Comscore Tracker

Selandia Baru Dukung Penuh Presidensi Indonesia di G20

Kepemimpinan Indonesia menghadapi tantangan

Jakarta, IDN Times - Selandia Baru mendukung penuh kepemimpinan Indonesia di G20. Menurut Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Burnett, ada keselarasan antara presidensi Indonesia di G20 dan Selandia Baru saat mengetuai APEC di 2021 lalu.

Namun, presidensi Indonesia di G20 tahun ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, sejumlah konflik muncul tahun ini, utamanya adalah konflik Rusia dan Ukraina yang berimbas pada pangan global.

Baca Juga: Selandia Baru Siap Sambut Turis Internasional di Akhir Juli 2022

1. Mendag Selandia Baru hadiri pertemuan Menlu G20

Selandia Baru Dukung Penuh Presidensi Indonesia di G20Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Burnett (IDN Times/Sonya Michaella)

Burnett mengatakan, Selandia Baru mengapresiasi undangan Indonesia untuk Menteri Perdagangan Selandia Baru. Burnett memastikan, Mendag Selandia Baru akan hadir.

“Kunjungan ini akan memberikan kesempatan bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan perdagangan bilateral,” kata Burnett, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

“Kami melihat banyak potensi dari kepemimpinan Indonesia di G20. Maka dari itu, kami sangat mendukung presidensi Indonesia di G20,” lanjutnya lagi.

2. Ada keselarasan antara presidensi RI dan Selandia Baru di APEC

Selandia Baru Dukung Penuh Presidensi Indonesia di G20upacara pembukaan G20 Indonesia (g20.org)

Selain itu, Burnett mengatakan, ada keselarasan antara presidensi Indonesia di G20 dengan rencana kerja Selandia Baru sebagai ketua APEC 2021.

“Ada keselarasan yakni komitmen untuk bekerja bersama secara inklusif berkelanjutan demi pemulihan ekonomi,” ucap Burnett lagi.

3. Selandia Baru jadi mitra yang konstruktif bagi Indonesia

Selandia Baru Dukung Penuh Presidensi Indonesia di G20instagram.com/jacindaardern

Burnett menegaskan, Selandia Baru selalu menjadi mitra yang konstruktif dan responsif bagi Indonesia.

“Kerja sama dalam transisi energi dan energi terbarukan juga terus berlanjut. Kemitraan yang berlangsung selama lebih dari 50 tahun ini, menjadi kemitraan yang penting saat ini dan ke depannya,” pungkas Burnett.

Baca Juga: Selandia Baru Larang Anak Muda Merokok

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya