Pembunuh Kucing Berkeliaran, 13 Ekor Tewas Dimutilasi

Hadiah Rp533 juta bagi yang menemukan pelaku

Olympia, IDN Times - Pembunuhan terhadap hewan peliharaan kucing telah menghantui wilayah Washington. Sekitar 13 kucing ditemukan mati dengan tubuh yang termutilasi. Tubuh para kucing itu ditemukan di tempat-tempat umum.

1. Ada dugaan pembunuhan beruntun dilakukan oleh satu orang

Pembunuh Kucing Berkeliaran, 13 Ekor Tewas Dimutilasipexels.com/Ghost Presenter

Otoritas di negara bagian Washington mengutarakan dugaan bahwa pelaku di balik kematian para kucing tersebut merupakan orang yang sama. Tidak ada indikasi bahwa mereka telah terbunuh oleh binatang liar.

Kasus ini telah muncul sejak bulan Februari lalu. Kucing yang ketiga belas ditemukan pada Kamis (30/08/2018) di Thurston County, dekat Olympia.

2. Disiapkan hadiah $36 ribu atau 533 juta bagi yang mengetahui pelaku

Pembunuh Kucing Berkeliaran, 13 Ekor Tewas Dimutilasiusatoday.com

Metode yang digunakan seperti menghilangkan tulang belakang kucing dan memisah-misahkan bagian tubuh mereka memberi indikasi bahwa pelakunya telah berpengalaman.

Dilansir dari New York Post dan USA Today (https://www.usatoday.com/story/news/nation-now/2018/08/30/serial-cat-killer-suspected-washington-least-13-cats-mutilated/1152132002/), otoritas setempat akan memberikan hadiah senilai $36 ribu atau sekitar 533 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan petunjuk mengenai pelaku tersebut.

Ahli forensik dan neuropsikolog, Kenneth Muscatel mengatakan bahwa seseorang dengan sengaja merencanakan pembunuhan.

"Ini hal yang mengganggu dan menakutkan, karena pertanyaannya bukan hanya apa yang terjadi pada hewan yang menjadi korban, yang sangat mengganggu, tetapi (juga) memastikan perilaku ini tidak meningkat. Mungkin, individu bukanlah individu yang sukses atau sangat terlibat dengan masyarakat dan ini adalah cara mencari perhatian," ujar Muscatel.

3. Beberapa kucing yang terbunuh

Pembunuh Kucing Berkeliaran, 13 Ekor Tewas Dimutilasiidahonews.com

Salah satu kucing yang terbunuh adalah Harley, kucing tuli yang telah berusia 20 tahun. Pemiliknya, Kathy Harrigan mengatakan bahwa kucingnya tidak suka berada di luar dan senang tinggal di halaman rumah.

Kucing lain, Ollie sepertinya mencoba melawan ketika sang pembunuh memotong tulang belakangnya. Dilakukan pengujian terhadap kukunya. Kucing bernama Tubby juga ditemukan tewas di dekat Olympia. Pelaku meninggalkan sarung tangan bedah di dekat tubuh Tubby.

Baca Juga: Desa di Selandia Baru Ini Berencana Larang Penduduknya Pelihara Kucing

Maya Photo Verified Writer Maya

A teen aspiring writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya