serangan Rusia disengaja kena ke bangunan sipil

Sementara itu, Kepala dari Badan Bantuan dan Pekerja Darurat PBB (OCHA) Joyce Msuya menegaskan, serangan yang mengenai rumah sakit anak-anak di Kiev adalah bagian dari pola sistemik yang sangat memprihatikan, serta merugikan layanan kesehatan dan infrastruktur sipil lainnya di seluruh Ukraina.

“Serangan yang disengaja terhadap rumah sakit yang dilindungi adalah kejahatan perang dan pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban,” ungkap dia.

2. Korban tewas bertambah jadi 42 orang

Serangan rudal Rusia menghantam sebagian rumah sakit anak-anak d Kiev, Ukraina serta sejumlah kota lainnya di Ukraina. Akibatnya, total 42 orang tewas dan lebih dari 170 lainnya terluka.

“Rusia melancarkan serangannya pada siang hari dengan menyasar kota-kota di seluruh Ukraina di jam sibuk. Serangan lainnya menyasar Dnipro, Kryvyi Rih, Slovyansk dan Kramatorsk,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Rumah sakit di Kiev yang diserang rudal Rusia merupakan pusat kesehatan anak-anak terbesar di Ukraina, termasuk melayani pasien anak-anak yang menderita kanker.

3. Lebih dari 600 pasien dievakuasi dari rumah sakit

Menteri Kesehatan Ukraina Viktor Liashko menegaskan bahwa tim penyelamat sudah mengevakuasi lebih dari 600 pasien dari rumah sakit tersebut.

“Lebih dari 100 orang juga sudah dipindahkan ke fasilitas kesehatan lainnya,” ucap dia.

Serangan Rusia kali ini dilaporkan menyasar kota-kota yang padat penduduk dan di siang hari, di mana para warga sedang beraktivitas.

Topik:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya