Comscore Tracker

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!

Hanya laut dan langit yang identik biru. Yang lain?

"Pelangi, pelangi, alangkah indahmu. Merah, kuning, hijau, di langit yang biru."

Warna biru identik dengan warna langit dan perairan. Mengingat langit dan perairan adalah dua hal dominan di Bumi, maka tidak aneh kalau kita sering menganggap warna biru sebagai warna dominan.

Kenyataannya, warna biru paling sering terlihat di kedua aspek itu saja! Coba lihat bebatuan, tumbuhan, atau warna kulit dan bulu makhluk hidup. Jarang yang berwarna biru, kan? Faktanya, warna biru lebih langka dari yang terpikirkan. Mengapa begitu?

1. Mengenal cara mata kita mengenal warna

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!ilustrasi mata dan warna biru (worldatlas.com)

Dilansir Live Science, kita dapat melihat warna karena mata kita memiliki 6-7 juta sel reseptor warna atau disebut "sel kerucut". Sel-sel kerucut dibagi menjadi tiga kelompok yang sensitif terhadap panjang gelombang cahaya:

  • Merah
  • Hijau
  • Biru

Inilah mengapa kita bisa melihat warna. Informasi dari jutaan sel reseptor warna tersebut memproduksi sinyal listrik ke otak. Sinyal-sinyal ini memberitahu otak jenis-jenis panjang gelombang cahaya, dan otak menafsirkannya sebagai warna-warna berbeda.

2. Biru, warna yang "tertolak"

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!bunga cornflower (premierseedsdirect.com)

Dalam bukunya bertajuk "Blue: In Search of Nature's Rarest Color" yang meluncur pada Juli 2021 lalu, sang penulis, Kai Kupferschmidt, menjelaskan bahwa saat sebuah objek yang terlihat warna-warni sebenarnya menyerap sebagian cahaya. Sisa cahaya kemudian dipantulkan menjadi warna.

"Saat kamu melihat bunga berwarna biru seperti bunga cornflower (Centaurea cyanus), warna biru ini dikarenakan bunga tersebut menyerap spektrum warna merah," kata Kai memberi contoh.

Dengan kata lain, Kai menjelaskan bahwa bunga cornflower terlihat biru karena warna biru adalah bagian spektrum warna yang "ditolak".

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!bunga cornflower (fruithillfarm.com)

Perlu diketahui, warna merah memiliki panjang gelombang yang panjang. Oleh karena itu, agar bunga tampil biru, Kai menjelaskan bunga tersebut harus memproduksi molekul yang menyerap jumlah energi yang sangat minim agar menyerap spektrum merah.

Berukuran besar dan kompleks, agak sulit bagi tanaman untuk memproduksi molekul tersebut. Oleh sebab itu, warna biru terlihat pada kurang dari 10 persen di hampir 300.000 spesies tanaman berbunga di dunia!

Salah satu faktor yang menyebabkan warna biru pada bunga adalah faktor evolusi. Biru mudah dilihat oleh hewan penyerbuk seperti lebah. Oleh karena itu, bunga yang berevolusi hingga mendapatkan warna biru lebih diuntungkan di ekosistem di mana persaingan mengalami penyerbukan amat tinggi.

3. Warna biru di bebatuan

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!batu lazuardi atau lapis lazuli (science.howstuffworks.com)

Bagaimana dengan bebatuan? Beberapa batuan, seperti kristal, berwarna biru karena strukturnya berinteraksi dengan ion (atom atau molekul bermuatan) untuk menentukan bagian spektrum cahaya yang diserap dan dipantulkan.

Sebagai contoh, batu lazuardi yang umum ditambang di Afghanistan menghasilkan pigmen biru ultramarine yang langka. Batu lazuardi diketahui mengandung ion trisulfida yang dapat melepaskan atau mengikat satu elektron. Menurut Kai, perbedaan inilah yang membuat lazuardi berwarna biru. 

Baca Juga: 7 Hal Ngeri Ini Terjadi jika Bumi Berputar Lebih Cepat

4. Warna biru pada hewan

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!kupu-kupu Obrina Olivewing/Nessaea obrinus (inaturalist.ca)

University of Adelaide memberikan contoh lain. Kupu-kupu Morpho bersayap biru dikarenakan sisik pada sayapnya didesain untuk membelokkan spektrum cahaya. Hasilnya, warna yang terlihat adalah biru. Seandainya sayapnya didesain berbeda, maka mungkin warna yang dihasilkan bukanlah biru.

Akan tetapi, tidak semua hewan sama. Burung blue jay (Cyanocitta cristata) memiliki bulu yang justru menyerap semua warna biru dan menolak warna-warna lain! Bahkan, kupu-kupu Obrina olivewing (Nessaea obrinus) adalah satu-satunya makhluk hidup yang memproduksi warna biru alami!

Warna biru pada hewan pun memiliki berbagai makna. Tarian dan warna biru burung cendrawasih biru (Paradisornis rudolphi) berguna untuk menarik pasangan. Sementara, katak panah beracun biru (Dendrobates tinctorius "azureus") menggunakan warnanya untuk menakut-nakuti predator.

5. Bulu hewan biru kebanyakan memantulkan sinar UV

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!bulu platipus di bawah sinar UV (sciencenews.org)

Akan tetapi, bulu hewan biru sebenarnya tidak alami biru. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi di AS pada Oktober 2020 lalu bertajuk "Biofluorescence in the platypus (Ornithorhynchus anatinus)".

Dimuat dalam jurnal Mammalia, para peneliti Amerika mempelajari warna bulu hewan endemik asal Australia, platipus (Ornithorhynchus anatinus). Hasilnya, bulu platipus terlihat bernuansa biru kehijau-hijauan karena terkena sinar ultraviolet (UV).

"Butuh usaha ekstra untuk membuat pigmen biru di bulu. Pertanyaannya, apa alasan evolusi warna biru ini? Hal menarik saat mempelajari hal ini adalah untuk siapa warna biru ini ditujukan dan apakah mereka bisa melihat warna biru juga," ujar Kai.

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!burung gelatik biru/Cyanistes caeruleus (wikimedia.org)

Salah satu penyebab lain adalah karena perbedaan jumlah reseptor. Manusia memiliki tiga reseptor warna di mata, sedangkan burung memiliki empat untuk mendeteksi lebih banyak sinar UV.

Contoh lain adalah burung yang sering terlihat di Eropa, yaitu gelatik biru (Cyanistes caeruleus). Menurut Kai, bulu burung gelatik biru tampak biru karena memantulkan sinar UV yang lebih banyak. Kemungkinan besar, hal ini berarti burung gelatik biru juga melihat lebih banyak sinar UV dibandingkan mata manusia.

6. Kata "biru" saja muncul lebih telat dari warna lain!

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!lautan (wikimedia.org)

Langkanya warna biru di alam ikut memengaruhi bidang linguistik. Hasilnya, kata "biru" muncul lebih telat dalam kosa kata bahasa-bahasa dunia.

Misalkan, menurut Merriam Webster, kata "biru" atau "blue" baru muncul pada abad ke-13, berbeda dengan kebanyakan warna yang muncul di abad ke-12. Menurut Kai, peradaban manusia di masa lampau memberi nama warna jika warna bisa dipisahkan dari objek. Jika tidak, maka mereka merasa tidak butuh menamai warna!

Sebagai contoh, saat menulis Odyssey (Ὀδύσσεια), pengarang legendaris Yunani Kuno, Homerus (Ὅμηρος), mendeskripsikan warna laut sebagai "anggur gelap"! Bahkan, selangka-langkanya kata warna lain muncul di Odyssey, tidak ada sekali pun warna "biru" tersurat!

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!warna irtyu atau biru Mesir di peninggalan Mesir Kuno (turncoatleather.com)

Menurut studi gabungan antara Australia dan AS pada Januari 2021, "Fragmentary Blue: Resolving the Rarity Paradox in Flower Colors", penggunaan warna biru terekam sekitar 6.000 tahun yang lalu di daerah Peru.

Selain itu, para peneliti AS dan Australia menemukan bahwa peradaban Mesir Kuno menggabungkan silika (SiO2), kalsium oksida (CaO), dan tembaga oksida (CuO) untuk membuat pigmen biru irtyu. Sebagai imitasi biru langit, warna irtyu digunakan untuk mendekorasi patung yang dapat dilihat hingga saat ini.

7. Biru menjadi warna berstatus tinggi dan terhormat

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!Salah satu avatar Batara Wisnu, Sri Krishna, menunjukkan rupa Wiswarupa kepada Arjuna. (wikimedia.org)

Sering dengar kata "darah biru" yang berarti status keningratan seseorang? Selama ribuan tahun, kelangkaan warna biru di masanya membuat orang melihat warna ini sebagai warna berstatus tinggi.

"Kelangkaan relatif warna biru yang tersedia dalam pigmen alami kemungkinan memicu daya tarik kami," tulis para peneliti AS dan Australia dalam studi yang dimuat di Frontiers in Plant Science tersebut.

Warna biru ultramarine pada lazuardi konon sama berharganya seperti emas di Abad Pertengahan di benua Eropa. Penggunaan ultramarine condong untuk mewarnai ilustrasi di naskah beriluminasi dan panel pintu serta jendela Italia. Selain hijau, biru juga menjadi "lambang" alam.

Dalam beberapa kepercayaan, biru menjadi warna yang "suci". Sebagai contoh, dewa dalam kepercayaan Hindu, Batara Wisnu (विष्णु), dan beberapa avatarnya seperti Sri Rama (राम) dan Krishna (कृष्ण), sering dilukiskan memiliki kulit berwarna biru. Ibu Yesus Kristus, Bunda Maria, sering dilukiskan dengan jubah berwarna biru.

Kenapa Warna Biru Jarang Terlihat di Alam? Ini Faktanya!lukisan Madonna (Bunda Maria) dengan Bayi Yesus Kristus, Sandro Boticelli, abad ke-15 (wikimedia.org)

Tidak mudah bagi makhluk hidup hingga benda mati untuk memproduksi warna biru. Bahkan, butuh keistimewaan sendiri agar bisa menciptakan warna biru alami.

Karena kelangkaannya, warna biru membentuk persepsi manusia akan hal-hal yang superior dan tidak bisa disentuh seperti langit dan perairan dalam. Oleh karena itu, warna biru menyentuh status tinggi di masa lampau.

"Mungkin karena langka di alam dan kita mengasosiasikannya dengan hal-hal yang tidak bisa kita sentuh, seperti langit dan laut, warna biru adalah sesuatu yang sangat terbuka untuk asosiasi dan interpretasi yang berbeda," kata Kai.

Ternyata, warna biru lebih "dalam" daripada yang kita kira, lo! Apakah biru adalah warna kesukaanmu? Kalau iya, kamu patut berbangga!

Baca Juga: Dari Palung Laut hingga Luar Angkasa, Ini 10 Potret Penelitian NASA

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya