Comscore Tracker

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liar

Hukum rimba tidak mengenal jenis...

Dalam bukunya yang terkenal pada 1859, "On the Origin of Species", ahli biologi evolusi dari Inggris, Charles Darwin, mengemukakan teori "seleksi alam", bahwa yang lemah akan menjadi "mangsa" yang kuat dan mereka yang mampu beradaptasi akan menjadi pemenang dalam keadaan yang paling menyesakkan sekalipun.

Oleh karena keadaan yang memaksa, hewan-hewan mengembangkan beberapa teknik aneh namun efektif untuk menarik dan menghabisi mangsa mereka. Dari sadisnya komodo hingga pandainya lumba-lumba hidung botol, inilah hewan-hewan yang memiliki cara berburu aneh, kejam, namun efektif untuk menghabisi mangsanya!

1. Komodo: Menggigit mangsa dengan racun dan menunggu hingga mati

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan LiarPinterest

Dijuluki naga (dragon), komodo yang adalah hewan endemik Indonesia ini memiliki cara sendiri untuk berburu mangsa di habitatnya, Pulau Komodo. Terkenal berburu dalam kawanan, Komodo memiliki cara yang lumayan sadis dalam menghabisi mangsanya.

Saat melihat mangsa, komodo - dengan bobotnya seberat 70 kg - langsung menyerang mangsa. Komodo akan menggigit kaki mangsa dengan giginya yang memiliki racun antikoagulan, sehingga mangsa akan segera mati karena darah terus mengalir. Di detik-detik terakhir, komodo akan menyayat mangsanya yang lemas dengan kukunya yang tajam.

https://www.youtube.com/embed/pFaSswGnT0I

2. Elang emas: Menangkap mangsa yang lebih besar darinya

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarautentic-distribution.com

Selain memiliki rentang sayap hingga 2 meter, elang emas yang terkenal di belahan bumi Utara ini memiliki kaki dan cakarnya yang kuat serta tajam. Oleh karena itu, elang emas ini sering menukik dan memangsa hewan secara tiba-tiba, sehingga mereka terkejut dan tidak mampu melawan.

Dari hewan kecil seperti tupai hingga hewan besar seperti rusa, elang emas bisa angkut semuanya! Kalau mangsanya besar, setelah susah payah diangkat ke langit tinggi, elang emas akan menjatuhkan mangsanya hingga ambyar ke tanah. Lalu, bangkai mangsanya itulah yang menjadi santapan elang emas. Menjijikkan? Yang penting kenyang!

https://www.youtube.com/embed/SLFgFCmCg6Q

3. Belut listrik: Memakai aliran listrik untuk memanggang mangsa

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarmedium.com

Jangan sentuh! Sesuai namanya, belut listrik mengalirkan listrik dari sekujur tubuhnya untuk menyetrum lawannya. Selain pertahanan diri, ternyata sengatan listrik ini bisa digunakan untuk menyetrum lawan dari ikan, kepiting, serangga air, hingga hewan amfibi dan reptil air sampai crispy.

Menghuni perairan gelap, bulu sensitif pada tubuh belut listrik mendeteksi perubahan tekanan dan aktivitas lain yang memicu tegangan listrik cepat (doublet) yang menyasar otot mangsa, sehingga mengagetkan dan melumpuhkannya. Dengan keadaan seperti itu, mangsa empuk buat sang belut listrik yang tinggal mengisapnya. Slurrrp!

https://www.youtube.com/embed/PHqdT0B2B68

4. Laba-laba Deinopidae: Menjala mangsa layaknya nelayan menangkap ikan

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarflickr.com/Paul

Mendirikan jaring untuk menangkap mangsa? Sudah biasa bagi laba-laba lain.

Dijuluki "pelempar jala", laba-laba Demopidae dengan dua mata besar ini melemparkan jala dari jaring-jaringnya untuk menangkap mangsa! Tinggal di benua Australia, Afrika, dan Amerika, Demopidae berburu di waktu gelap dengan penglihatan mereka yang superior.

Demopidae membuat jala dari sutranya sendiri hingga tiga kali ukuran badannya dan mengikatkannya di kaki depannya. Dengan meletakkan "umpan" untuk mangsanya, ia menunggu hingga mangsa mendekat. Jika sudah dekat, Demopidae akan menerkam mangsa dengan jala di kakinya, mengikatnya secepat kilat, dan menikmatinya pelan-pelan.

https://www.youtube.com/embed/_peM31m5HFA

5. Ikan kodok: Berkamuflase hingga mangsa mendekat, dan HAP!

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liardtmag.com

Masuk ke dalam famili ikan sungut ganda (anglerfish), ikan kodok bukanlah perenang yang handal dan lebih memilih untuk berenang di dasar laut. Namun, dengan motif kulitnya yang unik, ikan kodok memanfaatkan lingkungan sekitar untuk menangkap mangsanya secepat 6 milidetik. Sekali kedip, bahkan di-slow motion pun tidak kelihatan! Sebagai perbandingan, waktu standar reaksi manusia adalah 200 milidetik.

Selain berubah warna (mimikri), tanduk-tanduk kecil pada ikan kodok dapat terlihat seperti "cacing" yang menarik ikan lain. Tidak jarang ikan kodok berdandan dengan lumut dan rumput laut agar lebih meyakinkan. Saat mendekat, mulut ikan kodok yang lebar terbuka dan dengan cepat menelan korban yang ukurannya bisa dua kali lebih besar darinya!

https://www.youtube.com/embed/pJXmJsIaHy8

Baca Juga: 7 Hewan yang Sering Dikorbankan untuk Fashion, yuk Stop!

6. Burung sekretaris: Cantik, tetapi suka menendang dan menginjak mangsa

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarbritannica.com

Meskipun ia adalah sekretaris, burung sekretaris merupakan hewan yang tak kenal ampun. Berburu di darat, senjata burung sekretaris adalah kakinya untuk menginjak dan menendang mangsa hingga KO. Endemik di Afrika, burung sekretaris memangsa serangga hingga hewan mamalia seperti tikus, kelinci, hingga luwak.

Burung sekretaris diberi nama Latin "Sagittarius serpentarius" yang berarti "pemanah ular" dan ada alasannya! Tidak jarang, burung sekretaris juga memangsa ular. Saat melebarkan sayap dan menaikkan jambulnya, burung sekretaris bukan hanya ingin menegaskan dominasi, melainkan mengalihkan perhatian ular.

Sang ular punya dua pilihan: gigit sayap atau kaki. Gigit sayap? Sayap burung sekretaris hanya gumpalan bulu tak berdaging. Gigit kaki? Sisik pada kaki burung sekretaris amat keras! Saat perhatian sang ular teralihkan, burung sekretaris akan langsung menginjak atau menendang ular sampai mati dan siap disantap.

https://www.youtube.com/embed/QJKBPyavWlI

7. Margay: Menirukan suara mangsa agar menghemat energi

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan LiarWikimedia Commons/Malene Thyssen

Imut tapi mematikan! Margay adalah kucing tutul kecil dari Amerika Latin dan Tengah yang ahli memanjat pohon.

Selain mangsa seperti tupai, burung, kadal, dan katak pohon, hewan nokturnal ini juga memangsa hewan lebih besar seperti... monyet! Namun, tidak jarang ada margay yang tidak makan daging (herbivora).

Bukan hanya mengejar mangsa, margay berburu dengan menirukan suara mangsanya agar bisa menarik mangsa secara efisien! Margay biasanya menirukan suara tangisan anak sang mangsa agar mangsa segera mendekat. Dengan peluang keberhasilan lebih besar dan mangsa yang mendekat, margay tinggal terkam dan melahap mangsanya saja.

8. Ikan sumpit: Menyumpit mangsa di darat sampai dapat

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarwikipedia.org

Kamu tahu sumpit? Itu, loh, jarum yang ditiup untuk melumpuhkan lawan. Nah, ikan yang tinggal di Asia Tenggara dan Australia Utara satu ini menyandang namanya karena menggunakan teknik tersebut untuk mendapatkan mangsanya yang mayoritas adalah serangga darat.

Menggunakan penglihatannya yang tajam dan bidikannya yang jitu saat menyembul keluar dari air, ikan sumpit dewasa hampir tidak pernah meleset saat menembak dari permukaan air keruh di daerah hutan bakau dan estuari. Jika meleset pun, mulut ikan sumpit bisa menembak 7 "sumpit air" dalam sekali tembak! Tak bisa juga, ikan sumpit tinggal melompat dari air dan menelan serangga tersebut.

https://www.youtube.com/embed/nrITCFbuhTw

9. Cacing berpendar: Kilau-kilau tersebut bukan pemandangan, melainkan jebakan!

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan Liarrnz.co.nz

Terkenal sebagai "dekorasi gua" Waitomo di Selandia Baru, sinar bioluminesensi dari cacing berpendar (glow-worm) yang menarik mata ternyata memang bertujuan untuk menarik mangsa! Lingkungan gua yang gelap dan bermedan tangguh menguntungkan cacing berpendar saat berburu mangsa.

Jika ada serangga yang terbang terlalu dekat karena menikmati cahayanya, jaring yang dipasang di sekitar langit-langit gua, dan di dekatnya, cacing berpendar pun menunggu beramai-ramai. Fakta menarik, terlepas dari namanya, glow-worm sebenarnya adalah larva serangga "kumbang" dan "agas".

https://www.youtube.com/embed/p4YPVJ-t-6Y

10. Lumba-lumba hidung botol: Mengaburkan mangsa dengan badai pasir

Sadis, 10 Metode Berburu Unik yang Kejam oleh Hewan LiarUnsplash/dcordash

Terkenal berburu dalam kawanan, lumba-lumba hidung botol memiliki teknik jika harus berburu sendiri yang disebut "cincin lumpur". Teknik ini memaksa mangsanya, yang biasanya adalah ikan kecil, agar melompat keluar dari air, daerah kekuasaan lumba-lumba! Bagaimana caranya?

  • Saat melihat sekumpulan ikan kecil, seekor lumba-lumba dalam kawanan akan mulai berenang mengitari mangsa dari dasar laut dan menghentakkan ekornya agar pasir di dasar laut tersebut melayang, membentuk "cincin lumpur";
  • Lalu, para lumba-lumba berenang melingkari kawanan mangsanya yang terjebak dalam "cincin lumpur" tersebut; dan
  • Mangsa yang terperangkap dalam "cincin lumpur" tak punya pilihan lain selain melompat keluar dari air.

Saat ikan melompat keluar dari air, lumba-lumba hidung botol yang menunggu tinggal membuka mulut dan melahap mangsanya. Efisien! Dari sekian banyak strategi berburu oleh lumba-lumba, teknik "cincin lumpur" ini adalah salah satu yang paling cerdas.

https://www.youtube.com/embed/bzfqPQm-ThU

Keji? Memang. Tega? Harus! Kenapa?

Jika mereka tidak melakukan segala cara, mereka tidak akan bisa makan dan dieliminasi oleh alam. Oleh karena itulah, cara-cara unik tersebut tetap mereka pertahankan karena terbukti efektif dalam mendapatkan makanan dan bertahan dari seleksi alam.

Itulah cara-cara berburu aneh, kejam, namun efektif yang biasa digunakan hewan-hewan liar untuk mendapatkan mangsa. Semuanya efektif karena kalau tidak, pasti mereka mati kelaparan! Dari 10 metode berburu yang aneh bin ajaib di atas, manakah yang menurutmu paling menarik?

Baca Juga: Hewan Peliharaan Viral, 7 Fakta Sea Monkey dan Cara Memeliharanya

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya