Comscore Tracker

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikan

Ekor basah dapat menyebabkan kematian

Pernahkah kamu melihat ekor hamstermu tampak basah? Jika iya, mungkin saja dia sedang terserang wet tail atau ekor basah. Penyakit ini dapat menyebabkan hamster kehilangan banyak cairan hingga yang paling parah dapat menyebabkan kematian. Untuk mencegah hal itu terjadi, kamu perlu mengetahui lima fakta penting tentang penyakit ekor basah di bawah ini. 

1. Apa itu ekor basah?

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikanilustrasi hamster (commons.wikimedia.org/Florent Pecassou

Seperti yang dijelaskan pada laman Patton Vet Hospital, ekor basah atau wet tail adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan diare berair pada hamster yang mungkin memiliki berbagai penyebab. Penyebab pasti dari ileitis proliferatif belum diketahui, tetapi diduga disebabkan oleh berbagai bakteri usus seperti Campylobacter, dan Lawsonia intracellularis. 

Ekor basah paling sering menyerang hamster yang sangat muda dengan rentang usia 3 sampai 6 minggu, akan tetapi hamster dari segala usia rentan juga. Banyak hamster yang terpengaruh saat masih berada di toko hewan peliharaan. Hamster berbulu panjang seperti jenis Syrian Long Hair mungkin sering memiliki banyak kasus dengan penyakit ini.

2. Tanda dan gejala ekor basah

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikanilustrasi tanda ekor basah (commons.wikimedia.org/Maarten)

Tanda dan gejala ekor basah mirip dengan diare pada umumnya. Dilansir PetHelp Ful, tanda dan gejala ekor basah pada hamster seperti: 

  • Bagian bawah hamster tampak kotor. Jika kamu melihat bagian bawah hamstermu terlihat kotor dan tampak berwarna hitam, cokelat dan cairan yang sangat lengket artinya dia sedang mengalami tanda ekor basah. 
  • Tercium bau yang tidak sedap pada hamster. Jika bau hamstermu sangat kuat atau lebih menyengat dari biasanya, itu tandanya kamu harus segera mencari pertolongan. 
  • Kehilangan nafsu makan dan tidak minum. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan dokter hewan mungkin akan memberikan terapi IV atau menggunakan pipet dalam pemberian cairan selama proses perawatan. Faktanya dehidrasi dapat menyebabkan mereka mati dengan sangat cepat. 
  • Kelesuan, sering tidur, kelemahan otot, kehilangan aktivitas dan kekuatan fisik. 
  • Bulu tampak berantakan atau kotor. 
  • Postur tubuh membungkuk, terhuyung- huyung, tidak bisa berjalan dengan normal.
  • Gejala infeksi atau stres dapat muncul seperti hidung berair atau kotor, mata berair atau lengket, keluar cairan dari telinga atau alat kelamin. 

3. Penyebab ekor basah

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikanpemberian sayur terlalu sering (pixabay.com/mordilla-net)

Ada berbagai macam faktor yang menyebabkan terjadinya ekor basah pada hamster. Dilansir MyPet Needs That, penyebab ekor basah diantaranya sebagai berikut:

  • Stres: penyebab yang paling sering terjadi. Gejala mulai muncul pada saat anakan hamster yang masih sangat muda baru saja dipisahkan dari induknya. Termasuk juga ketika kamu pertama kali membawanya pulang dari peternak atau toko hewan peliharaan. 
  • Infeksi bakteri: hamster memiliki bakteri alami diusus mereka tetapi jika jumlahnya terlalu tinggi bisa menyebabkan penyakit perut. Bakteri tersebut menyebabkan bau yang tidak sedap.
  • Kondisi hidup yang buruk: hamster yang tidak dibersihkan secara teratur lebih rentan mengalami peningkatan populasi bakteri pada usus dan menyebabkan diare.
  • Pengobatan: beberapa obat hewan bisa menyebabkan gangguan perut.  
  • Infeksi kandung kemih: hamster betina yang lebih tua bisa mengalami infeksi saluran kemih yang menyebabkan adanya darah pada urin dan noda coklat di sekitar alat kelamin.
  • Masalah dengan rahim: hamster betina bisa mengeluarkan cairan berwarna coklat atau kuning yang berbau tidak sedap yang bisa menjadi tanda adanya infeksi atau masalah pada rahim.
  • Diet: terlalu sering memberikan sayuran segar, bisa membuat kotoran hamster menjadi sangat encer atau lengket dengan bau yang menyengat. 

Baca Juga: 7 Fakta Unik Hamster Liar, si Imut Tukang Timbun Makanan

4. Perawatan untuk ekor basah

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikanilustrasi cotton bud (pexels.com/Karolina Grabowska)

Perawatan pertama ekor basah tentunya dengan mengatasi gejalanya terlebih dahulu. Seperti yang dijelaskan pada laman The Hamster House, peluang untuk pemulihan terbaik dengan mengidentifikasi ekor basah lebih awal dan segera melakukan pengobatan dalam waktu 24 jam setelah gejala muncul. Jika kamu melihat gejala ekor basah pada hamstermu, segera ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Karantina hamster yang terserang ekor basah dari hamster lainnya agar tidak tertular
  2. Meminta saran dari dokter hewan, kemungkinan dokter akan memberikan obat
  3. Bersihkan semua benda yang disentuh hamster yang terinfeksi seperti roda putar
  4. Pastikan untuk mencuci tangan secara menyeluruh dan teratur setelah memegang hamster
  5. Hanya memberi pakan kering
  6. Gunakan bola kapas atau cotton bud untuk membersihkan ekor hamster. Lakukan dengan hati-hati agar hamster merasa nyaman dan tidak stres
  7. Meminimalkan tingkat stres yang dialami hamster

5. Bagaimana cara mencegah ekor basah?

5 Fakta Medis tentang Ekor Basah pada Hamster, Penyakit Mematikanilustrasi mencuci tangan (freepik.com/freepik)

Dilansir The Spruce Pets, beberapa dokter hewan mungkin menyarankan untuk merawat hamster dengan obat tetes khusus ekor basah. Hal ini bertujuan sebagai pencegahan saat kamu membawa pulang hamster barumu.

Cara menggunakannya dengan mencampurkan obat tetes tersebut sesuai petunjuk ke dalam air minumnya. Saat memilih hamster dari toko hewan peliharaan, pastikan dia terlihat aktif, matanya terbuka, dan bagian belakangnya kering serta bebas dari kotoran.

Pastikan tidak membawa pulang hamster yang kelihatannya tidak terlalu sehat seperti mata tertutup, duduk di pojokan kandang, pantat tampak basah. Jika kamu memiliki lebih dari satu hamster dan salah satunya memiliki ekor basah, segera pisahkan dan pastikan kamu mencuci tangan setelah memegangnya.

Jika saat ini hamstermu menunjukkan salah satu tanda dan gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya kamu segera melakukan tindakan yaitu dengan melakukan pertolongan pertama kemudian membawanya ke dokter hewan sebelum gejala makin parah. 

Baca Juga: 6 Makanan yang Harus Dihindari Hamster, Jangan Salah Pilih!

Derinda Astri Photo Verified Writer Derinda Astri

Jual hamster Bergas Ungaran Kabupaten Semarang Instagram @dekyrahamster030721

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya