Comscore Tracker

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukan

Pekerjaan yang mengancam nyawa

Sejarah membuktikan bahwa umat manusia senang bereksperimen. Mereka tidak tahu kekurangan dari eksperimennya. Bahkan penemuan dari eksperimennya berdampak mengerikan pada tubuh manusia. Awalnya, penemuan itu dianggap sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Radium pertama kali ditemukan pada tahun 1898 oleh Marie dan Pierre Curie, setelah mereka mengekstraksi satu miligram dari sepuluh ton bijih uranium. Dan hasilnya sangat keren. Radium bersinar, dan sayangnya, ia juga mematikan - seperti yang dialami Radium Girls, gadis pekerja pabrik dalam pembuatan dial jam yang bercahaya. Ikuti fakta-faktanya di poin-poin berikut ini! 

1. Awal mula terbentuknya radium girls

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanrejectedprincesses.com

Sejak ditemukannya radium, para wirausahawan melihat nilai potensial dari sifat radium yang bercahaya. Hanya beberapa tahun setelah ditemukan, William J. Hammer mencampurkannya dengan seng sulfida untuk membuat cat. Namun penemuannya dipatenkan oleh Tiffany & Company. Menurut Universitas Asosiasi Oak Ridge, untuk pertama kalinya, cat radium ini sangat populer di Eropa.

Baru pada tahun 1914 cat luminescent berbasis radium mulai diproduksi di Amerika Serikat. Pada 1921, pabrik utamanya mengalami banyak perkembangan dan perubahan, mengubah namanya menjadi United States Radium Corporation dan mematenkan "Undark" sebagai nama cat mereka. Perusahaan lain mulai bermunculan juga, dengan merek seperti "Luna" dan "Marvelite". 

Menurut NPR, US Radium mempekerjakan sejumlah gadis dan wanita muda - paling muda berusia 11 tahun - untuk mengecat pelat (dial) jam dengan cat berbasis radium yang bersinar dalam gelap. Gadis ini juga harus memutar kuas dengan bibir mereka agar kuas tetap runcing. Cara itu dilakukan untuk mendapatkan angka dan sapuan kuas yang benar-benar tepat, tetapi dengan setiap jilatan kuas, mereka tentunya menelan radium. 

2. Banyak gadis pekerja melukis tubuh mereka sendiri dengan cat radium

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukandcmetrotheaterarts.com

Menurut Atomic Heritage Foundation, tidak lama kemudian US Radium dikontrak oleh militer untuk mengecat jam tangan dan panel instrumen, dan mereka membutukan banyak gadis pekerja. Para pekerja tidak tahu kalau cat tersebut berbahaya. Dilansir dari The Atlantic, para gadis pekerja sering mengecat kuku dan gigi mereka dengan cat radium tersebut.

Lalu, setelah ahli fisiologi Harvard, Cecil Drinker, melakukan penelitian untuk melihat seberapa banyak radium yang digunakan gadis-gadis itu. Ia mengungkapkan bahwa gadis pekerja sering terpapar cat dan debu radium di pabrik sehingga tubuh mereka dapat bersinar ditempat gelap. Debu radium itu berceceran di mana-mana: bukan hanya di tangan dan wajah mereka, tapi juga di pakaian luar, pakaian dalam, dan bahkan tubuh di balik pakaian mereka. Namun, mereka yakin itu aman. 

3. Radium dalam kehidupan sehari-hari 

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanloc.gov

Awalnya, radium dianggap sangat sehat: sering kali dipasarkan sebagai obat, dan ada sejumlah produk radium yang masuk ke pasar. Hal ini terjadi pada tahun 1904, ketika LD Gardner memasarkan air kesehatan yang disebutnya "Liquid Sunshine". Menurut New York Historical Society, kepercayaan pada manfaat radium berakar pada kesalahpahaman.

Percobaan awalnya, radium digunakan untuk membunuh sel kanker dan itu berhasil. Dari sanalah banyak orang menganggap kalau radium memiliki khasiat kesehatan. Banyak dokter yang mulai bereksperimen dengan radium untuk penyakit seperti tuberkulosis dan lupus, sementara para dukun mulai memasarkan obat radium mereka sendiri, untuk mengobati segala macam penyakit, mulai dari jerawat dan kebotakan hingga impotensi dan kegilaan. 

Bahkan, radium dipasarkan sebagai air minum, pasta gigi radium, dan kosmetik radium yang sangat populer pada masa itu. Mainan anak-anak pun dilukis dengan radium, dan penari New York mengenakan kostum yang bersinar dari radium. Karena semuanya serba radium dan juga sangat diminati, harganya pun melonjak. Pada tahun 1915, satu gram radium harganya sekitar 1,9 juta dolar AS dalam mata uang hari ini. 

4. Penyakit yang datang di kemudian hari

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukannetheatregeek.com

Menurut Institut Kesehatan dan Perkembangan Anak Nasional, tulang terus memperkuat dirinya sendiri dengan mengganti kalsium lama dengan kalsium baru. Ketika ada ketidakseimbangan kalsium yang keluar daripada yang masuk, saat itulah tulang menjadi lemah dan mulai patah. Tetapi menurut Atomic Heritage Foundation, tubuh manusia tidak bisa membedakan antara radium dan kalsium. Radium diserap ke dalam tulang seperti halnya kalsium, dan ketika itu terjadi, pembusukan pun dimulai. 

Dilansir dari The Spectator, penulis dan sejarawan Kate Moore mendokumentasikan kasus Radium Girls. Mereka mengalami beberapa kelelahan kronis. Yang dimulai dari gigi - satu per satu gigi akan membusuk. Ketika gigi itu dicabut, gusi mereka tetap tidak akan sembuh. Dalam beberapa kasus, rahang akan hancur saat disentuh dokter gigi. Kulit menjadi sangat rapuh, sedikit sentuhan saja bisa mengakibatkan luka. Dan untuk ibu hamil, akan melahirkan bayi dalam kondisi meninggal. 

5. Akhir tragis radium girls

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanpopaxiom.com

Dilansir dari NPR, menurut penulis dan sejarawan Kate Moore, tidak diketahui berapa banyak yang meninggal akibat paparan radium. Banyak dari mereka yang sakit parah, usianya baru 20-an. Salah satunya seperti Margaret Looney, yang tubuhnya sangat lemah. Bahkan tunangannya harus membawanya dengan gerobak. Tulangnya hancur dan anggota badannya diamputasi. Dokter mendiagnosis bahwa tulangnya menderita penyakit seperti arthritis. 

Radium girls juga menderita anemia, terbaring di tempat tidur, tidak bisa makan. Wisconsin PRX melaporkan bahwa rasa sakitnya konstan, dan di akhir tahun 1930-an, banyak orang yang meninggal atau sekarat.

The New York Historical Society mengatakan bahwa US Radium menyalahkan wabah sifilis dengan penyakit yang diderita gadis-gadis pekerja. Pada saat itu, banyak gadis pekerja yang bersaksi untuk pengadilan dari tempat tidur mereka, sampai akhirnya meninggal di tempat tidur yang sama. Mereka pun dikenal sebagai "the society of the living dead."

Baca Juga: Marie Curie, Perempuan Tangguh Penemu Polonium dan Radium

6. Perusahaan berusaha menutupi fakta kebenaran

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanmovieinsider.com

Margaret Looney adalah salah satu orang pertama yang meninggal karena radiasi, dan saat NPR mewawancarai keponakannya, Darlene Halm, dia mengungkapkan bahwa bibinya selalu membawa botol cat radium dari pabrik tempatnya bekerja. Looney dibawa ke rumah sakit perusahaan, dan keluarga diberi tahu bahwa dia dikarantina karena difteri. Looney meninggal di rumah sakit, di usia 24 tahun. 

Keluarga Looney tidak mempercayainya begitu saja - terutama karena perusahaan tidak mengizinkan keluarga untuk melihat jenazahnya. Keluarga Looney bersikeras untuk melakukan autopsi dengan dokter pilihan mereka sendiri, tetapi autopsi sudah dilakukan oleh dokter yang berbeda. Diketahui bahwa dokter yang disewa perusahaan telah menipu semua pegawai pabrik, diantaranya Looney - dan rekan kerjanya - yang mengatakan bahwa mereka semua terbebas dari radiasi.

7. Radium girls harus menghadapi banyak tantangan untuk mendapatkan kompensasi 

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanblogs.loc.gov

Lima pelukis menggugat US Radium pada tahun 1927, tetapi mereka dianggap telah melewati batas undang-undang selama 2 tahun untuk masalah pengaduan. Lima pelukis dial jam wanita itu akhirnya menyelesaikan kasus tersebut di luar pengadilan (menurut The Library of Congress). Lalu pelukis dial jam yang berbasis di Ottawa dari The Radium Dial Company menuntut pada tahun 1935, mereka mengalami masalah yang sama.

Butuh waktu dua tahun sebelum kasus mereka disidangkan di pengadilan, dan pada saat itu Catherine Wolfe Donohue, salah satu penggugat utama, pingsan pada sidang sebelumnya. Dia akhirnya memberikan kesaksian dari tempat tidurnya, dan foto-fotonya terpampang di seluruh surat kabar nasional.

Menurut Atomic Heritage Foundation, gadis-gadis itu sering dibebani dengan biaya medis yang besar. Saat biaya medis dan biaya hukum dilunaskan, gadis-gadis radium hampir tidak mendapatkan apa-apa selain rasa sakit dan penderitaan mereka. Bahkan gaji tahunan yang mereka dapatkan tidak seberapa dibandingkan hidup mereka yang singkat. 

8. Dijauhi dan diacuhkan masyarakat

https://www.youtube.com/embed/T1mAmlDiW5E

Penulis dan sejarawan Kate Moore mengatakan kepada NPR bahwa radium girls dijauhi dari komunitas dan masyarakat di tempat tinggal mereka. Setelah mewawancarai penduduk setempat dan membaca banyak dokumen - termasuk surat pribadi dari gadis-gadis itu - More menemukan bahwa mereka tidak boleh banyak bicara mengenai penderitaan mereka.

Mengapa, ya? Itu karena mereka dibayar dengan cukup baik di saat pekerjaan sangat langka dan sulit. Bagaimanapun, hal ini terjadi pada masa Great Depression, dan penduduk setempat takut jika radium girls memenangkan kasus mereka, pekerjaan itu akan hilang. Itu berarti tidak ada sumber pemasukan. 

9. Radium girls yang berhasil bertahan cukup lama

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukanyoutube.com

Ternyata, tidak semua radium girls mati muda, tetapi mereka yang selamat berjuang dengan masalah kesehatan yang parah. Misalnya saja Mae Keane, yang meninggal pada tahun 2014 di usia 107 tahun. Dia radium girls terakhir yang berhasil bertahan di usia itu, seperti yang dikutip dari NPR. Dahulu dia dipekerjakan sebagai pelukis panggilan pada tahun 1924. Keane muak harus menjilat kuas agar tetap runcing, terutama dengan rasa cat radium. Keane mengatakan bahwa dia hanya bekerja selama beberapa hari saja. 

Keane adalah salah satu dari beberapa ratus radium girls yang selamat. Ada juga Mabel Williams - yang juga berhasil melewati ulang tahunnya yang ke-100 tahun. Selama hidupnya, dia menderita masalah kesehatan yang kronis, diantaranya kerusakan gigi dan migrain. Dia juga selamat dari dua diagnosa kanker. 

10. Terbentuknya undang-undang keselamatan kerja

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukantodayifoundout.com

Nyatanya, penyakit dan beberapa vonis bersalah tidak menghentikan industri cat radium begitu saja. Pada tahun 1934, direktur perusahaan, Joseph Kelly, dikeluarkan dari perusahaan, tetapi NPR mengatakan bahwa itu bukan perusahaan terakhir yang dia buka. Radium Dial Company bangkrut, tetapi Kelly membuka Luminous Processes. Dia menyewa tenaga kerja dari gadis-gadis yang telah dipecat ketika Radium Dial tutup. Baru pada tahun 1976 Luminous didenda oleh Nuclear Regulatory Commission. Perusahaan itu mengekspos pekerjanya ke tingkat radiasi 1.666 kali lebih tinggi dari peraturan yang diizinkan. Luminous ditutup, dan tuntutan hukumnya berlanjut hingga 1980-an. 

Menurut Atomic Heritage Foundation, kasus-kasus yang dibawa oleh radium girls membantu terbentuknya pedoman keselamatan kerja. Dan juga undang-undang yang memungkinkan pekerja untuk mengajukan gugatan kompensasi jika mereka terluka atau sakit akibat kerja. 

11. Radium girls dikuburkan dengan peti mati berlapis timah

https://www.youtube.com/embed/cb6afULhegY

Para Gadis Radium tidak hanya sakit, mereka sangat radioaktif. Mollie Maggia digali pada tahun 1927, untuk bukti di pengadilan. Menurut Popular Science, tubuhnya bersinar meski sudah meninggal. Itu sebenarnya tidak mengejutkan, mengingat tulangnya sangat radioaktif - dan efek sinar radium akan bertahan selama 1.600 tahun. 

Ottawa, Illinois dikenal sebagai Kota Kematian sepanjang tahun 1930-an, seperti yang dikutip dari laman The Los Angeles Times, dan pada tahun 1987, film dokumenter Radium City menunjukkan berapa lama efek radium bisa bertahan. Dalam film dokumenter itu, Pemakaman Katolik yang merupakan tempat peristirahatan terakhir dari banyak Gadis Radium, mengungkapkan kerangka-kerangka mereka, yang berada enam kaki di bawah tanah, masih radioaktif.

Margaret Looney dan Catherine Donohue dimakamkan di peti mati berlapis timah, menurut Wisconsin PXR. Industrialis dan pegolf bernama Eben Byers yang merupakan model iklan minuman RadiThor, yang meninggal pada tahun 1932 juga sangat radioaktif, dia pun dimakamkan di peti mati berlapis timah, seperti yang dilansir dari The Conversation.  

12. Menjadi situs superfund

Radium Girls, 12 Fakta Gadis Pekerja Pabrik yang Berakhir Memilukantakepart.com

Menurut The Atlantic, setelah Radium Dial Company ditutup, bangunan itu diubah menjadi pabrik pengepakan daging. Setelah pabrik pengepakan daging ditutup, bangunan diambil alih menjadi koperasi petani, dan akhirnya dirobohkan pada tahun 1968. Puing-puing itu digunakan sebagai timbunan di sekitar kota Ottawa. Bangunan perusahaan Luminous tidak lebih baik, dan selama bertahun-tahun setelah pabrik itu tutup, bangunan itu juga digunakan untuk menyimpan daging. 

Akhirnya, 16 situs berbeda di sekitar Ottawa diklasifikasikan sebagai situs Superfund (lokasi berbahaya di Amerika Serikat yang butuh waktu lama untuk dibersihkan dari kontaminasi bahan berbahaya). NPR Illinois mengatakan bahwa banyak yang sudah dibersihkan dan disterilkan, tetapi pada tahun 2018, setidaknya ada satu situs - tanah seluas 17 hektar di Sungai Fox - yang masih sangat radioaktif.

Saat ini, Royal Society of Chemistry mengatakan bahwa radium hanya digunakan untuk pengobatan kanker, karena ia sangat bagus dalam membunuh sel kanker. Namun bukan berarti ia bagus untuk segala hal, lho. 

Baca Juga: 6 Penyakit Unik dan Langka Ini Pernah Diangkat di Drama Korea

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya