Comscore Tracker

[OPINI] Ada Apa denganmu Bali United?

Ini catatan Semeton Dewata, untukmu Bali United...

Bali United musim lalu menggemparkan sepak bola nasional. Mereka berhasil tampil apik dan menjadi tim paling produktif di liga 1. Kemenangan telak terutama di partai kandang membuat Serdadu Tridatu finish di urutan ke-2 klasemen saat itu, hanya kalah head to head dengan Bhayangkara FC, terlepas dari kontroversi selama liga 1 musim lalu.

Namun, musim ini, Bali United tidak menunjukkan tajamnya lini serang mereka seperti musim lalu. Performa Serdadu Tridatu dinilai menurun dibanding musim sebelumnya. Buktinya gagal menjuarai Piala Presiden. Gagal menjadi juara liga 1, Bali United berambisi untuk menjuarai turnamen bergengsi Piala Presiden 2018.

Ambisi Bali United terlihat dari lolosnya mereka ke babak final. Namun dari segi permainan, Bali United tampak menurun dibandingkan musim lalu. Mesin-mesin gol Bali tampak tidak mampu garang dalam mencetak gol.

Di final, Bali United harus tumbang 3 gol tanpa balas melawan Persija yang memang sangat garang dalam penyerangan semenjak didatangkannya Marco Simic dan Riko Simanjuntak.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Begitulah peribahasa yang cocok menggambarkan Bali United saat ini. Setelah gagal di Piala Presiden, Bali United diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di Piala AFC. Mengingat Indonesia baru merasakan kembali kompetisi antar klub setelah di sanksi FIFA.

Namun, Bali United justru membuat publik sepak bola Indonesia kecewa. Pasalnya, skuat asuhan Widodo C Putro harus menghakhiri perjuangan fase grup di juru kunci grup G, dengan mengumpulkan 5 poin, hasil dari 1 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah.

Banyak yang menyayangkan Bali United lebih fokus Piala Presiden daripada AFC. Sehingga tumbang dari Yanggon United di partai pertama.

Di Liga 1 musim ini, peforma Bali United juga menurun jika dibandingkan dengan tim lain yang mulai berbenah. Walaupun lima kali pertandingan tanpa kekalahan, namun pada pekan ke-6 dan 7, Bali United harus mengalami kekalahan beruntun di kandang PS Tira, dan dipermalukan Sriwijaya FC di kandang sendiri. Permasalahan penyerangan kembali menjadi sorotan.

Hasil minor tersebut membuat suporter Serdadu Tridatu gerah. Chant "Baliku bikin malu" berkumandang hingga tuntutan agar Sylvano Comvailus dan Marcos Flores agar kembali bergabung, mengingat kepergian kedua pemain ini dianggap membuat permainan Bali United menurun.

Bali United dituntut untuk segera berbenah. Dengan skuat saat ini, Serdadu Tridatu harus menunjukkan bahwa mereka layak untuk bersaing di papan atas Liga 1, atau mereka akan terpuruk dan degradasi.

I Putu Yoga Sadhu Photo Community Writer I Putu Yoga Sadhu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Community IDN Times

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You