Comscore Tracker

4 Masalah Kesehatan Ibu Hamil di Indonesia yang Kerap Terjadi

#DearFutureIndonesia utamakan kesehatan ibu hamil!

Peningkatan kualitas ibu hamil di Indonesia merupakan salah satu tujuan MDGs (Millenium Development Goals). Angka kematian ibu hamil masih tergolong tinggi di Indonesia karena masalah kesehatan yang tidak kunjung menemukan titik terang. Meski pemerintah memiliki banyak upaya untuk menekan angka kematian ibu hamil, tetapi sampai saat ini target yang ditentukan belum mampu dicapai.

Angka kematian ibu hamil di Indonesia yang tinggi selama tiga dekade terakhir masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ pemerintah yang harus segera diatasi. Faktor pemicu tingginya angka kematian ibu hamil di Indonesia di antaranya adalah kesehatan, lingkungan, gaya hidup, dan genetik.

Oleh karena itu, masalah kesehatan ibu hamil yang masih mengkhawatirkan membutuhkan perhatian pemerintah untuk mencapai tujuan MDGs (Millenium Development Goals) di masa mendatang.

Berikut ini beberapa masalah kesehatan ibu hamil yang masih rawan terjadi di Indonesia. Simak ulasannya di bawah ini!

1. Kurangnya pemahaman tentang kesehatan

4 Masalah Kesehatan Ibu Hamil di Indonesia yang Kerap Terjadiunsplash.com/@hush52

Data yang dilansir oleh SKKI (2013) menunjukkan bahwa Provinsi Papua memiliki rasio dokter umum per 100.000 penduduk yang rendah yaitu 22,2 dibandingkan rata-rata yaitu 33,3 per 100.000 penduduk. Hasil ini juga belum mencapai target yaitu 40 per 100.000 penduduk.

Namun, menariknya rasio bidan di per 100.000 penduduk di Papua justru telah mencapai target dan jauh di atas rata-rata rasio bidan di Indonesia. Papua memiliki rasio bidan sebesar 105,7 sedangkan rata-rata rasio bidan di Indonesia sebesar 55,1 dengan target 100 per penduduk.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Papua atau masyarakat yang tinggal di daerah pelosok seharusnya dapat menggunakan akses kesehatan untuk membantu proses persalinan.

Namun, masyarakat Papua atau masyarakat yang tinggal di daerah pelosok belum mampu menggunakan akses kesehatan dengan baik karena kurangnya pemahaman tentang kesehatan pada saat masa kehamilan.

Melalui kasus kesehatan ibu hamil di Papua, pemerintah diharapkan mampu memberikan jalan keluar untuk membantu masyarakat Papua lebih sadar akan kesehatan pada masa kehamilan.

Promosi pendidikan kesehatan khususnya untuk ibu hamil seharusnya penting untuk mencegah angka kematian ibu hamil yang tinggi dengan melakukan kunjungan dan memerhatikan kesehatan ibu dan anak pada saat masa kehamilan.

2. Kurangnya kesadaran tentang kebersihan

4 Masalah Kesehatan Ibu Hamil di Indonesia yang Kerap Terjadiunsplash.com/@mvdheuvel

Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih rendah untuk berperilaku hidup bersih, termasuk kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Faktor tersebut menjadi pemicu menurunnya kesehatan ibu hamil saat masa kehamilan. Masyarakat di daerah pelosok seringkali menganggap remeh masalah kebersihan.

Kekurangan pasokan air bersih seringkali membuat orang-orang yang tinggal di daerah terpencil atau pelosok menjadikan air sungai sebagai alat transportasi, kebutuhan sehari-hari, dan irigasi. Namun, saat ini sangat sulit menemukan air sungai yang bersih dan tidak tercemar.

Ibu hamil harus benar-benar memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Dalam keadaan hamil, sistem imun ibu menurun sehingga lebih mudah terkena penyakit.

Begitu pula dengan janin yang berada di dalam kandungan yang sistem imunnya belum berkembang dengan sempurna. Oleh karena itu, memperhatikan kebersihan saat hamil sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga: 5 Permasalahan yang Harus Segera Diselesaikan Pemerintahan Baru

3. Sarana dan prasarana yang tidak memadai

4 Masalah Kesehatan Ibu Hamil di Indonesia yang Kerap Terjadiunsplash.com/@iamsantiago

Permasalahan yang dialami ibu hamil rawan terjadi di daerah pelosok atau terpencil. Ibu hamil di perkotaan cenderung lebih paham tentang pentingnya melakukan persalinan di fasilitas kesehatan karena mudahnya sarana dan prasarana.

Sedangkan ibu hamil yang tinggal di daerah terpencil atau pelosok seringkali kesulitan untuk menjangkau fasilitas kesehatan. Padahal salah satu jalan untuk menyelamatkan ibu hamil adalah transportasi yang tersedia ke fasilitas rujukan untuk perawatan dalam keadaan darurat.

Kondisi geografis yang tidak mendukung seperti pesisir, pegunungan, dan dataran tinggi membuat transportasi belum mencakup sepenuhnya atau biaya transportasi yang mahal menjadi penghambat untuk ibu hamil melakukan pemeriksaan secara rutin ke fasilitas kesehatan. Hal ini membuat ibu hamil menjadi tidak dapat menggunakan fasilitas kesehatan karena kurangnya sarana dan prasarana.

Tidak hanya itu, kurangnya sarana dan prasarana juga berdampak pada tenaga kesehatan yang kesulitan menjangkau atau melakukan kunjungan ibu hamil yang membutuhkan perawatan khusus sehingga beberapa kemungkinan yang membahayakan ibu hamil bisa saja terjadi.

Oleh karena itu, pemerintah seharusnya juga memerhatikan sarana dan prasarana untuk memudahkan ibu hamil di seluruh Indonesia menjangkau fasilitas kesehatan.

4. Kebutuhan ibu hamil yang belum terpenuhi

4 Masalah Kesehatan Ibu Hamil di Indonesia yang Kerap Terjadiunsplash.com/@choisyeon

Meskipun tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, dan air bersih sudah terpenuhi, tetapi kebutuhan untuk ibu hamil belum sepenuhnya terpenuhi. Di zaman yang semakin modern ini, akses koneksi internet sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan ibu hamil sebelum dan setelah melahirkan.

Masyarakat di perkotaan cenderung mencari beberapa pengetahuan dengan berselancar di internet. Hal ini memudahkan ibu hamil untuk mencari tahu beberapa informasi tentang kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil di seluruh Indonesia yang tidak hanya tinggal di perkotaan membutuhkan koneksi internet yang lancar dan dapat dijangkau hingga ke pelosok negeri.

Maka dari itu, sudah hadir produk dari SMARTFREN yang pastinya jadi solusi tepat ibu-ibu hamil di seluruh Indonesia mendapatkan #Super4GKuota. Kamu bisa cek langsung di website www.smartfren.com. Penulis memahami jika kebutuhan ibu-ibu hamil di seluruh Indonesia juga ingin bersama-sama berbagi ilmu sambil #KuotakanSuaramu untuk #DearFutureIndonesia agar ibu-ibu hamil di seluruh Indonesia dapat mengetahui informasi tentang kehamilan dengan mudah.

Itulah beberapa masalah-masalah kesehatan ibu hamil di Indonesia yang kerap dialami yang membutuhkan perhatian pemerintah ke depannya untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

Baca Juga: Tuangkan Harapanmu untuk Indonesia dan Menangkan Macbook Air!

Anis Photo Community Writer Anis

من صبر ظفر

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

JADWAL SALAT & IMSAK

27
MEI
2019
22 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

Just For You