Comscore Tracker

[Opini] Mampukah Generasi Millennial Memimpin Bangsa Ke Depan?

Kaum millennial jangan sampai kebablasan!

Akhir-akhir ini banyak informasi yang kita dapatkan dari media yang membuat hati sesak, ngilu, dan rasa-rasanya sangat prihatin dengan negeri ini. Pada saat kita mendengar nama Zumi Zola yang merupakan anak muda bangsa yang harusnya menjadi panutan bagi kaum millennial seangkatannya, justru terjerat kasus gratifikasi yang membuat tombak negeri yang kita bangga-banggakan selama ini sudah runtuh dan terkoyak.

Apa yang bisa kita banggakan dari anak-anak muda yang memiliki bakat memimpin negeri namun tidak mampu memimpin nafsunya sendiri?

Keluar dari kasus Zumi Zola, kita justru sekarang sedang dihadapkan pada kasus yang lebih mengerikan dan mengoyak batin siapapun yang mendengarnya. Adalah Haringga Sirila yang membuat kita menangis dan prihatin sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa dan merenggut nyawanya pada saat ingin menonton pertandingan sepakbola.

Ada pertanyaan besar yang timbul dalam benak penulis ketika mendengar, membaca, dan menonton video amatirnya saat terjadi penggoroyokan terhadap Alm Haringga Sirla. Pertanyaan itu tergiang-giang terus di dalam pikiran sampai-sampai saya tidak mampu menahannya untuk tidak menulis disini. Pertanyaan itu adalah, "Zaman apakah ini?"

Zaman batukah? zaman zionis kah? atau zaman fanatisme? Begitu beratnya hati untuk melupakan tindakan anarkis yang tergolong tidak manusiawi tersebut. Karena menurut paham saya, dulu manusia akan membunuh orang lain hanya ketika dirinya merasa terancam nyawa atau harta. Tapi sekarang, manusia dapat dengan mudah membunuh sesamanya dengan alasan yang tidak masuk akal. Hanya karena dia suporter tim lawan yang terciduk menonton di lapangan bola? Hanya karena itukah?

Rasa-rasanya sekarang membunuh manusia seperti membunuh nyamuk saja!

Melihat berbagai peristiwa yang sangat memilukan tersebut. Rata-rata kasusnya justru menjerat anak-anak muda bangsa kita. Pemuda-pemuda yang menjadi tiang untuk kepemimpinan bangsa ke depan. Jika ceritanya seperti ini, masih adakah kaum millennial yang tersisa untuk kita amanahkah tanggung tanggung atas negeri?

Kaum millennial yang saat ini mengalami krisis moral yang sangat mengkhawatirkan. Dari mulai anak muda yang duduk di kursi-kursi tinggi dalam pemerintahan, mampu anak-anak muda biasa yang tersebar dari seluruh negeri, masih adakah yang tersisa untuk kita banggakan?

Tentu saja ada. Dan tentu saja kaum millennial akan mengalami seleksi kepantasannya memimpin negeri ini di masa depan. Terlepas dari banyaknya informasi, berita, dan kejadian tidak mengenakkan yang menimpa kaum millennial, kita harus tetap berpikir positif dan sama-sama bekerja keras untuk memulai perubahan kecil.

Tidak perlu bersusah payah ingin mengubah negeri ini dengan banyak hal, cukup dengan mengubah diri sendiri menjadi pribadi yang lebih beradab dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral serta agama yang ada. Bukankah dalam hidup ini selalu ada aturan? Maka patuhi aturan yang ada dengan menyertai hati nurani kita sebagai manusia.

Jangan sampai kaum millennial kebablasan dengan cara-cara yang tidak manusiawi dan merusak diri sendiri dan orang lain. Masing-masing dari kita memegang tanggung jawab atas karunia negeri yang indah ini. Masih ingin kan melihat negeri aman, damai, dan rakyatnya bahagia untuk sepuluh tahun ke depan? Maka persiapkan dirimu untuk menjadi pemimpin negeri yang beretika dan bermoral.

Baca Juga: [Opini] Pendidikan Karakter Apakah Hanya Sekadar Hitam di Atas Putih?

Yenny Anggrainy Photo Community Writer Yenny Anggrainy

Penulis dan calon pengusaha

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You