3 Seruan Mahathir Mohamad Dalam Apel Perdana dengan PNS Malaysia

Apel perdana sejak dilantik jadi PM Malaysia tanggal 11 Mei kemarin

Putrajaya, IDN Times - Pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif agar tercipta sistem checks and balances, menjadi tema utama yang disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia baru, Mahathir Mohamad, dalam apel pertamanya bersama para pegawai negeri negara tersebut, selain beberapa hal lainnya.

Dalam apel yang diselenggarakan di Pusat Pemerintahan Putrajaya hari ini (21/5/2018), PM Mahathir Mohamad juga meminta agar para pegawai negeri sipil tersebut bekerja keras mengembalikan rasa hormat negaranya, yang telah hilang beberapa tahun belakangan ini.

Para pegawai negeri ini sudah berkumpul sejak jam 7 pagi. Sementara PM Mahathir Mohamad tiba di tempat pertemuan sekitar jam 8.20 dalam pertemuan pertama PM Mahathir Mohamad, sejak diambil sumpahnya sebagai perdana menteri Malaysia ke-7 tanggal 11 Mei 2018 lalu.

1. Kembalikan kehormatan Malaysia dengan pemisahan kekuasaan yang jelas

3 Seruan Mahathir Mohamad Dalam Apel Perdana dengan PNS Malaysiatwitter.com/chedetofficial

Beberapa hal yang disampaikan oleh PM Mahathir Mohamad dalam pertemuan tersebut antara lain keinginannya untuk mengembalikan kehormatan Malaysia.

"Inilah perjuangan yang harus kita lalui untuk mengembalikan kehormatan Malaysia.

"Saya sangat kecewa karena pemerintahan Malaysia sempat menjadi yang terbaik di Persemakmuran dan mampu melaksanakan semua program dengan sukses.

"Namun tidak demikian halnya saat ini. Sebagai sebuah negara demokratis, harus ada pemisahan kekuasaan antara legislasi, yudikatif dan eksekutif," demikian tegasnya di hadapan para pegawai negeri.

2. Pemisahan kekuasaan untuk mencegah kolusi

3 Seruan Mahathir Mohamad Dalam Apel Perdana dengan PNS Malaysiatwitter.com/luqmanhriz

PM Mahathir Mohamad menghadiri pertemuan ini ditemani oleh istrinya Tun Dr Siti Hasmah Mohd Ali, Kepala Sekretaris Negara, Tan Sri Dr Ali Hamsa dan Dirjen Departemen Layanan Publik, Tan Sri Zainal Rahim Seman.

PM Mahathir Mohamad menegaskan bahwa kegagalan melakukan pemisahan kekuasaan ini akan berakibat buruk karena akan terjadinya kolusi di antara ketiga kekuasaan tersebut, demikian dilansir dari Channel News Asia.

"Jika tidak ada pemisahan kekuasaan dimana kekuasaan satu mengambil alih kekuasaan lainnya, maka tidak ada usaha untuk mengkritisi atau mengingatkan bahwa sudah terjadi sesuatu yang melanggar hukum negara ini," demikian ditambahkan oleh PM Mahathir Mohamad.

3. Pembentukan pemerintahan yang bersih dan seruan dukungan penuh kepada dirinya sepanjang berada di koridor hukum

3 Seruan Mahathir Mohamad Dalam Apel Perdana dengan PNS Malaysiatwitter.com/chedetofficial

Hal lain yang ditegaskan oleh PM Mahathir Mohamad adalah pembentukan sebuah pemerintahan yang bersih, dan akan memungkinkan Malaysia menghadapi semua tantangan di depan.

Untuk itu, PM Mahathir Mohamad menyerukan agar semua pegawai negeri memberikan dukungan sepenuhnya sepanjang tindakannya tidak menyimpang dari hukum negara.

Saat ini PM Mahathir Mohamad menegaskan bahwa dirinya masih mengumpulkan semua informasi yang menyeluruh, guna memutuskan apakah akan diadakan perubahan dalam struktur pemerintahannya - kalau perlu tanpa mengeluarkan biaya.

y d margalay Photo Verified Writer y d margalay

Happiness is a conscious choice, not an automatic response

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya