Comscore Tracker

TikTok Hapus 7,3 Juta Akun Pengguna di Bawah Umur

TikTok hendak membangun citra sebagai medsos yang transparan

Jakarta, IDN Times - TikTok melaporkan telah menghapus hampir 7,3 juta akun yang dimiliki oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun sepanjang kuartal pertama 2021. Jumlah akun yang dihapus kurang dari 1 persen dari pengguna aplikasi di seluruh dunia.

Dilansir dari BBC, kebijakan ini dimaksudkan untuk membuat aplikasi besutan ByteDance agar lebih aman bagi semua orang. TikTok merupakan aplikasi untuk membuat dan menyajikan sejumlah konten, namun anak di bawah umur tidak dianjurkan untuk mengunggah dan memainkannya.

1. TikTok ingin membangun citra sebagai platform yang transparan dan akuntabel

TikTok Hapus 7,3 Juta Akun Pengguna di Bawah UmurIlustrasi TikTok. IDN Times/Arief Rahmat

Ini adalah pertama kalinya platform yang dibuat di Tiongkok itu merilis laporan seperti itu. Mereka berharap detail tentang pengguna di bawah umur akan membangun citra TikTok sebagai aplikasi yang transparan dan akuntabel dalam keselamatan pengguna.

Dalam laporan, TikTok juga menyoroti langkah-langkah yang digunakan untuk melindungi remaja, seperti membatasi fitur pesan pribadi dan membatasi streaming langsung ke pengguna berusia 16 tahun.

TikTok juga menyinggung fitur terbarunya yang dirilis awal 2021, yaitu mereka yang berusia di bawah 16 tahun akunnya secara otomatis akan ter-setting private.

"Saat kami melihat ke depan, kami bertujuan untuk mengeksplorasi teknologi baru untuk membantu tantangan industri di seluruh usia, untuk membantu mengarahkan orang ke pengalaman TikTok yang sesuai dengan usia," kata Head of Trust and Safety TikTok di Inggris, Cormac Keenan. 

Baca Juga: Bos TikTok Pendiri ByteDance Tinggalkan Posisi CEO Menjelang Mega IPO

2. 61.951.327 video di TikTok dihapus karena melanggar aturan aplikasi

TikTok Hapus 7,3 Juta Akun Pengguna di Bawah UmurIDN Times/Izza Namira

Tidak hanya merilis berapa banyak akun yang dihapus karena batasan usia, TikTok juga merilis laporan dalam angka lainnya, yaitu:

  • 61.951.327 video dihapus karena melanggar aturan aplikasi, angkanya kurang dari 1 persen dari video yang diunggah ke platform.
  • 82 persen video dihapus sebelum dilihat, 91 dihapus sebelum pengguna melaporkannya, dan 93 persen dihapus setelah terunggah 24 jam.
  • 1.921.900 iklan ditolak karena melanggar kebijakan dan pedoman periklanan
  • Total 11.149.514 akun telah dihapus karena melanggar pedoman dan persyaratan layanan, termasuk 7.263.952 yang diyakini milik mereka yang berusia di bawah 13 tahun.

3. TikTok dituduh atas penyalahgunaan data anak-anak

TikTok Hapus 7,3 Juta Akun Pengguna di Bawah UmurIDN Times/Izza Namira

Menyusul laporan tersebut, kekhawatiran muncul terkait penyalahgunaan data dalam upaya TikTok memverifikasi usia pengguna.

Awal tahun ini, mantan komisaris anak-anak untuk Inggris Anne Longfield menuntut TikTok atas tuduhan mengumpulkan dan menggunakan data anak-anak. Tuduhan tersebut dibuat atas nama jutaan anak di Inggris dan Uni Eropa yang menggunakan platform media sosial.

"TikTok adalah platform media sosial yang sangat populer yang telah membantu anak-anak tetap berhubungan dengan teman-teman mereka selama tahun yang sangat sulit," kata Longfield.

Namun, Longfield percaya ada beberapa masalah besar seputar perlindungan data yang belum ditangani oleh TikTok. Dia mengatakan orang tua memiliki hak untuk mengetahui apa yang dilakukan dengan informasi anak-anak mereka.

TikTok membantah klaim tersebut dan menyatakan siap untuk “bertempur” di meja hukum.
 

Baca Juga: Lawan Pelecehan Seksual di Sekolah, Remaja Malaysia Viral di TikTok

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya