Comscore Tracker

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?

Australia disorot karena tidak masuk dalam daftar

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan membuka penerbangan internasional mulai 14 Oktober 2021 mendatang.

"Bandara Ngurah Rai Bali akan dibuka untuk Internasional pada tanggal 14 Oktober 2021. Selama memenuhi ketentuan persyaratan mengenai karantina, tes, dan kesiapan Satgas. Setiap penumpang kedatangan internasional harus mempunyai bukti booking hotel, karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri," ujar Luhut pada Senin (4/10/2021).

Sejumlah media asing menyoroti keputusan tersebut. Media apa saja dan perkara apa yang mereka soroti? Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Pariwisata Buka 14 Oktober, Ini Daftar Negara yang Bisa Masuk ke Bali

1. New York Times sebut rencana pembukaan Bali seperti Thailand yang membuka Phuket

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?IDN Times/Wayan Antara

Dalam artikel bertajuk Indonesia plans to allow foreign flights into Bali as early next week yang dirilis The New York Times pada Selasa (5/10/2021), dikatakan bahwa Bali dibuka untuk pelancong asing karena tidak mudah bagi pemerintah Indonesia untuk membuka seluruh daerah.

NY Times juga menggarisbawahi kewajiban karantina selama delapan hari di hotel dengan biaya mandiri. Kemudian, dengan mengutip keterangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, keputusan membuka Bali merupakan adaptasi dari kebijakan Thailand yang membuka Pulau Phuket.

Baca Juga: Syarat Terbaru Liburan di Bali yang Wajib Kamu Tahu

2. AP News sebut target awal dari pembukaan kembali Bali

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?IDN Times/Imam Rosidin

AP News juga menyoroti Bali yang dibuka kembali melalui artikel bertajuk Indonesia to reopen Bali to International flights Oct. 14.

Melalui artikel yang diterbitkan pada Senin (4/10/2021), AP News mengutip keterangan Sandiaga soal target awal dari pembukaan Bali, yaitu menarik kembai pelancong dan ekspatriat yang dulu sempat tinggal di Bali.  

Selain itu, keterangan Sandiaga soal menjaga keselamatan dan kesehatan warga Indonesia juga menjadi sorotan. Hal itu bisa dilakukan dengan langkah pemerintah yang sedang membuat daftar negara mana saja yang boleh memasuki Bali.
 

Baca Juga: Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka Lagi, Ini Pesan Erick Thohir

3. India.com soroti rencana pembukaan yang sempat gagal terealisasi

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?Pantai Uluwatu, Bali (IDN Times/Lia Hutasoit)

Sorotan juga datang dari india.com melalui artikel Travel Alert! Bali to Reopen Its Borders for International Travellers From October, yang dirilis pada 1 Oktober 2021.  

Apa yang berbeda dari dua media di atas adalah india.com menyoroti rencana pemerintah yang sempat tertunda untuk membuka Bali. Selain itu, india.com juga menjelaskan bahwa Bali dibuka karena keberhasilan Indonesia dalam menekan angka penularan COVID-19, demikian mengutip Luhut. 

4. Bloomberg sebut negara-negara yang diizinkan memasuki Indonesia

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?Foto hanya ilustrasi. IDN Times/Rehuel ​Willy Aditama

Bloomberg tak ketinggalan menyoroti melalui artikel Bali to Reopen Direct Flights From China, Japan, South Korea, yang diterbitkan pada Senin.

Sebagai kalimat pembuka, Bloomberg menyebut sejumlah negara yang diizinkan memasuki Indonesia dengan penerbangan langsung ke Bandara Ngurah Rai, seperti China, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

5. Japan Today soroti Australia yang tidak masuk dalam daftar

Sederet Media Asing Soroti Pembukaan Pariwisata Bali, Apa Kata Mereka?Pantai Kelan Jimbaran, Kuta Selatan (IDN Times/Ayu Afria)

Tidak ketinggalan japantoday.com yang ikut menyoroti dalam artikel Indonesia to reopen Bali to some international flights Oct 14, yang dirilis pada Selasa.

Apa yang menjadikannya berbeda adalah Japan Today menyebut bahwa Australia tidak termasuk dalam negara yang diizinkan memasuki Indonesia. Padahal, pelancong asal Negeri Kanguru tercatat sebagai wisatawan mancanegara terbanyak ke pulau tersebut.

Selain itu, Japan Today juga merincikan soal pelancong yang harus menunjukkan bukti pemesanan hotel di Bali selama delapan hari.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya