Comscore Tracker

Malaysia Tunjuk Politikus UMNO Jadi Dubes Baru di Jakarta 

Tajuddin Abdul Rahman merupakan sosok kontroversial

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Malaysia menunjuk politisi Partai UMNO Datuk Seri Tajuddin Abdul Rahman sebagai Duta Besar baru untuk Indonesia. Menurut sumber Wisma Putra, Tajuddin mulai resmi bertugas di Jakarta pada bulan ini.

Namun, pemilihan ini banyak dikritik para pejabat dan diplomat Malaysia. Pasalnya, sosok Tajuddin disebut cukup kontroversial di Malaysia.

Baca Juga: Singapura Hukum Mati Pria Disabilitas Mental Asal Malaysia 

1. Tajuddin telah lama diperkirakan jadi dubes di Jakarta

Malaysia Tunjuk Politikus UMNO Jadi Dubes Baru di Jakarta Tajuddin Abdul Rahman (instagram.com/tajuddinabdulrahman)

Tajuddin sendiri telah mengonfirmasi penunjukkan tersebut kepada media Malaysia kini, Rabu (18/5/2022). Ia bakal menggantikan Zainal Abidin Bakar yang menjabat sejak 2018.

Dilansir dari The Star, Tajuddin merupakan anggota parlemen yang mewakili Pasir Salak. Ia juga pernah menemani Perdana Menteri Ismail Sabri Yakoob melakukan kunjungan ke Jakarta pada 2021 lalu.

Baca Juga: Ratusan Pengungsi Rohingya Kabur dari Tahanan Malaysia 

2. Tajuddin sosok kontroversial di Malaysia

Sejumlah pihak tampak menyayangkan pemilihan ini jatuh ke Tajuddin sebagai dubes di mana hubungan Malaysia dan Indonesia cukup dekat. Dia sempat viral di Malaysia karena pernyataan kontroversialnya soal tabrakan dua LRT.

Beberapa hari setelah pernyataan itu, ia dicopot dari jabatannya sebagai ketua Prasarana. Ia juga kerap dicela di media sosial oleh rakyat Malaysia karena dianggap sebagai sosok yang tidak peka dan kasar.

Baca Juga: Mahathir Akui Malaysia Ketinggalan dari Indonesia 

3. Sejumlah mantan diplomat menyayangkan penunjukkan Tajuddin

Malaysia Tunjuk Politikus UMNO Jadi Dubes Baru di Jakarta bendera Malaysia (wikimedia.org)

Sejumlah diplomat Malaysia menyayangkan ditunjuknya Tajuddin sebagai dubes di Jakarta. Bahkan beberapa menyebut Putrajaya menempatkan Indonesia dalam "posisi sulit".

"Tidak ada negara yang mendambakan orang seperti anggota parlemen Pasir Salak sebagai duta besarnya. Dia juga tak memiliki keterampilan yang memadai," ujar seorang pensiunan duta besar bernama Dennis Ignatius.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya