Comscore Tracker

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!

Siapa yang masih sering dengar?

Menurutmu, mengapa pendidikan itu penting? Tentu saja, sesuai dengan misinya, yaitu mencerdaskan anak-anak bangsa. Dengan mengenyam pendidikan formal seperti sekolah hingga ke perguruan tinggi, kita bisa melihat dunia dengan "kacamata" yang lebih kritis.

Selain itu, dengan pendidikan yang benar, kita pun bisa terhindar dari berbagai disinformasi menyesatkan yang beredar luas di masyarakat. Entah dari mulut ke mulut hingga dari dunia hiburan, berbagai fakta sains ternyata dibengkokkan demi menarik sensasi massa!

Mungkin kamu pernah dengar, tetapi inilah 17 "fakta" yang beredar luas di masyarakat, namun ternyata salah!

1. Air menghantarkan listrik?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Air yang tersambar petir. wallpapertip.com

Berbagai adegan film, terutama horor, sering menggambarkan adegan membunuh seseorang di bak mandi dengan menceburkan pemanggang roti atau toaster dan pengering rambut atau hair dryer ke dalamnya. Nah, apakah betul bisa langsung mati? Jawabannya... iya dan tidak. Kok begitu?

Tidak, karena air sebenarnya isolator, yang berarti tidak dapat menghantarkan aliran listrik. Iya, karena air kebanyakan memiliki ion mineral dan senyawa kimia yang bermuatan listrik. Jadi, meskipun air aman, toh, jarang menemukan air yang tidak memiliki ion saat ini. Stay safe!

2. Darah berwarna biru di tubuh?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!pixabay.com/qimono

Mitos yang pernah beredar luas adalah bahwa "darah berwarna biru", sampai terpapar udara atau mengisi kembali oksigennya. Anggapan tersebut disebabkan karena pembuluh darah berwarna biru kehijauan. Terdengar masuk akal, darah manusia sebenarnya terlihat sama di tubuh seperti saat muncrat ke luar, yaitu merah.

Rona merah pada darah akan lebih cerah saat kaya oksigen, dan lebih gelap saat perlu diisi ulang oksigen, tapi warnanya akan tetap merah. Jaringan yang menutupi pembuluh darah memengaruhi bagaimana cahaya diserap dan disebarkan, itulah sebabnya darah beserta dengan pembuluhnya yang beredar di tubuh tampak biru.

3. Kulit dinosaurus bersisik?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!thetimes.co.uk

Kadal raksasa bersisik yang jadi tokoh utama di film karya Stephen Spielberg, "Jurassic Park" (1993) mungkin tidak terlihat seperti itu dengan dinosaurus sebenarnya. Sementara para ilmuwan masih memperdebatkan kulit dari dinosaurus, satu hal yang pasti, setidaknya beberapa berbulu.

Fosil lengan Velociraptor memiliki benjolan yang terlihat seperti yang menahan sayap burung modern. Faktanya, tulang spesies Velociraptor di Siberia yang ditemukan pada tahun 2014 dikelilingi oleh jejak bulu!

Sementara beberapa ilmuwan berpendapat bahwa spesies yang lebih besar seperti Tyrannosaurus rex tidak membutuhkan bulu yang besar, yang lain berteori bahwa mereka setidaknya memiliki bulu halus, seperti gajah adalah mamalia tetapi tidak memiliki bulu yang tebal.

4. Otak kita baru digunakan 10 persen?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!https://spacewhalestudios.com

Sudah nonton film "Lucy" (2014) yang diperankan Scarlett Johansson? Ide cerita "membuka potensi tersembunyi otak" mungkin bisa dijadikan film yang menarik minat penonton. Tetapi, faktanya, tidak seperti itu dalam kehidupan nyata!

Satu fakta yang mempermainkan mitos ini adalah bahwa 90 persen sel otak adalah "materi putih" yang menyokong kinerja neuron, dan hanya sepuluh persen yang merupakan "materi abu-abu" neuron yang berfungsi untuk daya pikir. Jadi, apakah bisa 90 persen tersebut digunakan?

Sayangnya, materi putih tidak akan pernah bisa digunakan untuk memperkuat kinerja otak. Jadi, mengklaim 90 persen dari otak kita terbuang adalah ibarat kamu membuang kacang saat bersama kulitnya.

Pemindaian fMRI apa pun akan menunjukkan bahwa bahkan mengucapkan beberapa kata saja sudah menggunakan lebih dari sepuluh persen di otak. Para ilmuwan belum menemukan area otak mana pun (apalagi 90 persen darinya!) yang tidak memengaruhi pikiran, gerakan, atau emosi dalam kapasitas tertentu.

5. Tembok Besar Tiongkok bisa dilihat dari luar angkasa?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Pixabay/Elucidat3d

Menariknya, mitos ini sudah ada setidaknya sejak 1932, ketika acara "Ripley's Believe it or Not!" tersebut mengklaim Tembok Besar Tiongkok sebagai "karya manusia terkokoh", dan "satu-satunya bangunan yang dapat dilihat dari bulan". Tentu saja, "fakta" tersebut hadir hampir 30 tahun sebelum manusia mendarat di bulan, jadi fakta tersebut tidak berdasar!

Astronaut kini telah memastikan bahwa Tembok Besar Tiongkok pun sebenarnya tidak dapat dilihat dari luar angkasa, kecuali di ketinggian rendah! Berbeda dengan Tembok Besar yang warnanya bak "menyatu" dengan tanah, pada ketinggian rendah pun, lebih mudah untuk melihat jalan dan landasan pacu pesawat yang warnanya beda dengan tanah.

6. Bunglon mengikuti warna lingkungannya?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Pixabay.com/Pixels-mixer

Betul, bunglon memiliki kemampuan mimikri, yaitu mengubah warna dengan meregangkan dan merilekskan selnya yang mengandung kristal, sehingga memengaruhi cara cahaya dipantulkan. Namun, bunglon tidak mengubah warna tubuhnya sesuai dengan lingkungannya, dan perubahan warnanya tidak banyak berkaitan dengan kamuflase.

Sebaliknya, bunglon menggunakan sel kristal tersebut untuk komunikasi, seperti warna gelap menandakan agresi, seperti saat betina tidak ingin kawin, tetapi juga pengatur suhu, seperti warna yang lebih terang mencerminkan suhu tinggi.

Warna dasar cokelat dan hijau kusam pada bunglon menyatu dengan lingkungannya sampai mereka mengubahnya. Jadi, tanpa mimikri pun, bunglon lebih menyatu dengan lingkungan sebelum berubah warna!

7. Neanderthal seprimitif yang digambarkan?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!nypost.com

Satu hal perlu diluruskan, "Neanderthal bukanlah nenek moyang manusia modern". Kedua spesies itu hidup pada waktu yang sama, kebanyakan di wilayah berbeda di dunia. Ketika spesies tersebut berpapasan, bahkan ada bukti bahwa mereka kawin. Tetapi, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka secara kognitif lebih "bodoh" daripada manusia.

Fosil menunjukkan bahwa manusia Neanderthal membuat perkakas, menggunakan api, membersihkan gigi mereka, memakan tanaman obat, menguburkan yang mati, dan bahkan mungkin merawat mereka yang sakit dan terluka! Para ilmuwan saja sudah berhenti mengira Homo sapiens telah memusnahkan manusia Neanderthal.

Faktanya, peradaban Neanderthal kemungkinan besar sudah tergantikan saat iklim berubah, sementara jaringan perdagangan manusia modern, makanan yang beragam, dan alat inovatif membantu mereka bertahan hidup.

8. Bumi satu-satunya planet berair?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!

Iya, manusia pun belum tahu pasti apakah ada kehidupan berintelijen lain di luar sana, dan sama halnya air di Bumi. Garis-garis gelap di Mars menunjukkan bahwa tidak hanya es, melainkan air asin juga ada di permukaannya!

Terlebih lagi, NASA menemukan bahwa di bawah lapisan es di salah satu satelit alami planet Jupiter, Europa, terdapat lautan yang mengandung air dua kali lebih banyak dari yang kita miliki di Bumi! Bisakah planet berair yang jauh dari Bumi menopang kehidupan secerdas manusia? Hanya waktu yang dapat membuktikan!

Baca Juga: 10 Teori Aneh soal Bumi Ini Pernah Dipercaya Banyak Orang

9. Butuh 7 tahun agar permen karet dapat dicerna?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!hellodoctor.co.za

Jangan panik jika kamu tidak sengaja menelan permen karet. Fakta menarik, tubuh manusia memang tidak dapat mencerna permen karet, bahkan meskipun tujuh tahun berlalu! Namun, tidak berarti permen karet itu akan menempel seterusnya di dalam tubuhmu.

Permen karet tersebut akan melewati sistem pencernaan tanpa diuraikan, kemudian keluar lewat tinja layaknya makanan lain. Jika anak-anak menelan terlalu banyak, permen karet dapat menyumbat usus mereka! Untungnya, hal itu sangat jarang terjadi.

10. Ikan mas koki hanya punya rentang memori tiga detik saja?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!my galery

Siapa pun yang menyebarkan "fakta" ini harus minta maaf pada ikan mas koki! Ikan tersebut ternyata lebih pintar dari yang kamu kira. Beberapa penelitian menemukan bahwa ikan air tawar African Cichlid dapat mengingat zona makan di akuarium setelah dipindahkan ke tangki yang berbeda selama 12 hari.

Bagaimana dengan ikan mas? Penelitian lain mengamati secara khusus ikan mas dan apakah mereka dapat membedakan dua lagu klasik yang berbeda. Memang, mereka lambat belajar. Tetapi, setelah lebih dari 100 sesi, ikan akan menggigit manik-manik lagu yang benar dengan akurasi 75 persen!

Jika ingatan mereka benar-benar tiga detik, pelatihan semacam itu tidak akan mungkin dilakukan.

11. Koin yang dijatuhkan dari tempat tinggi bisa membunuhmu?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!pexels.com

Tersebar rumor bahwa satu koin sen yang dijatuhkan dari salah satu bangunan tertinggi dunia di AS, Empire State Building, dapat jatuh dengan kecepatan yang cukup untuk membunuh seseorang yang terkena! Padahal... tidak ada pengaruhnya sama sekali!

Pertama-tama, ada hambatan udara yang disebut "gaya hambat". Hal tersebut berarti koin akan berhenti berakselerasi di beberapa titik, dan mencapai kecepatan maksimalnya sekitar 15 kaki dari titik jatuh. Pada saat mencapai tanah, kecepatan koin hanya 40 kilometer/jam.

Memang sedikit terasa saat terkena, tetapi tidak cukup kuat untuk membunuhmu! Acara TV MythBusters membuktikannya dengan menembakkan satu koin sen pada kecepatan 3,3 kilometer/jam. Tetapi, ternyata koin tersebut bahkan tidak terasa apa-apa.

https://www.youtube.com/embed/sJkdNnHhaoI

12. Kalau panik, burung unta memasukkan kepalanya ke tanah?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Burung unta tidak memasukkan kepala ke tanah agar menghindar dari predator. sciencefocus.com

Sering terlihat di adegan kartun, burung unta sebenarnya bisa mati mati lemas jika mereka benar-benar menjulurkan kepala ke bawah tanah saat ketakutan! Sebaliknya, mereka akan benar-benar tiarap dengan kepala dan leher di atas tanah saat ada predator mendekat.

Karena warna terang pada kepala dan leher burung unta menyatu dengan tanah, banyak orang yang mengira kepala mereka ada di bawah tanah dari kejauhan.

13. Oposum tidur bergantung dengan ekor?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!motherjones.com

Lagi-lagi dari kartun, hewan oposum atau Didelphimorphia sering digambarkan tidur dengan posisi terbalik menggantung dari ekornya. Faktanya, meskipun ekor mereka cukup kuat untuk menggenggam dahan pohon dan menahan berat tubuh dalam waktu singkat, tubuh oposum dewasa terlalu berat untuk bergantung dengan waktu lama. Bisa jatuh saat sedang tidur!

14. Gula membuat anak hiperaktif?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Betulkah gula bisa bikin anak hiper? Tidak juga. parentology.com

Kalau melihat anak bertingkah bolak-balik bak setrikaan, itu bukan karena kebanyakan gula! Pandangan tersebut bermula pada tahun 1978, ketika sebuah penelitian menemukan bahwa anak-anak dengan hiperkinesis atau gangguan hiperaktif, memiliki kadar gula darah rendah, yang dapat menjadi indikasi terlalu banyak konsumsi gula.

Studi tersebut kemudian dipatahkan ketika para peneliti menyadari bahwa gula darah yang "sangat rendah" sebenarnya dianggap normal. Sejak itu, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa gula tidak membuat anak-anak lebih hiper.

15. Petir tidak menyambar tempat yang sama dua kali?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Ilustrasi Petir (IDN Times/Mardya Shakti)

Jika kamu mempelajari kinerja penangkal petir, hal tersebut saja sudah membuktikan bahwa petir bisa saja menyambar di tempat yang sama lebih dari dua kali! Sebagai contoh, Empire State Building di AS mencatatkan delapan sambaran petir dalam 24 menit di tengah badai!

Tanpa penangkal petir, wah, bahkan sambaran petirnya bisa lebih! Bahkan, beberapa faktor umum seperti ketinggian, adanya genangan air, atau bentuk suatu medan, bisa saja menarik sambaran petir lebih dari sekali. Jadi, secepatnya berlindunglah!

https://www.youtube.com/embed/RP4XrG7Sz0o

16. Bumi benar-benar bulat?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!wallpaperaccess.com

Kamu tim mana: tim Bumi Bulat atau Bumi Datar? Siap terkejut? Ternyata kedua teori tersebut ada benar dan salahnya! Sejak filsuf dan matematikawan Yunani Kuno, Pythagoras, mengemukakan pada 500 SM tentang kebulatan Bumi, maka sudah ribuan tahun ilmuwan percaya kalau Bumi itu bulat.

Memang, hingga saat ini, ada anggapan bahwa Bumi itu datar. Contoh, Christopher Columbus takut bahwa saat berlayar terlalu jauh, ia akan jatuh dari permukaan Bumi! Terdengar konyol, tetapi, ternyata Bumi tidak bulat sempurna. Faktanya, Kutub Utara dan Kutub Selatan sebenarnya sedikit datar dari yang diperkirakan, karena rotasi Bumi. Jadi bentuknya agak pepat.

17. Gen menentukan ras?

Populer, 17 Fakta Sains Ini Ternyata Salah Besar!Perbedaan gen tak ada hubungannya dengan ras. livescience.com

Kamu mungkin mengira rupa ras manusia yang berbeda-beda disebabkan oleh perbedaan gen. Sebenarnya, tidak demikian! Bahkan, menurut berbagai penelitian 99,9 persen manusia saling berbagi gen, dan 0,1 persen tersebut tidak memiliki penanda rasial.

Sebagai contoh, berbagai penelitian modern mengungkapkan bahwa keragaman genetik di antara orang-orang Afrika lebih banyak daripada saat Afrika dibandingkan dengan Eurasia. Kamu memang bisa menggunakan gen untuk melacak silsilahmu, tetapi, tak ada kaitan langsung dengan ras.

Itulah 17 "fakta" sains yang ternyata disinformasi semata. Meskipun beberapa terdengar masuk akal, saat diteliti lebih jauh, ternyata tidak sebenar yang diperkirakan! Dari kebenaran-kebenaran yang disampaikan tadi, mana yang bikin matamu terbelalak? Jangan salah lagi, ya!

Baca Juga: 7 Teori Konspirasi Luar Angkasa yang Tak Kunjung Hilang

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya