Comscore Tracker

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukan

Bukan karena kesalahan!

Biasanya, kisah-kisah penemuan mengandung intisari dan petuah bagi yang mendengarnya. Sebagai contoh, Thomas Alfa Edison "dikatakan" mencoba berbagai lampu hingga ratusan kali. Saat percobaan ke-1000, ia menemukan lampu bohlam akhirnya.

Namun, apakah kamu tahu ternyata, beberapa penemuan besar berikut ini adalah hasil dari eksperimen gagal atau keteledoran belaka? Mengutip kata-kata Mark Twain,

"Name the greatest of all inventors. Accident."

1. Penisilin

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukanverywellhealth.com

Penemuan pertama yang hadir secara tidak sengaja adalah obat antibiotik, penisilin.

Antibiotik ini digunakan sebagai pengobatan pertama untuk melawan infeksi bakteri Staphylococcus (penyebab keracunan makanan dan infeksi kelenjar air liur/sialadenitis) dan Streptococcus (penyebab radang tenggorokan, radang paru-paru, dan meningitis).

Seperti yang kamu ketahui, penisilin ditemukan oleh Alexander Fleming, seorang peneliti Skotlandia, pada 28 September 1928.

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukansciencemuseum.org.uk

Saat tengah meneliti di laboratoriumnya di St. Mary's Hospital, London, Fleming menemukan sebuah cawan petri mengandung kultur Staphylococcus dibiarkan terbuka di ambang jendela. Fleming kemudian menemukan cawan petri tersebut telah terkontaminasi oleh jamur yang dikelilingi oleh lingkaran bening berisi bakteri dengan pertumbuhan terhambat.

Fleming kemudian mengambil sampel dari jamur tersebut dan menciptakan kultur murni. Ternyata, ia menemukan jamur tersebut berasal dari genus Penicillium, yaitu Penicillium chrysogenum.

2. Kellogg's Corn Flakes

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukanpepper.ph

Kalau kamu menginap di hotel berbintang, salah satu opsi sereal untuk sarapan adalah Corn Flakes, sereal jagung buatan Kellogg's. Tetapi, tahukah kamu bahwa lahirnya Corn Flakes hadir karena prosedur yang salah?

Mari kembali ke abad 19, tepatnya pada 1894. Saat itu, para penganut Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ingin mengembangkan makanan baru yang sesuai dengan peraturan agama mereka: vegetarian, tanpa alkohol, dan tanpa kafein.

Jadi, mereka mencoba berbagai kombinasi gandum, beras, dan tepung jagung. Salah satu pencobanya adalah John Harvey Kellogg, inspektur di Battle Creek Sanitarium, Michigan, dan adiknya, Will Keith Kellogg.

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukantheatlantic.com

Penemuan Corn Flakes bermula saat Kellogg bersaudara tengah membiarkan gandum masak untuk mengembang, mereka dipanggil untuk urusan percetakan. Saat mereka kembali, gandum tersebut sudah basi dan mengeras.

Karena biaya yang terbatas, akhirnya, mereka memasukkan adonan basi tersebut ke mesin penggiling, berharap agar adonan tersebut memanjang. Ternyata, adonan tersebut malah pecah menjadi remah-remah. Kellogg bersaudara memanggangnya di oven dan menghidangkannya ke para pasien. Mereka menyukainya!

Akhirnya, Kellogg bersaudara mendaftarkan paten untuk Corn Flakes pada 1894 dan mendapatkannya pada 1896. Sekadar memberitahu, pertama kali, Kellogg memberi nama sereal tersebut "Granose". Komposisi Corn Flakes Kellogg's adalah 88 persen jagung.

Baca Juga: 7 Penemuan Masyarakat Mesir Kuno yang Bermanfaat hingga Sekarang

3. Teflon

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja DitemukanPixabay.com/Taken

Jika ingin memasak tapi tak ingin lengket oleh minyak, maka kamu menggunakan panci teflon. Salah satu rahasia umum adalah teflon ditemukan secara tidak sengaja.

Politetrafluoroetilena — lebih dikenal sebagai PTFE, atau Teflon — ditemukan secara tidak sengaja di laboratorium DuPont, New Jersey pada tahun 1938 oleh seorang ahli kimia bernama Roy Plunkett.

Saat sedang membuat pendingin CFC baru, Plunkett melihat tabung tetrafluoroetilena yang digunakannya menunjukkan status "kosong", namun memiliki berat seperti penuh.

Setelah menggergaji tabung tersebut, Plunkett menemukan bahwa gas tetrafluoroetilena bereaksi dengan besi di kulit tabung dan telah melapisi bagian dalamnya dengan polytetrafluoroethylene — bahan licin yang anti air dan anti lengket.

Perusahaan DuPont segera melihat potensi penemuan Plunkett dan mulai memproduksi PTFE secara massal. Merek "Teflon" akhirnya dipatenkan oleh DuPont pada 1945.

Manfaat Teflon di dunia masak baru diketahui pada tahun 1954, ketika Collette Grégoire, istri insinyur terkemuka Prancis, Marc Grégoire, memintanya untuk melapisi peralatan masaknya dengan bahan Teflon agar makanan tidak menempel pada pancinya lagi.

4. Es loli

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukansuperhealthykids.com

Menjelang musim panas, es krim dan es loli memang senjata ampun untuk menangkal panas terik matahari. Nah, yang ini, kamu pasti sudah tahu. Es loli ternyata adalah penemuan yang "benar-benar" tidak disengaja!

Konon katanya, es loli pertama dibuat oleh bocah berumur 11 tahun bernama Francis William "Frank" Epperson pada tahun 1905. Saat itu, Frank lupa bahwa ia meninggalkan wadah berisi larutan soda bubuk rasa lemon bersama dengan tongkat pencampurnya di beranda rumahnya di Oakland, California.

Setelah ditinggal semalaman di tengah dinginnya malam, dan es loli pun tercipta. Pada 1923, Frank memperkenalkan es loli pada para pemadam kebakaran di California dan melihat antusiasme mereka. Tidak ingin orang lain mencuri idenya, Frank kemudian mempatenkan es loli pada 1924.

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukannpr.org

Ia kemudian menjual es loli dengan merek "Epsicle" di taman bermain Neptune Beach. Taglinenya?

"Lollipop beku...? Ah, namanya Popsicles saja!"

"Stik minuman"

Sejak saat itu, es loli Epsicle dikenal dengan nama "Popsicle" yang dijual oleh Popsicle Corporation. Namun, enam bulan setelah mematenkan Popsicle, perusahaan Good Humor (terkenal dengan produk es Wall's) menuntut Frank karena dianggap meniru konsep es loli mereka.

Akhirnya pada 1925, Frank setuju untuk membayar sejumlah uang pada Good Humor. Hal tersebut membuat Frank frustasi sehingga menjual Popsicle Corporation kepada Joe Lowe Company di New York pada tahun yang sama.

Pada 1989, akhirnya nama "Popsicle" dibeli hak patennya oleh Good Humor, anak perusahaan Unilever. Hingga sekarang, es loli telah melalui banyak perubahan dengan satu tujuan: memuaskan dahaga di tengah panas dengan kesegaran rasa.

5. Kaca Laminasi

Tidak Terencana, Ini 5 Penemuan Besar yang Tak Sengaja Ditemukancpni.gov.uk

Saat melihat kaca jendela mobil yang anti retak dan anti pecah, sudah sepatutnya kita berterima kasih pada Édouard Bénédictus, seorang kimiawan asal Prancis. Penemuan kaca anti pecah adalah hasil dari percobaan teledor Bénédictus.

Percobaan tersebut terjadi pada 1903. Saat itu, Bénédictus tidak sengaja mendorong botol kaca hingga jatuh dari raknya. Namun, bukannya pecah berkeping-keping, botol tersebut hanya remuk sedikit.

Asisten Bénédictus menjelaskan bahwa gelas itu berisi selulosa nitrat, sejenis plastik alami bening, yang meninggalkan film di bagian dalam gelas. Bénédictus mengajukan paten untuk penemuannya pada tahun 1909 setelah mendengar terjadinya kecelakaan mobil.

Sebenarnya sebelum Bénédictus, perusahaan asal Prancis, Le Carbone, sudah mendapatkan paten objek berlapiskan seluloid pada 1902. Lapisan seluloid terbukti membuat objek tersebut lebih tahan pecah dan retak.

Sejak ditemukan, kaca pengaman telah diproduksi dan dipasang di berbagai objek mulai dari topeng gas pada Perang Dunia I hingga ke kaca mobil. Menurut UU Lalu Lintas Inggris 1930, kaca depan mobil diwajibkan menggunakan kaca laminasi.

Itulah beberapa penemuan penting dunia yang ternyata ditemukan secara tidak sengaja. Memang, jika ide sudah terbesit, manusia bisa melakukan apa saja. Tinggal menunggu waktu yang tepat.

Baca Juga: Legendaris! 6 Penemuan dari Perang Dunia I Ini Dipakai hingga Kini

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya