Comscore Tracker

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!

Padahal ada bakat, malah jadi diktator

Pada Perang Dunia II (PD2), dunia menjadi saksi dari kekejaman Adolf Hitler, pemimpin partai Nazi sekaligus Jerman. Ingin menduduki Eropa, pria yang dijuluki Der Führer ini tidak segan menghabisi nyawa jutaan kaum Yahudi dalam peristiwa kejam Holocaust. Hingga saat ini, citra Nazi dan Adolf Hitler tetap dikutuk dunia.

Namun, sebelum jadi politikus, Hitler bercerita bahwa ia pernah ingin jadi seorang seniman! Lahir di Austria-Hongaria pada 1889, Hitler menuliskan di Mein Kampf bahwa ia aktif melukis tiga kali sehari dan menjual karyanya selama di Wina. Bahkan, Hitler sempat melamar ke Academy of Fine Arts Vienna meskipun ditolak hingga dua kali.

Setelah Jerman kalah di Perang Dunia I (PD1), Hitler memutuskan untuk masuk ke ranah politik. Ia sejatinya tetap aktif melukis meskipun jadi Führer. Dan, kalau melihat karyanya pun, kalian dijamin kaget! Aktif di masa PD1, inilah 17 karya lukis dari tangan Adolf Hitler, sang pemimpin Nazi Jerman.

1. Potret Reinhold Hanisch (kawan Hitler semasa di Wina) - 1910

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!potret Reinhold Hanisch, Adolf Hitler, 1910 (wikimedia.org)

2. Rumah di Tepi Danau yang Dikelilingi Pegunungan - 1910

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!lukisan rumah di tepi danau yang dikelilingi pegunungan, 1910, Adolf Hitler (wikimedia.org)

3. Kantor Pendaftaran di Munchen, Jerman - 1910

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!balai kota di Munchen, 1910, Adolf hitler (stilearte.it)

4. Pohon di Tepi Danau - 1911

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!pohon di tepi danau, 1911, Adolf Hitler (wikimedia.org)

5. Opera Negara Wina (Wiener Staatsoper), Austria-Hongaria - 1912

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!Opera Negara Wina, 1912, Adolf Hitler (wikimedia.org)

6. Bunga dalam Vas Biru - 1912

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!bunga dalam vas biru, 1912, Adolf Hitler (wikimedia.org)

7. Istana Belvedere, Wina (tanggal tidak diketahui)

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!istana Belvedere, Adolf Hitler (wikimedia.org)

8. Bunda Maria dan Bayi Yesus Kristus - 1913

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!Bunda Maria dan bayi Yesus Kristus, 1913, Adolf Hitler (wikimedia.org)

10. Reruntuhan Biara di Mesen, Belgia - 1914

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!reruntuhan biara di Mesen (wikimedia.org)

11. Istana Neuschwanstein, Jerman - 1914

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!istana Neuschwanstein, 1914, Adolf Hitler (wikimedia.org)

12. Halaman Perumahan Tua di Munchen, Jerman - 1914

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!halaman perumahan tua di Munchen, 1914, Adolf Hitler (wikimedia.org)

13. Fromelles, Prancis - 1916

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!Fromelles, 1916, Adolf Hitler (wikimedia.org)

14. Haubourdin, Prancis - 1916

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!Haubourdin, 1916, Adolf Hitler (wikimedia.org)

15. Rumah dengan Pagar Putih (Haus mit Weissem Zaun) - 1917

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!rumah dengan pagar putih, 1917, Adolf Hitler (wikimedia.org)

16. Penampungan di Fournes, Prancis - 1917

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!penampungan di Fournes, 1917, Adolf Hitler (wikimedia.org)

17. Desa Ardoyes di Flanders, Belgia - Musim Panas 1917

17 Lukisan Terbaik Karya Adolf Hitler, Gak Nyangka!Ardoyes in Flandern, 1917, Adolf Hitler (wikimedia.org)

Itulah beberapa karya lukisan terbaik dari Adolf Hitler. Bagaimana? Detailnya mengagumkan, kan? Namun, beberapa orang menganggap lukisan-lukisan Hitler ini "membosankan"!

Bahkan, beberapa melelang lukisannya bukan karena kualitasnya, melainkan karena rekam jejak Hitler yang kelam. Kalau menurutmu, bagaimana lukisan-lukisan ini? Benci orangnya boleh, tetapi harus diakui, memang lukisan Hitler punya daya tarik tersendiri!

Baca Juga: Ini 10 Rencana Hitler Seandainya Dulu NAZI Menang

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya