Comscore Tracker

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam Sejarah

Makanan dan minumannya pun tak kalah lezat!

Dari dulu hingga masa kini, perjamuan adalah salah satu perhelatan akbar yang digelar oleh sebuah pemerintahan sebagai perayaan. Entah perayaan untuk pernikahan, penganugerahan gelar, atau menyambut tamu negara, perjamuan bisa dikatakan sebuah "ajang" untuk mempertahankan reputasi sebuah negara.

Hidangannya pun tidak cuma satu, melainkan bisa belasan dan puluhan yang terbagi dalam beberapa sajian. Bahkan, perjamuan bisa berlangsung lebih dari sehari. Menjaga makanan tetap sedap dilidah dan pelayanannya yang elegan adalah kunci dari perjamuan akbar nan megah tersebut.

Sepanjang sejarah peradaban, beberapa instansi pemerintahan dan figur publik telah menggelar perjamuan-perjamuan besar yang tercatat kelezatan dan kemewahannya. Inilah 10 perjamuan terbesar yang tercatat dalam sejarah dunia.

1. Jamuan Britania Raya & Prancis (1520)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahLukisan jamuan Henry VIII dan Francois I. wikipedia.org

Pada awal abad ke-16, benua Eropa memiliki dua kekuatan dominan, kekaisaran Paris dan Wangsa Habsburg (Austria masa kini). Namun, dominasi tersebut terancam oleh Kesultanan Utsmaniyah dari arah Timur. Oleh karena itu, pada 1518, Habsburg dan Prancis menandatangani Perjanjian London untuk menghadang Utsmaniyah.

Saat itu, Britania Raya dilirik sebagai sekutu oleh Habsburg dan Prancis. Merayakan kerja sama sejak Perjanjian Anglo-Prancis pada 1514, raja Henry VIII dari Britania Raya, mengundang raja François I dari Prancis dalam sebuah jamuan makan yang berjalan selama tiga minggu, dari 7 hingga 24 Juni 1520!

Diselenggarakan di Balinghem (antara Guines dan Ardres), Prancis Utara, jamuan tersebut dikenal sebagai The Field of the Cloth of Gold (Camp du Drap d'Or) karena Henry mendirikan banyak tenda dengan kain emas di lahan seluas 10,000 m2. Ada banyak sekali makanan, acara musik, dan adu gulat! Akan tetapi, saat Henry kalah gulat dari François, hubungan kedua negara malah memburuk.

2. Jamuan pernikahan Medici & Henry IV (1600)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahPernikahan Marie de Medici dan Henry IV di Firenze. gogmsite.net

Pada 1600, raja Prancis, Henry IV, mempersunting Marie de Medici dan melangsungkan resepsinya di Firenze, tepatnya di Salone dei Cinquecento (Aula untuk 500 Orang), Palazzo Vecchio. Diberikan dana yang "wah", pemahat/arsitek terkemuka di Firenze yang menyambi jadi event organizer (EO) untuk pernikahan tersebut, Bernardo Buontalenti, merancang perjamuan yang dikenal menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah!

Tidak tanggung-tanggung, catatan sejarah merekam terdapat lebih dari 50 hidangan pada perjamuan tersebut. Salah satu hidangan yang menarik adalah sherbet susu dan madu yang terinspirasi dari resep sherbet dari Prancis milik Marie. Kejutan terbesarnya, saat para tamu duduk dan membuka serbet mereka, keluarlah burung penyanyi yang berkicau dengan merdu.

3. Perjamuan Nicolas Fouquet (1661)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahVaux-le-Vicomte, Prancis. culturezvous.com

Menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan Louis XIV, Nicolas Fouquet membeli lahan dan mendirikan sebuah puri chateau bak istana di Vaux-le-Vicomte. Terkenal dermawan, Fouquet kemudian melangsungkan sebuah perjamuan besar pada 17 Agustus 1661, mengundang figur publik dan para seniman kondang di zamannya.

Perjamuan tersebut amat berseni dan mewah. Dramawan kawakan Prancis, Moliere, melangsungkan pementasan "Les Fâcheux". Hidangannya kaya akan susu dan dimasak oleh koki kenamaan Prancis dan penemu krim kocok/chantilly, François Vatel. Penutupnya? Kembang api yang mewah!

Namun, perjamuan akbar tersebut justru menjadi petaka untuk Fouquet! Louis menuduh pesta Fouquet terlalu besar. Akhirnya, Louis menangkap Fouquet dan memenjarakannya seumur hidup di Pinerolo, Italia, pada 1664 dengan tuduhan penyelewengan dana istana. Istri Fouquet kemudian diasingkan dan Vaux-le-Vicomte disita. Fouquet akhirnya wafat di penjara pada 1680.

4. Perjamuan Manchu - Han (sekitar abad ke-18)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahReplika hidangan jamuan Manchu - Han di Hong Kong. wikimedia.org

Saat suku Manchu berhasil menduduki Tiongkok dan mendirikan Dinasti Qing dari 1618 - 1683, suku Manchu dan Han malah berperang satu sama lain untuk mendapatkan kekuasaan. Sebagai kaisar ke-4 Qing, Kaisar Kangxi (1654 - 1722) mencoba mendamaikan suku Manchu dan Han dengan menggelar perjamuan besar di ulang tahunnya yang ke-66.

Berjalan selama 3 hari dengan 6 sajian, perjamuan yang disebut "Manhan Quanxi" (滿漢全席) tersebut menggabungkan komposisi seimbang 320 menu Han dan Manchu, terdiri dari 196 hidangan utama dan 124 kudapan.

Bahan-bahannya pun dikumpulkan dari penjuru Tiongkok, dari yang biasa seperti ayam, bebek, dan teripang hingga yang mewah seperti cakar beruang, sarang burung walet, sirip hiu, dan otak monyet! Peralatan makannya terbuat dari perunggu, dan piring sajian dibuat dari porselen menyerupai bentuk hewan yang menjadi bahan makanan.

Dibagi menjadi jamuan dalam dan luar istana, hanya anggota kerajaan dan petinggi suku Han hingga tingkat dua yang diperbolehkan di jamuan dalam istana. Hingga saat ini, resep jamuan Manhan Quanxi yang asli tetap dipegang oleh Kota Terlarang, Beijing, namun jarang dilangsungkan karena bahan-bahannya adalah satwa yang dilindungi saat ini. Jamuan Manhan Quanxi menjadi salah satu ikon kuliner Tiongkok di dunia hiburan.

5. Jamuan George IV (1817)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahRoyal Pavilion di Brighton. britannica.com

Saat tengah menjadi Pangeran Pemangku Raja Britania Raya selama 9 tahun pada 1811 - 1820, George IV pernah melangsungkan perjamuan besar di Royal Pavilion, Brighton, pada 18 Januari 1817 untuk menyambut datangnya Adipati Nikolai I dari Rusia. Terkenal hobi makan mewah, George IV langsung mengundang chef termahal dan paling terkenal asal Prancis di zamannya, Marie-Antoine Carême.

Carême terkenal pernah memasak untuk Napoleon Bonaparte, James Meyer Rothschild, dan bahkan diundang oleh Tsar Aleksander I. Perjamuan inilah yang menjadi titik balik karir Carême. Ia bekerja ekstra mempersiapkan sekitar 127 hidangan, dari kepala ikan sturgeon direndam champagne hingga pai burung dara. Yang paling terkenal? Carême membuat replika Royal Pavilion dari kue!

7. Perjamuan karnivora Bonvalet (1870)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam Sejarahsplendidtable.org

Saat Malam Tahun Baru 1870, walikota arondisemen ketiga, Bonvalet, mengadakan sebuah jamuan daging besar di restoran Noel Peter, Paris. Mayoritas orang saat itu mungkin mengutuk perjamuan tersebut karena saat itu, Paris tengah dikepung oleh Jerman, sehingga mengakibatkan kelangkaan bahan pangan.

Namun, pesta Bonvalet yang mengundang 20 orang tersebut jalan terus! Memiliki kenalan di kebun binatang setempat, Bonvalet menggunakan daging hewan eksotik kebun binatang, dari beruang hingga gajah sebagai menu jamuannya! Uniknya, jamuan tersebut sukses, lho. Sayangnya, pada 28 Januari 1871, Paris jatuh ke tangan Jerman.

7. Jamuan Hari St. Patrick AS - Irlandia (1959)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahAir mancur Gedung Putih berubah hijau saat Hari Raya St. Patrick. wikimedia.org

Fakta menarik, Amerika Serikat (AS) dan Irlandia sama-sama merayakan Hari Raya St. Patrick. Jadi, pada saat Presiden Irlandia, Sean T. O'Kelly, berkunjung ke AS di tahun 1959, Presiden AS ke-34, Dwight D. Eisenhower, mengadakan jamuan besar untuk O'Kelly sambil merayakan Hari Raya St. Patrick di Gedung Putih.

Seluruh menu untuk perayaan St. Patrick di Gedung Putih tersebut terekam dalam buku karangan John Lane pada 2004, "A Taste of the Past". Apa sajakah hidangan-hidangan tersebut? Sambil meneguk champagne Pol Roger 1952, berikut beberapa hidangannya:

  • Prosciutto ham dan melon;

  • Sup krim selada air dengan roti panggang Melba, jantung seledri, dan zaitun;

  • Lobster newbergs hidangan bahari (seafood) berbahan lobster, mentega, krim, brendi konyak, anggur sherry, telur, dan cabai rawit;

  • Kue vol-au-vents dan sandwich timun;

  • Daging bebek panggang khas Long Island dengan saus apel,

  • Casserole terong;

  • Buncis cah kacang almon ala Prancis;

  • Salad sayur dengan ikan teri dan roti keju;

  • Es krim sundae rasa mint; serta

  • Kacang-kacangan dan cokelat bonbon.

8. Perjamuan makan Chez Denise (1975)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahRestoran Chez Denise, Paris. laparisienne.citymap.guide

Pada 1975, kritikus makanan dan jurnalis dari The New York Times, Craig Claiborne, memenangkan lelang senilai 300 dolar AS untuk menikmati makan malam di manapun yang disponsori oleh American Express. Mengajak temannya, Pierre Franey, Claiborne memilih restoran kelas atas, Chez Denise, di ibukota Prancis.

Saat itu, chef Claude Mornay lah yang melayani Claiborne dan Franey. Selama 5 jam sajian, Claiborne dan Franey kemudian menikmati 31 jenis hidangan dari tiram, caviar, hingga hati angsa (foie gras). Minumannya pun juga adalah wine yang harganya selangit! Total, American Express harus menggelontorkan dana hingga 4.000 dolar AS!

Namun, apa balasan Claiborne? Ia menuliskan ulasan yang nadanya menjelekkan Chez Denise dan hidangannya yang tak sesuai ekspektasi Claiborne & Franey. Akibatnya, Claiborne & The New York Times dikecam. Bahkan, Paus Paulus VI mengecam tindakan Claiborne yang terkesan "menyia-nyiakan makanan" dan "memalukan".

9. Perjamuan terakhir François Mitterrand (1995)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahBurung ortolan bunting, lambang Prancis. wikipedia.org

Setelah menjabat sebagai Presiden Prancis selama 14 tahun, François Mitterrand mengetahui bahwa hidupnya tak lama lagi. Jadi, pada Malam Tahun Baru pada 1995, Mitterand mengundang 30 orang sahabat dan anggota keluarganya ke Landes, Prancis Barat Daya.

Mitterand menjamu mereka makan makanan gourmet dari tiram, foie gras, hingga burung ortolan bunting, satwa yang dilindungi Prancis. Sebenarnya, memakan ortolan bunting bersifat ilegal karena burung tersebut adalah lambang Prancis! Entah suka atau lapar, Mitterand makan hingga dua burung ortolan bunting! Pada 8 Januari 1996, Mitterand meninggal dunia akibat kanker prostat.

10. Perjamuan Epicurean Masters of the World (2007)

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahRestoran Dome di lebua, State Tower, Bangkok, Thailand. lebua.com

Pada 10 Februari 2007, sebuah perjamuan makan bertajuk "Epicurean Masters of the World", mengundang 15 pakar hidangan gourmet yang masing-masing telah membayar sekitar 15.000 euro (tidak termasuk pajak), beserta 25 tamu undangan, di restoran Dome at lebua, State Tower, Bangkok, Thailand.

Tidak sembarangan, enam chef-nya pun sudah memiliki sertifikasi tiga bintang Michelin! Mereka memasak 10 hidangan gourmet dan ditemani dengan minuman pencuci mulut yang tidak kalah high-class, seperti:

  • Creme brulee foie gras dengan kacang tonka, bersama champagne Louis Roederer Cristal 1990 ;
  • Bistik tartar daging sapi Kobe dengan caviar Imperial Beluga dan tiram Belon, bersama champagne Krug 1995; dan
  • Daging sapi muda dengan truffle hitam Perigord, bersama wine Château Latour 1955.

Untuk acara seharga 1 juta baht per kepala tersebut, para chef mendatangkan bahan makanan segar langsung dari 35 negara! Sayangnya, meskipun acara ini dilangsungkan di Thailand, tidak ada hidangan khas Negeri Gajah Putih sama sekali.

Mewah Menggiurkan, 10 Perjamuan Terbesar dalam SejarahJamuan makan. pixabay.com/Jonsino

Perjamuan besar sering kali diadakan untuk berbagai hajat, dari perayaan penting, kunjungan kenegaraan, atau... hanya ajang pamer kekuasaan dan kekayaan belaka! Dengan menggelar jamuan besar selama berhari-hari, satu individu atau instansi dikatakan memiliki dana yang cukup besar untuk mengundang tamu istimewa, dan mendongkrak reputasi lewat makanan serta minuman mewah!

Itulah 10 jamuan makan terbesar yang pernah ada dalam sejarah peradaban. Tentu saja, tidak sembarang orang bisa menikmatinya!

Dari 10 perjamuan makan tersebut, mana yang menurutmu paling menarik untuk dicoba? Kalau kamu memiliki dana yang cukup, perjamuan makan seperti apa yang ingin kamu adakan?

Baca Juga: Pengunjung Pantai Batu Belig Bali yang Diduga Hilang Meninggal Dunia

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya