Comscore Tracker

Kreatif, Mahasiswa UM Kenalkan Wayang Melalui Permainan Kartu  

Diangkat dari berbagai lakon pewayangan  

Malang, IDN Times - Makin rendahnya minat anak muda terhadap seni perwayangan membuat sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang menciptakan inovasi kreatif. Mereka mengenalkan wayang melalui permainan kartu yang diberi nama Amogasakti wayang trading card game.

Tak hanya berupa permainan kartu, mahasiswa tersebut juga menggabungkan dengan aplikasi game play yang di dalamnya berisi berbagai informasi pewayangan. Kreasi inovatif tersebut digagas oleh Rifki Fajar, Hafizah Islami Rahmadina, Alif Hanifatur, Dzannun Austi, Dwi Hartanto. 

1. Cerita wayang sesuai dengan karakter game play

Kreatif, Mahasiswa UM Kenalkan Wayang Melalui Permainan Kartu  Beberapa karakter pewayangan yang digunakan dalam wayang trading card game. IDN Times/Alfi Ramadana

Ketua kelompok, Rifki Fajar menjelaskan bahwa karakter dipilih karena sesuai dengan game play pada permainan kartu yang mereka kembangkan. "Kami melihat bahwa dalam karakter pewayang itu ada sejumlah tokoh yang memiliki kekuatan sesuai dengan ide yang kami kembangkan. Akhirnya diputuskan untuk trading card game ini kami pakai karakter pewayangan sekaligus juga mengenalkan ke anak muda," paparnya Sabtu (11/9/2021). 

Fajar menambahkan bahwa wayang trading card game ini dilengkapi dengan aplikasi. Fungsinya adalah untuk membantu permainan, terutama untuk memadukan antara karakter di kartu dan ageman (kekuatan) yang dimiliki. Selain itu, pada aplikasi tersebut juga terdapat komik yang membantu penggunanya lebih mengenal wayang.

 

2. Baru 12 karakter wayang yang digunakan

Kreatif, Mahasiswa UM Kenalkan Wayang Melalui Permainan Kartu  Karakter-karakter yang ada dalam wayang trading card game. IDN Times/Alfi Ramadana

Sejauh ini, wayang trading card game tersebut baru menggunakan 12 karakter yang diambil dari cerita perang Baratayudha. Karakter-karakter tersebut diantaranya Kresna, Bisma, Arjuna, Bima, Durna, Duryudana, Dursasana, Yudistira, Nakula, Sadewa, Karna dan Srikandi.

Nantinya, Fajar menyebut karakter lain akan dimasukkan untuk melengkapi permainan. Sebab, masih ada banyak karakter kunci dalam lakon perang Baratayudha yang masih belum masuk ke dalam wayang trading card game. 

"Kami juga berencana mengangkat lakon-lakon pewayangan yang lain untuk permainan game ini. Untuk risetnya sendiri kami berpatokan pada Kitab Parwa yang didalamnya memang dijelaskan tentang pakem-pakem lakon pewayangan," dia menambahkan. 

3. Sudah mulai dijual

Kreatif, Mahasiswa UM Kenalkan Wayang Melalui Permainan Kartu  Berbagai macam kartu yang terdapat dalam satu paket wayang trading card game. IDN Times/Alfi Ramadana

Untuk cara bermain sendiri menurut Fajar cukup mudah. Minimal harus ada dua orang untuk bisa bermain. Kemudian akan lebih sempurna lagi jika dikombinasikan dengan aplikasi.

Setelah itu, masing-masing pemain mengambil lima kartu. Jika dari lima kartu tersebut terdapat satu kartu karakter, maka simpan kartu tersebut sebagai cadangan. Kemudian buka aplikasi Amogasakti.

Dalam permainannya, setiap karakter kartu memiliki nyawa, lalu memiliki senjata pusaka dan kekuatan. Masing-masing kelengkapan atribut tersebut bisa digunakan untuk menyerang lawan dengan hitungan poin. 

"Jadi dari satu pack itu terdapat empat jenis kartu, masing-masing 6 kartu karakter, 15 kartu energi, 12 kartu pusaka dan 6 kartu ageman serta petunjuk permainan. Untuk bisa memaksimalkan semuanya maka pakai aplikasi. Hal ini terinspirasi dari permainan game Pokemon ataupun Yu Gi Oh," sambungnya. 

Fajar menyebut bahwa saat ini inovasi yang mereka hasilkan itu sudah mulai dipasarkan. Minat pasar juga cukup besar mengingat cara bermain dari wayang trading card game cukup mudah dan dengan desain yang menarik. Harga per pack kartunya dijual Rp75 ribu. 

"Di aplikasinya juga ada fitur augmented reality, di mana kartu karakter yang didapat  bisa di-scan dan akan muncul gambar virtual dari kartu tersebut sebagai koleksi," tandasnya. 

Baca Juga: Tekun Tangan Mungil Gusti Lanang Ciptakan Wayang Kamasan Digital  

Alfi Ramadana Photo Verified Writer Alfi Ramadana

Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pemikiran

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya