Comscore Tracker

15 Imam Asal RI Mendarat di UEA, Siap Pimpin Salat dan Berkhotbah

RI target kirim 200 imam pada akhir 2022

Jakarta, IDN Times – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi menyambut 15 imam asal Indonesia yang bertugas di masjid Uni Emirate Arab (UEA). Mereka adalah rombongan pertama dari 28 imam, yang dinyatakan lulus seleksi oleh Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf (Awqaf) pada Maret 2021 lalu di Jakarta.

Delapan imam lainnya akan berangkat pada pertengahan November. Sementara, tiga imam dinyatakan tidak lulus medical check up, satu orang mengundurkan diri, dan satu orang meninggal dunia.

Baca Juga: RI Bidik Investasi UEA di Berbagai Bidang dari Expo 2020 Dubai

1. Para imam diharapkan bisa belajar di UEA

15 Imam Asal RI Mendarat di UEA, Siap Pimpin Salat dan BerkhotbahPara imam asal Indonesia yang tiba di Uni Emirate Arab (Dok. IDN Times/Istimewa)

Duta Besar (Dubes) RI untuk UEA, Husin Bagis, menyebut pengiriman imam sebagai bukti kedekatan kedua negara.

“Alhamdulillah, kami senang program imam asal Indonesia terus berlanjut. Kerja sama pengiriman imam bukti kalau kedekatan kedua negara tidak hanya terfokus pada bidang ekonomi,” kata Husin, dikutip dari keterangan pers yang diterima IDN Times.

Husin berharap, pengiriman imam bisa menjadi sarana untuk saling belajar dan berbagi pengalaman antara kedua negara dalam mempromosikan pemahaman keislaman yang moderat.

Baca Juga: Investor UEA Bakal Bangun Wisata Halal di Aceh 

2. Diharapkan bisa berkontribusi pada perdamaian dunia

15 Imam Asal RI Mendarat di UEA, Siap Pimpin Salat dan BerkhotbahIlustrasi toleransi agama (IDN Times/Mardya Shakti)

Lebih jauh, Husin mencita-citakan para imam nantinya bisa berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.

“Para Imam asal Indonesia dapat belajar bagaimana Islam dijalankan di UEA dengan penuh toleransi dan berkontribusi pada penciptaan perdamaian di masyarakat, tanpa menimbulkan gesekan-gesekan. Saat nanti kembali ke Indonesia, mereka bisa menerapkan dan mempromosikan hal yang sama,” terang dia.

Baca Juga: RI dan UEA Mulai Negosiasi Perjanjian Dagang dan Investasi

3. Mencerminkan kedekatan RI-UEA

15 Imam Asal RI Mendarat di UEA, Siap Pimpin Salat dan Berkhotbah(Presiden Jokowi dengan Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ)) IDN Times/Teatrika Handiko Putri

KBRI Abu Dhabi bekerja sama dengan Kementerian Agama RI akan terus berkoordinasi dengan Awqaf UEA untuk menyelenggarakan seleksi berikutnya.

Pada Oktober 2021, Awqaf UEA telah melaksanakan seleksi calon imam di Jakarta. Dari 89 kandidat, telah terpilih 23 imam yang saat ini masih dalam proses penerbitan persetujuan dari otoritas terkait. Rencananya mereka akan segera diberangkatkan pada Desember 2021.

Program pengiriman imam asal Indonesia ke UEA merupakan implementasi dari kesepakatan Presiden RI dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Kedua pemimpin sepakat hingga akhir 2022, aka nada 200 imam asal Indonesia yang bertugas di UEA.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya