Comscore Tracker

Penembakan di New York Tewaskan 10 Orang, karena Isu Rasial 

Penembakan ini terjadi di Buffalo, New York, AS.

Jakarta, IDN Times - Setidaknya 10 orang tewas akibat penembakan di Buffalo, New York, Amerika Serikat (AS). Penembakan ini terjadi di sebuah supermarket.

Terduga penembak telah ditahan, dan FBI mengatakan sedang menyelidiki serangan di sebuah supermarket di negara bagian New York sebagai kejahatan rasial.

1. Polisi sudah tangkap pelaku

Penembakan di New York Tewaskan 10 Orang, karena Isu Rasial akuratnews.com

Polisi sudah berhasil menangkap pelaku sesaat setelah insiden penembakan ini terjadi. Laki-laki ini memasuki supermarket membawa senapan dan seketika melepaskan tembakan.

“10 orang dikonfirmasi tewas akibat penembakan di Buffalo,” kata polisi setempat, dikutip dari BBC, Minggu (15/5/2022).

Pelaku bernama Payton Gendron berusia 18 tahun ini langsung ditangkap di lokasi kejadian. Ia diyakini berkendara sejauh 200 mil untuk mencapai Buffalo demi melancarkan aksinya.

“Dia memiliki senjata cukup lengkap. Dia juga menyiarkan secara langsung apa yang ia lakukan,” lanjut polisi tersebut.

Baca Juga: Pelaku Penembakan di Stasiun New York Ditangkap 

2. Dilandasi isu rasial

Penembakan di New York Tewaskan 10 Orang, karena Isu Rasial Ilustrasi penembakan (IDN Times/Arief Rahmat)

Gendron dilaporkan sempat meneriakkan hinaan berbau rasial sebelum menembaki orang-orang di dalam supermarket. Ia juga kerap mengunggah sejumlah kalimat berbau rasis di media sosial.

Gendron sendiri berkulit putih dan Buffalo mayoritas ditinggali oleh warga kulit hitam. Polisi mengatakan, korban penembakan semuanya warga kulit hitam.

Selain 10 orang dikonfirmasi tewas, tiga orang lainnya diketahui terluka. Satu korban tewas merupakan pensiunan polisi yang bekerja sebagai keamanan di supermarket tersebut yang berusaha menembak pelaku.

3. KJRI New York imbau WNI waspada

Penembakan di New York Tewaskan 10 Orang, karena Isu Rasial ilustrasi penembakan (IDN Times/Mardya Shakti)

KJRI New York mengimbau agar WNI yang tinggal di Buffalo tetap tenang dan waspada ketika berada di tempat umum.

“WNI juga diimbau untuk terus mengikuti perkembangan media massa dan sumber dari pemerintah setempat,” demikian pernyataan dari KJRI New York.

Baca Juga: Pelaku Penembakan di Stasiun New York Ditangkap 

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya