Comscore Tracker

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!

Ternyata sifat mereka berhubungan dengan bentuk badan

Dalam klasifikasi ordo biologi, manusia ternyata sangat dekat dengan golongan primata dan itu membuat kita sedikit banyak masih bersaudara dengan monyet. Bahkan teori evolusi yang dikemukakan Charles Darwin menyebutkan bahwa manusia zaman sekarang merupakan hasil evolusi kera kuno.

Walaupun terdapat teori yang menjelaskan mengapa kita sebenarnya sangat dekat dengan monyet, faktanya kita cukup asing dengan kehidupan mereka. Sebagai contoh, apakah kamu mengerti mengapa lebih banyak monyet yang hidup di pohon ketimbang di tanah?

Para pakar banyak melakukan penelitian seputar kehidupan kera dan monyet dan menemukan beberapa fakta unik terkait mengapa monyet dan kera berhubungan erat dengan pepohonan. Berikut ini fakta-fakta unik terkait mereka dan penjelasannya.

1. Evolusi membuat banyak monyet makan daun dan buah

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi monyet makan pisang (unsplash.com/Audronė Locaitytė)

Berbicara tentang makhluk hidup, maka mau tak mau kita harus berbicara tentang evolusi. Faktanya evolusi banyak mengubah bentuk tubuh monyet hingga sedemikian rupa dan salah satu perubahan itu tampak pada sistem pencernaan mereka. Demi bertahan hidup, banyak jenis monyet berakhir menjadi pemakan tumbuh-tumbuhan dan buah.

Berdasarkan buku Pustaka Alam-Life, monyet yang memakan daun dan buah termasuk dalam golongan Kolobus dan lutung. Ciri khas dari golongan monyet ini adalah memiliki perut yang besar. Ciri khas tersebut terjadi karena permasalahan nutrisi yang terdapat pada daun, bahwa daun tidak memiliki banyak kandungan, sehingga para monyet tersebut harus memakan begitu banyak daun.

Saat kenyang, lambung monyet yang dalam golongan kolobus dan lutung itu bisa membesar hingga seperempat tubuh mereka. Akibat hal tersebut, para pengamat hewan sering kali kebingungan membedakan mana betina yang sedang mengandung dan mana betina yang sudah makan kenyang.

2. Mereka yang tinggal di pepohonan memiliki ciri khas tubuh yang ramping

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi monyet di pohon (unsplash.com/Inès d'Anselme)

Tentu saja jika berbicara tentang memakan daun, kehidupan para monyet menjadi tidak bisa dipisahkan dari pepohonan. Demi bisa memperoleh dedaunan dan buah-buahan tersebut, banyak monyet mengalami perubahan bentuk tubuh menjadi lebih ramping dan ringan. Tak hanya itu, seringnya tubuh monyet pepohonan tampak panjang pada lengan dan tungkainya, mengingat mereka bergerak di pepohonan dengan menggunakan organ tersebut.

Bayaran dari bentuk tubuh yang ringan terdapat sifat monyet-monyet tersebut. Jika diperhatikan, monyet kolobus dan lutung punya watak penakut dan akan menanggapi bahaya dengan melarikan atau menyembunyikan diri ketimbang menyerang balik. Sebaliknya, secara kecepatan mereka sangat lincah sehingga sangat susah ditangkap

3. Monyet yang tinggal di tanah punya tubuh yang kekar

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi gorila (unsplash.com/Valentin Jorel)

Berbeda lagi dengan para monyet yang hidup di tanah dan jarang tampak di pepohonan. Monyet-monyet tanah ini punya tubuh yang besar dan kekar. Mereka tidak lincah mengingat struktur tubuhnya tidak mendukung melakukan aktivitas tersebut. Bahkan beratnya bisa mencapai lebih dari 50 kg. Ambil contoh jenis monyet tersebut adalah babun dan gorila.

Ada alasan mengapa bentuk tubuh itu bisa terjadi pada kalangan monyet darat. Tidak seperti monyet pepohonan yang bisa melarikan diri dengan mudah dari para pemangsa dengan bergelantungan di antara pepohonan, monyet darat tidak mampu melakukan itu.

Sebagai gantinya, mereka mempersiapkan diri dengan tubuh besar agar bisa melawan balik pemangsanya tersebut. tidak jarang pula, para monyet darat dipersenjatai dengan taring besar dan tajam agar bisa melukai pemangsanya hingga kondisi parah.

Seperti monyet pepohonan, akibat perubahan bentuk tubuh ini beberapa monyet darat memiliki sifat yang agresif. Mereka tak akan sungkan untuk menyerang makhluk hidup lain yang masuk dalam lingkungannya. Tidak jarang akibat cara bertahannya tersebut, para monyet darat mengalami luka besar. Ini memunculkan solusi baru bagi monyet darat: wajah seram dan penampilan menakutkan demi menggertak pemangsanya.

Baca Juga: 10 Jenis Monyet Terunik di Dunia, Ada yang Seperti Pakai Mantel

4. Para kera betina yang hidup di darat umumnya bertubuh lebih kecil ketimbang pejantannya

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi babon betina (unsplash.com/Jorge Tung)

Salah satu fakta menarik akan monyet adalah permasalahan seksualitasnya. Jika diperhatikan, monyet pohon betina punya tubuh yang ukurannya setara dengan pejantannya. Berbeda dengan monyet darat yang betinanya mudah dikenali lewat tubuh yang lebih kecil hingga dua kali lipat. Apa yang menjadikannya seperti itu?

Masih dari sumber buku yang sama, fenomena dimorfisme seksual pada monyet darat berhubungan dengan masalah sosial pada lingkungan mereka. Seperti yang kamu ketahui, monyet hidup dalam satu kelompok.

Untuk monyet darat, para pejantannya memiliki naluri tersendiri untuk melindungi para betina di kelompok mereka. Ini mendorong pejantan untuk lebih kekar dan lebih besar.

Lebih dari itu, para pejantan juga sering dikaitkan dengan urusan perebutan kekuasaan. Agar bisa menjadi pemimpin atau merebut area kelompok lain, para pejantan monyet darat akan bertarung habis-habisan.

Jika tubuh mereka tak cukup kekar atau besar, dipastikan mereka bakal kalah. Berbeda dengan betina yang sifat dasarnya lebih untuk melindungi kawanan dan anak-anaknya.

5. Ada alasan mengapa kera yang hidup di darat punya pantat yang besar

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi babon (unsplash.com/Nidal Shbeeb)

Satu bentuk tubuh lagi yang sangat menonjol dan dapat diperhatikan dari monyet darat adalah masalah pantat. Jika kamu melihat babun, komentar pertamamu pasti terkait dengan pantatnya yang begitu besar. Ternyata pantat yang besar ini juga berhubungan dengan evolusi yang terjadi pada mereka.

Bantalan pantat yang besar dan dimiliki babun ini berhubungan erat dengan kebiasaan tidur. Disebutkan salah satu kondisi paling rawan dialami para hewan yang tinggal di alam adalah diserang pemangsa adalah saat tidur. Banyak pemangsa yang cekatan dalam menyerang via pepohonan, seperti ular dan macan tutul.

Jika tidur di dahan pepohonan, para monyet tersebut bisa langsung waspada akibat getaran dahan yang ditimbulkan pemangsa. Namun kewaspadaan tersebut juga bisa berimbas kepada terjatuhnya mereka dari pohon. Untuk mengurangi kemungkinan cedera tersebut, monyet darat mengembangkan dirinya dengan bantalan pantat yang besar sehingga bisa tidur dalam posisi duduk yang mampu bertahan hingga berjam-jam lamanya.

Alasan lebih jauh kenapa bantalan pantat itu bisa membuat babun dan monyet darat lainnya bisa duduk berjam-jam adalah karena tidak adanya urat saraf atau pembuluh darah. Dengan tidak ada ruginya duduk lama, membuat mereka lebih mudah waspada.

6. Agresifnya monyet tak hanya berhubungan dengan bentuk tubuh, tetapi juga lingkungan tinggal mereka

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi babon (unsplash.com/Andrés Rodríguez)

Seperti yang sudah disebutkan bila monyet darat lebih dikenal sebagai monyet yang lebih agresif ketimbang saudaranya yang tinggal di pepohonan. Ini benar, namun ada satu fenomena menarik akan keagresifan mereka dan itu terkait masalah tempat tinggal.

Dalam buku Pustaka Alam-Life, Kebun Binatang London pada 1920-an pernah tercatat situasi terjadinya pertarungan di antara para pejantan babun hamadrias akibat berebut betina. Betina yang diperebutkan dihajar dan ditunggangi (atau dalam bahasa lain diperkosa) terus menerus, bahkan sampai tewas.

Kondisi pertarungan tersebut membuat hampir seluruh betina terbunuh. Yang lebih mengerikan, para pejantan babun itu tak berhenti bertengkar, walaupun betina mereka tak bernyawa. Bahkan ada yang memperebutkan mayat betina tersebut. Begitu parahnya sampai kondisi tersebut sampai petugas kebun binatang harus ikut campur tangan.

Jika dilihat sekilas, tampaknya sifat monyet darat sangat agresif brutal akibat bentuk tubuh mereka. Namun jika diperhatikan lagi keagresifan tersebut juga muncul karena ruang kehidupan mereka yang sangat terbatas di kebun binatang tersebut. Monyet-monyet tersebut tidaklah seagresif itu bila berada di alam liar. Maka dari itu, makin rapat dikurung, makin agresif pula binatang tersebut.

7. Berbeda dengan manusia, monyet tidak dapat menyebar luas di bumi

 7 Fakta Unik Monyet yang Jarang Diketahui, yuk Kenali!ilustrasi monyet (unsplash.com/Sebastian Kurpiel)

Dari semua fakta terkait monyet ini, ada satu pertanyaan besar yang sangat menarik: jika memang manusia terasosiasi kuat dengan monyet, lantas mengapa tidak ada satu jenis monyet yang bisa menyebar luas ke mana-mana? Mengapa terdapat banyak jenis monyet dengan area yang berbeda, sedangkan manusia hanya satu jenis saja di bumi?

Ada empat jawaban yang mendasari ini. Yang pertama, manusia adalah penghuni tanah yang tak terikat pada hutan. Mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi sekitar. Kedua, mereka mampu mengatasi rintangan alam yang berbeda. Mulai dari gurun sampai lautan. Ketiga, manusia adalah omnivora yang bisa memakan apa saja yang disediakan oleh alam.

Lalu alasan terakhir: manusia mampu mengembangkan kepintaran mereka untuk membuat kebudayaan hingga teknologi, yang membuat hidup mereka lebih mudah. Hanya alasan terakhir saja yang tidak bisa dilakukan monyet, sehingga membuat mereka tidak bisa menyebar ke mana-mana. Jika saja tidak ada daerah dingin, tidak ada lautan, dan tidak ada pemangsa kuat macam singa, bisa jadi monyet akan tersebar di penjuru dunia layaknya manusia.

Baca Juga: 5 Jenis Hewan Primata yang Termasuk Kera, Berbeda dengan Monyet

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya