Comscore Tracker

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alam

Cari tahu di sini, siapa tahu dibutuhkan

Dunia dan kehidupan adalah tempat yang sulit dan tak kenal ampun. Terkadang hidup juga tidak bisa diprediksi dan tak sesuai yang kita inginkan. Di beberapa momen tertentu, rencana yang sudah kita pikirkan secara matang bisa saja kacau balau karena suatu hal.

Oleh sebab itu, kita dituntut untuk selalu waspada dan menjalaninya dengan sebaik mungkin. Dan berikut ini ada hal-hal yang mungkin saja perlu kita pahami, meskipun kita bukan seorang yang profesional sekali pun. Untuk berjaga-jaga saja. Lalu apa sajakah itu? 

1. Jangan mengenakan pakaian berbahan katun saat hiking

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alameventsafetyservices.com

Jika kamu berniat untuk pergi hiking, kamu patut menghindari pakaian berbahan katun. Alasannya? Hipotermia. CDC mengatakan bahwa antara 1999 dan 2011, 16.911 orang meninggal karena hipotermia, dan itu menjadi ancaman yang nyata. Seseorang bisa terserang hipotermia karena kehilangan panas tubuh lebih cepat daripada yang ia lakukan. Apalagi jika orang itu berada di malam-malam musim semi yang lembab dan sejuk, terutama jika ia mengenakan katun. 

Sains mengungkapkan kalau pakaian katun bisa menyebabkan hipotermia dan itu berkaitan dengan cara kerjanya, katun membentuk ruang kosong di dalam serat yang menyerap 27 kali beratnya sendiri dalam cairan, cairan itu bisa saja muncul akibat keringat yang dihasilkan tubuh atau apapun itu. Katun bersifat selulosa dan air tertarik pada selulosa, itu mengapa celana jins akan membutuhkan waktu lebih lama untuk kering.

Itu berarti jika air hujan atau seseorang yang banyak berkeringat, akan membuat pakaiannya cepat basah, yang merupakan modal utama terjadinya hipotermia. Karena kain basah bisa menghilangkan panas tubuh. Sebaiknya kenakan bahan wol, poliester, atau nilon.

2. Gunakan jam tangan sebagai kompas

https://www.youtube.com/embed/hON-ZDCorqg

Menjadi hal yang mungkin terjadi jika seseorang pergi lalu tersesat di hutan. Dengan asumsi orang itu tahu apakah dia berada di belahan bumi utara atau selatan (dan jika tidak, dia sudah pasti memiliki masalah yang besar), namun jangan khawatir jika ia mengenakan jam tangan, karena bisa digunakan sebagai kompas.

Tapi yang dimaksudkan di sini adalah jam tangan analog. Pertama, jika kita berada di utara. Arahkan jarum jam ke matahari, dan bayangkan garis berjalan di antara jarum jam dan jam 12 di jam tangan kita. Arah itu menunjuk ke selatan, dan kita tinggal mencari tahu sisa arah dari sana. Jika kita berada di selatan, berdirilah sehingga jam 12 di arloji menunjuk ke matahari. Setengah jalan antara matahari dan jarum jam adalah utara.

3. Membuat api dari es

https://www.youtube.com/embed/thbSSuo1Z00

Tahukah kamu jika bongkahan es bisa menghasilkan api? Bongkahan es di sini adalah es yang jernih, yang berarti tidak ada gelembung udara di dalamnya untuk membentuk lensa cembung dan memfokuskan sinar matahari hingga menghasilkan api. Yang harus dilakukan pertama-pertama adalah memotong sepotong es, kemudian menghangatkannya dengan tangan untuk melelehkannya ke bentuk yang sesuai (lihat video.) 

Baca Juga: Salah Jurusan Kuliah? Renungkan 6 Hal Ini Agar Tetap Bisa Survive!

4. Tes edibilitas untuk menguji makanan di alam liar

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alammodernsurvivalonline.com

Jika seseorang tersesat di alam liar, kemungkinan besar dia harus tetap bertahan hidup dengan makanan. Lalu bagaimana jika semua persediaan sudah habis?  Tentu saja hal ini tidak semudah yang dibayangkan, karena untuk mencari makanan di hutan belantara sangatlah sulit. Tidak semua tanaman, buah-buahan, bunga-bungaan, bahkan kacang-kacangan bisa dimakan, beberapa diantaranya ada yang beracun.

Untuk mengetahuinya, kita patut mengingat hal-hal ini agar tidak sembarangan mengonsumsinya, yaitu tanaman yang memiliki getah susu, aroma seperti almond, atau tanaman apa pun itu jika memiliki duri, atau bulu-bulu halus, dan tanaman yang memiliki pola tiga daun, karena sudah dipastikan memiliki kandungan racun. Buah berry berwarna putih dan kuning juga beracun. Namun buah berry berwarna ungu dan biru mungkin tidak beracun (tetapi ada juga yang beracun).

Jika kita merasa sudah menemukan sesuatu yang mungkin bisa menjadi sumber makanan yang tepat, mulailah melakukan tes edibilitas. Pertama, pegang sepotong tanaman di tangan untuk melihat apakah ada reaksi atau tidak, ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Jika semuanya baik-baik saja, lakukan hal yang sama pada bibir, lalu lidah. Jika masih tidak ada reaksi apapun, kunyah tapi jangan ditelan dan tunggu selama 15 menit. Jika tidak ada iritasi, telan sedikit dan lihat apa yang terjadi. Butuh waktu delapan jam untuk melihat efek negatif, dan jika tidak ada, maka kita baru saja menemukan makanan yang aman.

5. Jangan melawan arus rip (arus pecah)

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alamweather.gov

Refleks setiap orang itu memang sangat berguna di momen-momen tertentu, tapi terkadang refleks bisa membuat seseorang jatuh ke dalam masalah yang lebih parah. Itulah yang terjadi dengan arus rip (arus pecah). Arus pecah adalah arus yang sangat kuat karena bisa menerjang secepat 8 kaki per detik dan mampu menarik seseorang ke perairan yang lebih dalam. Asosiasi Penyelamat Hidup Amerika Serikat mengatakan bahwa sekitar 80 persen penyelamatan terjadi karena banyak orang yang terperangkap dalam arus pecah.

Ini tips jika seseorang terjebak dalam arus pecah. Jika arus menarik seseorang dan menjauh dari pantai, jangan mencoba berenang untuk melawannya. Karena itu hanya akan membuat lelah, dan saat itulah situasi menjadi mematikan. Sebaliknya, berenanglah keluar dari arus dengan berjalan sejajar dengan pantai. Jika tidak bisa melakukannya, injak air dan tunggu bantuan tiba. Satu hal yang tidak dilakukan arus pecah adalah menarik seseorang ke dalam air. 

6. Jangan menyentuh tanah untuk menghindari sambaran petir

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alamknowbefore.weatherbug.com

Dilansir dari LiveScience, 24.000 orang tersambar petir dan terbunuh oleh kilat setiap tahunnya, dan 240.000 lainnya hanya terluka akibat tersambar petir. Petir mematikan karena ia bergerak melintasi tanah, jadi hal itu membuatnya lebih mudah untuk menyambar seseorang. 

Jadi, apa yang harus kita lakukan? Tempat teraman adalah di dalam gedung. Khususnya, bangunan dengan infrastruktur seperti pipa ledeng dan kabel listrik. Itulah yang akan mengarahkan ulang muatan sambaran petir.

7. Meminimalisir sengatan ubur-ubur dengan cuka

7 Tips Tak Terduga yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu di Alamwikipedia.org

Dilansir dari Popular Science, satu-satunya yang terbukti untuk memperlambat penyebaran racun ubur-ubur adalah cuka. Ubur-ubur mengandung struktur yang disebut nematocyst yang menyuntikkan racun ke dalam korban mereka, dan tes yang dilakukan oleh University of Hawaii di Manoa menemukan bahwa cuka mengganggu fungsi nematocyst. 

Jadi, jika ingin meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh sengatan ubur-ubur yaitu dengan menuangkan sedikit cuka ke tubuh yang tersengat, gunakan pinset untuk menyingkirkan tentakelnya.

Kejadian-kejadian tak terduga bisa saja menimpa kita kapan dan di mana pun, oleh karena itu kita diharuskan untuk selalu waspada dan memahami dasar-dasar bertahan hidup. Nah, dari 7 tips di atas, mana yang kira-kira lebih mudah dan sekiranya sangat membantu? 

Baca Juga: 5 Skill Tambahan di Masa Kuliah Ini Bantu Kamu Survive di Dunia Kerja

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Write to communicate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya