Comscore Tracker

Jadi Presidensi G20, Ini Harapan Indonesia ke Negara Berkembang

Indonesia mengundang negara-negara berkembang di G20

Jakarta, IDN Times - Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Hubungan Antarlembaga, Muhsin Syihab, mengatakan bahwa Indonesia mengutamakan kepentingan negara berkembang saat menjadi Presidensi G20.

"Kami mencoba menerapkan beberapa prinsip. Pertama, kami juga mengedepankan kepentingan negara berkembang dan negara maju. Untuk itu, Indonesia mengundang banyak negara maju untuk hadir," kata Muhsin dalam sesi panel dalam forum P20, di DPR RI, Rabu (5/10/2022).

1. Negara berkembang juga diharapkan bersuara

Jadi Presidensi G20, Ini Harapan Indonesia ke Negara BerkembangStaf Ahli Menlu RI Bidang Hubungan antarlembaga, Muhsin Syihab (youtube.com/TV Parlemen)

Dengan hadirnya negara-negara berkembang ini, mereka diharapkan bisa menyampaikan suara mereka melalui G20.

"Untuk mendorong semua pihak bekerja sama, seluruh dunia bekerja sama. Slogan G20, Recover Together, Recover Stronger, ini berarti bahwa kami menyadari ada masalah serius yang harus ditangani bersama dan kami percaya bahwa dunia bisa pulih lebih kuat," ucap Muhsin.

Baca Juga: Perhelatan G20 Berakhir Bulan Depan, RI Dapat 'Cuan' Berapa?

2. Tiga prioritas Indonesia di Presidensi G20

Jadi Presidensi G20, Ini Harapan Indonesia ke Negara BerkembangUpacara pembukaan G20 Indonesia (g20.org)

Muhsin juga memaparkan tiga prioritas Indonesia dalam memegang tongkat presidensi G20 tahun ini, salah satunya arsitektur kesehatan global mengingat dunia masih berjuang menghadapi pandemik COVID-19.

"Kami mengedepankan tiga prioritas di tahun ini yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi," tuturnya lagi.

Dunia, lanjutnya, sedang terus mencari solusi untuk keluar dari pandemik meski sejumlah pemimpin negara menyatakan pandemik bakal segera berakhir.

"Solusi ini tidak hanya untuk pandemik saat ini tetapi juga untuk menghadapi kemungkinan pandemik di depan," kata Muhsin.

3. Masalah siber harus didiskusikan terbuka dan transparan

Jadi Presidensi G20, Ini Harapan Indonesia ke Negara Berkembangunsplash.com/Markus Spiske

Muhsin lantas memaparkan prioritas Indonesia yang kedua dan ketiga di G20 yaitu transformasi digital dan transisi energi.

"Kita sudah mendengar banyak sekali kejahatan di dunia siber. Kita harus menyelesaikan masalah ini secara terbuka dan transparan," ungkapnya.

Untuk transisi energi, Muhsin menegaskan bahwa hal ini sangat penting bagi industrialisasi dan negara berkembang saat ini di tengah perkembangan arus geopolitik saat ini.

Baca Juga: Puan Bertemu Ketua DPR Inggris Jelang KTT P20, Sampaikan Belasungkawa

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya