Comscore Tracker

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?

Pesan dan harapan dariku untuk kamu sahabat seperjuanganku di masa depan...

Artikel finalis kompetisi menulis #WorthyStory IDNtimes.com


 

Dalam perjalanan sejarah, keberadaan negara Indonesia tidak lepas dari peran pemuda yang turut andil dalam memajukan bangsa ini. Sumpah pemuda yang dilaksanakan tangagal 28 Oktober 1928, menjadi salah satu bukti nyatanya. Kekuatan sebuah bangsa memang terletak di tangan generasi muda, yang akan menjadi agen pembawa perubahan di masa depan.

Dulu kita sempat disebut-sebut sebagai “Macan Asia”, negara yang kuat, besar, dan makmur. Namun, itu semua tinggal kenangan, bahkan generasi ‘00 menganggap itu hanya dongeng belaka.

Kamu tidak malu? Kamu tidak rindu sebutan itu kita rebut kembali ? Apa kamu betah mendengar Indonesia hanya sebagai negara berkembang terus-menerus, padahal kita tahu potensi yang dimiliki besar sekali.

Untukmu, sahabatku, maukah kau berjuang bersama-sama denganku meraih kembali masa depan yang cerah bagi bangsa ini ?

Masihkah kau ingat nilai luhur budayamu?

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?Sumber Gambar: en.wikipedia.org

Era globalisasi memang membuka wawasan dan pengetahuanmu. Akan tetapi apakah kamu sadar, sedikit demi sedikit nilai luhur budaya Indonesia mulai luntur. Bahkan banyak anak muda yang sudah tidak mau tahu tentang nilai-nilai tersebut. Rasa memiliki dan bangga akan Indonesia pun berkurang.

Sudah saatnya kita mengangkat kembali nilai-nilai luhur bangsa ini yang mulai pudar. Nilai tersebut seharusnya kita jadikan sebagai ciri khas yang menjadikan Indonesia unik di mata dunia. Ini waktunya kita untuk mengangkat budaya kita, bukan malah malu mengakuinya.

Hentikan Sifat Konsumtif, Let’s be entrepreneur

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?Sumber Gambar: careergirldaily.com

Tingginya angka usia produktif Indonesia di tahun 2030 diprediksi akan meningkatkan angka perekonomi nasional. Sayangnya, kondisi yang terjadi justru anak-anak muda dijadikan sebagai target pasar yang menggiurkan oleh produsen luar. Mereka menghabiskan waktunya untuk “nongkrong” di café, mall ataupun stay on di dunia maya setiap hari.

Padahal, sebagai agen perubahan, sudah saatnya kita menggunakan waktu untuk hal-hal yang bersifat produktif. Salah satunya adalah menjadi entrepreneur muda yang menghasilkan uang sendiri di waktu dini. Secara gak langsung, kamu turut mendukung perkembangan ekonomi nasional.

Masih anti dengan negara luar?

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?Sumber Gambar: uwosh.edu

Berjiwa nasionalis bukan berarti melarang kamu untuk berkunjung ke negara-negara lain. Justru ini menjadi kesempatan emas buat kamu mengembangkan skill dan kompetensimu. Kamu akan memiliki wawasan dan pengetahuan lebih, serta relasi global.

Namun, jangan lupa, kamu harus kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Jadikan pengalamanmu di luar negeri sebagai pemantik untuk mengembangkan dan memajukan negeri tercinta ini. Tingkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing dan jangan takut menjalin relasi antarnegara.

Ciptakan Teknologi Hemat Energi 

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?Sumber Gambar: otomotifspesifikasi.ga

Kebanyakan energi yang kita gunakan adalah energi tak terbaharukan yang keberadaannya semakin menipis. Indonesia butuh anak-anak muda kreatif, inovatif, dan solutif di masa depan untuk mengembangkan teknologi-teknologi canggih yang hemat energi, seperti di Amerika dan Eropa. 

Kamu jangan malas belajar dan upgrade pengetahuanmu tentang teknologi, ya. Yang lain udah ciptakan eco- friendly technology based on bio, kita kapan ? Yuk, direalisasikan. Sedih kan kalau Indonesia disebut sebagai negara yang “tertinggal”.

Majukan Sektor Pertanian

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?sumber Gambar: mig.me

Apa kabar pertanian kita? Dulu Indonesia disebut negara Agraris, sekarang kok kabarnya impor melulu ya? Mengapa kita tidak mencoba untuk mulai beralih pada Vertical Farming, metode pertanian modern secara vertikal yang dapat diterapkan di perkotaan. Hilangkan mindset kalau pertanian itu identik dengan kotor, buruk, dan tidak memiliki prospek.

Buktinya, Jepang, negara maju terbesar di Asia sukses dengan pertanian modernnya. Gimana mau survive di masa depan, kalau ketahanan pangan saja masih belum terjamin.

Itu pesan dan harapan dariku untuk kamu sahabat seperjuanganku di masa depan. Aku ingin Indonesia merebut kembali julukan “Macan Asia”nya, bahkan menjadi negara yang berpengaruh di dunia.

Jika kita saling memikirkan ego masing-masing, maka kita membiarkan negara kita dijajah untuk kedua kalinya. Namun, aku yakin, semangat perubahan kaum muda, kamu-aku, kita, pasti bisa merebut kembali kejayaan yang dulu.

 

#WorthyStory

Dariku untukmu Sahabatku, Maukah Berjuang Bersama untuk Masa Depan Indonesia?Sumber gambar: idntimes.com

Topic:

Berita Terkini Lainnya