Comscore Tracker

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteor

Cocok untuk menemani libur Lebaran

Tak terasa, kita sudah memasuki bulan ke-5 di 2022. Pertama-tama, kami mengucapkan selamat Idulfitri 1443H, mohon maaf lahir dan batin! Bulan baru, saatnya menantikan peristiwa langit baru.

Bulan lalu, beberapa planet mewarnai langit Bumi. Menjalani Mei 2022, apa saja yang disiapkan oleh angkasa untuk kita? Inilah fenomena langit Mei 2022. Jangan sampai terlewat, ya!

1. Hujan meteor η-Aquarid mencapai puncaknya pada 6 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi hujan meteor (unsplash.com/Fernando Rodrigues)

Hujan pertama di Mei dibuka oleh η-Aquarid. Seperti namanya, hujan meteor ini berlangsung di konstelasi Aquarius pada 19 April sampai 28 Mei. Nah, hujan meteor dari komet 1P/Halley ini akan mencapai puncak kederasannya pada 6 Mei, tepatnya mulai pukul 02.30 dini hari waktu setempat.

Menurut Info Astronomy, hujan meteor η-Aquarid akan terlihat dari langit timur. Tentu saja, kamu perlu langit yang cerah tanpa polusi cahaya dan tanpa halangan. Pada saat ini, In the Sky memprakirakan hujan meteor η-Aquarid turun dengan intensitas 40 meteor per jam.

2. Setelah η-Aquarid, giliran hujan meteor η-Lyrid yang mencapai puncaknya pada 8 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi hujan meteor (pixabay.com/OpenClipart-Vectors)

Setelah η-Aquarid, pada 8 Mei, kamu bisa menyaksikan hujan meteor η-Lyrid di langit timur laut. In the Sky mencatat bahwa hujan meteor dari komet C/1983 H1 ini turun pada 3 sampai 14 Mei, dan mencapai puncaknya pada 8 Mei.

Fenomena ini bisa dilihat dari langit timur laut, tepatnya pada konstelasi Lyra, mulai pukul 11 malam waktu setempat. Tentu saja, kamu perlu langit yang cerah tanpa polusi cahaya atau halangan. Perhatikan langit dengan baik karena hujan meteor ini di puncaknya saja hanya turun 3 sampai 5 meteor per jam.

3. Saturnus bertemu dengan Bulan pada 22 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi konjungsi Bulan dan Saturnus (space.com)

Menjelang akhir Mei 2022, Saturnus kembali lagi ke langit malam. Pada 22 Mei mendatang, Saturnus akan terlihat berjarak 7 derajat berkonjungsi dengan Bulan. Menurut In the Sky, konjungsi Saturnus dan Bulan terlihat pada pukul 12.30 tengah malam, tepatnya di konstelasi Capricornus.

Karena Saturnus cukup jauh dari Bumi, akan sulit melihatnya dengan mata telanjang. Jadi, bagaimana jika kamu ingin melihat Saturnus lengkap dengan cincinnya? Info Astronomy menyarankan untuk menggunakan teleskop dengan kemampuan pembesaran minimal 250 kali. Bahkan, kamu bisa melihat satelit-satelit Saturnus, lo!

Baca Juga: Kenali Perbedaan Tata Surya, Galaksi, dan Alam Semesta

4. Bulan lalu mengobrol dengan Mars dan Jupiter pada 25 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi konjungsi tripel Bulan dan dua planet (firstpost.com)

Setelah "bertemu" dengan Saturnus, tiga hari kemudian, Bulan akan bertemu dengan Mars dan Jupiter. Fenomena segitiga Bulan, Mars, dan Jupiter ini akan terlihat di langit timur, tepatnya di konstelasi Pisces.

Formasi segitiga antara Bulan dan kedua planet ini bisa terlihat mulai pukul 02.45 dini hari waktu setempat. Tentu saja, untuk melihat kedua planet dengan jelas saat berdekatan dengan Bulan (lengkap dengan satelitnya!), Info Astronomy menyarankan teleskop dengan magnifikasi minimal 225 kali.

5. Venus berkonjungsi dengan Bulan pada 27 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi fenomena konjungsi (eso.org)

Pada 27 Mei mendatang, Mars dan Jupiter meninggalkan Bulan yang terlihat bersanding dengan Venus, membentuk konjungsi. Terlihat 10 derajat dari cakrawala timur, baik Bulan dan Venus akan berada di konstelasi Pisces.

Fenomena langit ini dapat terlihat pada pukul 04.15 pagi waktu setempat. Sementara fenomena ini bisa terlihat dengan mata telanjang, pastikan kamu menggunakan teleskop agar Venus bisa terlihat jelas.

6. Selain konjungsi, Venus berokultasi pada 27 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi planet Venus (solarsystem.nasa.gov)

Selain konjungsi dengan Bulan, Indonesia dapat kesempatan untuk menyaksikan Venus yang tengah dalam posisi okultasi, kondisi saat objek langit (Bulan) melintas di depan objek langit lain (Venus).

Menurut Info Astronomy, okultasi Venus akan mulai terlihat pada pukul 09.15 pagi, mencapai puncaknya pada 10.03, dan berakhir pada pukul 10.55 waktu setempat. Karena Matahari sudah ada di langit, kami sarankan untuk menggunakan teleskop untuk melihat Venus karena cukup sulit untuk melihatnya.

7. Mars dan Jupiter saling berhimpitan pada 29 Mei

7 Fenomena Langit Mei 2022, Ramai Planet dan Hujan Meteorilustrasi konjungsi antara Mars dan Jupiter (947wls.com)

Setelah berpisah dari Bulan dua hari sebelumnya, pada tanggal 29 Mei, Mars dan Jupiter mendekat di langit timur, hanya terpisah 38 menit busur saja. Sama seperti fenomena sebelumnya, konjungsi super Mars dan Jupiter bisa terlihat di konstelasi Pisces.

Info Astronomy mencatat bahwa Mars dan Jupiter bisa terlihat mulai pukul 02.30 dini hari waktu setempat. Jadi, siapkan teleskopmu karena inilah waktu terbaik untuk melihat "Planet Merah" dan "Planet Terbesar di Tata Surya" ini dalam satu bidang teleskop.

Itulah berbagai fenomena langit yang siap menemani di bulan Mei 2022. Siapkan alarm-mu dan jangan sampai terlewatkan, ya. Nantikan jadwal fenomena langit pada Juni 2022 mendatang di IDN Times!

Baca Juga: Percaya atau Tidak, Ini 15 Galaksi Paling Aneh tapi Nyata

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya